Usai Sharp, Leica Leitzphone Kini Digarap Xiaomi

Leica Leitzphone
Leica Leitzphone (Foto: PCMags)

Dulu, nama Leica Leitzphone mungkin hanya terdengar seperti legenda kecil di kalangan pencinta kamera di Jepang. Leica pernah merilis Leitz Phone 1 dan Leitz Phone 2 bersama Sharp, dan keduanya eksklusif hanya untuk pasar Jepang. Bagi banyak perempuan yang suka foto OOTD, flatlay kopi, atau candid liburan, ponsel ini lebih mirip “mimpi jauh” yang hanya bisa dinikmati lewat review dan foto di internet.

Namun kini, cerita itu berubah arah dengan cukup dramatis. Leica memutuskan menggandeng Xiaomi untuk Leitzphone generasi terbaru dan membawanya ke pasar global, meski Amerika Serikat tetap harus puas hanya dengan opsi impor seperti banyak ponsel Cina lainnya. Artinya, peluang untuk menggenggam ponsel kamera berjiwa Leica kini terbuka lebih lebar untuk banyak perempuan kreatif di berbagai negara, termasuk Asia.

Menariknya lagi, di balik nama Leica Leitzphone yang glamor, sesungguhnya ponsel ini berakar pada Xiaomi 17 Ultra—flagship Xiaomi yang memang sejak awal sudah “gila” fotografi mobile. Jadi, bisa dibilang, ini adalah Xiaomi 17 Ultra yang dipoles habis oleh Leica: desain diperhalus, pengalaman kamera diperdalam, dan sentuhan estetik Leica dibuat lebih terasa dalam setiap jepretan.

Advertisement

Leica Leitzphone
Leica Leitzphone (Foto: Cnet)

Desain Minimalis Mewah: Ponsel yang Terlihat “Very Leica”

Saat pertama kali melihat Leica Leitzphone powered by Xiaomi, kesan yang muncul bukan sekadar “ini ponsel mahal”, tetapi “ini kamera Leica yang kebetulan bisa telepon”. Leica merancang sendiri desainnya dengan prinsip mengurangi perangkat ke esensi inti, sehingga tampilannya bersih, tegas, dan tanpa banyak distraksi. Bagian belakangnya menggunakan panel fiberglass hitam dengan frame metal bertekstur (knurled) yang terinspirasi dari lensa Leica, membuatnya terasa premium sekaligus fungsional dalam genggaman.

Tentunya, ikon kecil yang tak pernah absen adalah titik merah Leica yang langsung memberi kesan klasik dan eksklusif di bagian bodi. Bagi banyak perempuan yang peduli estetika, detail seperti ini sering kali jadi pembeda antara ponsel biasa dan perangkat yang terasa seperti fashion statement. Ponsel ini bukan sekadar alat, tapi aksesori gaya hidup yang bisa selaras dengan tas favorit atau jam tangan kesayangan.

Walau basisnya adalah Xiaomi 17 Ultra, Leitzphone punya karakter visual yang jelas berbeda. Tampilan antarmuka (UI/UX) dirancang khusus Leica, lengkap dengan home screen yang dibuat untuk menonjolkan fotografi, sehingga setiap kali membuka layar, kamu akan merasa seperti sedang menyalakan kamera Leica versi modern, bukan sekadar smartphone.

Advertisement

Leica Leitzphone
Leica Leitzphone (Foto: Cnet)

Jantung Kamera: Triple Leica dengan Obsesi Detail

Di balik desain cantiknya, Leica Leitzphone adalah “monster” fotografi mobile. Sistem kameranya menggunakan triple kamera Leica, dengan sensor utama 50 megapiksel Type 1 LOFIC yang besar untuk menangkap cahaya lebih banyak dan detail lebih tajam. Kamera telefoto 200 megapiksel Type 1/1.4 dilengkapi lensa Leica APO 75–100mm, memberikan fleksibilitas zoom yang ideal untuk portrait, detail outfit, atau foto dari kejauhan tanpa kehilangan kualitas.

Tak ketinggalan, ada kamera ultrawide 50 megapiksel Leica yang siap menangkap pemandangan luas, interior café estetik, atau foto geng bareng sahabat dalam sekali jepret. Kombinasi tiga kamera ini membuat Leitzphone terasa seperti membawa beberapa lensa dalam satu perangkat, tanpa perlu menenteng tas kamera berat ke mana-mana. Semua ini menjadikan ponsel ini sangat menarik bagi perempuan yang ingin hasil foto setara kamera, tapi tetap praktis.

Leica menekankan bahwa mereka menyumbangkan keahlian optik, sains warna, dan filosofi imaging ke dalam ponsel ini, sementara Xiaomi menyediakan platform mobile yang kuat untuk pemrosesan dan workflow cepat. Hasilnya adalah pengalaman foto dengan kedalaman tonal yang kaya, warna natural, dan tampilan visual yang konsisten—ideal untuk feed Instagram yang rapi maupun portofolio kreatif yang profesional.

Advertisement

Cincin Kamera Mekanis: Sensasi Pegang Kamera Beneran

Salah satu detail paling unik dari Leica Leitzphone adalah cincin kamera mekanis yang mengelilingi modul kamera belakang. Fitur ini tidak ada di Xiaomi 17 Ultra, dan langsung memberi sensasi seperti memutar ring pada lensa kamera sungguhan. Di sinilah pengalaman “fotografer beneran” terasa, bahkan jika kamu hanya memotret kopi pagi atau sunset di balkon apartemen.

Cincin ini bisa dikustomisasi untuk mengontrol pengaturan penting seperti zoom, exposure value (EV), ISO, dan shutter speed. Bagi pengguna yang suka eksperimen, kemampuan berpindah antar pengaturan dengan putaran fisik memberikan rasa kontrol yang lebih intim daripada sekadar tap layar. Cincin ini juga dapat digunakan untuk beralih antara lensa atau, seperti istilah Leica, focal length yang berbeda.

Lebih jauh lagi, ring ini mempermudah kamu mengakses berbagai Leica Looks bawaan hanya dengan gerakan sederhana. Jadi, ketika ingin berpindah dari look dramatis untuk foto malam ke tonal lembut untuk portrait siang hari, semuanya terasa mengalir tanpa harus berkutat di menu yang rumit. Ini membuat proses kreatif jadi lebih fun dan intuitif, terutama untuk pengguna yang baru belajar mode manual.

Advertisement

Leica Leitzphone
Leica Leitzphone (Foto: Cnet)

Leica Looks, Bokeh Cantik, dan Mode Esensial

Leica Leitzphone tidak hanya mengandalkan hardware, tetapi juga “rasa” foto yang khas. Di dalamnya, terdapat 13 Leica Looks yang terintegrasi, masing-masing menawarkan karakter warna dan kontras yang berbeda. Ini memungkinkan kamu memilih gaya visual yang paling cocok dengan mood hari itu, mulai dari warm romantic hingga cool street-style tanpa perlu mengedit lama di aplikasi terpisah.

Selain itu, ada lima simulasi bokeh Leica yang terinspirasi dari lensa-lensa Leica terkenal. Latar belakang bisa dibuat lembut, dreamy, dan creamy, sementara subjek tetap tajam dan menonjol. Bagi perempuan yang sering memotret portrait, produk, atau outfit, efek bokeh ini bisa jadi senjata rahasia untuk membuat foto terlihat jauh lebih mahal dari setup sebenarnya.

Yang tak kalah menarik adalah Leica Essential Mode, sebuah mode khusus yang “merampingkan” ponsel untuk fokus total pada fotografi. Mode ini menyertakan profil warna terinspirasi Leica M9 dan profil monokrom yang didasarkan pada film Leica Monopan, sehingga setiap foto terasa punya karakter klasik-modern yang unik. Di momen ketika kamu ingin benar-benar menikmati proses memotret tanpa gangguan notifikasi, mode ini terasa seperti ruang kreatif pribadi di dalam ponsel.

Advertisement

Fotografi Mobile di Era AI dan Keaslian Konten

Leica juga memasukkan standar C2PA dan mendukung Content Authenticity Initiative (CAI) ke dalam Leitzphone. Di tengah gempuran fitur AI yang makin canggih, langkah ini menunjukkan komitmen Leica terhadap transparansi dan keaslian konten foto. Dengan standar ini, pengguna bisa melacak bagaimana sebuah gambar diproses, yang penting bagi kreator yang ingin menjaga kredibilitas dan integritas visual mereka.

Bagi banyak perempuan yang bekerja sebagai content creator, fotografer lepas, atau brand owner, isu keaslian foto semakin relevan. Bukan hanya soal estetika, tapi juga soal kepercayaan audiens terhadap visual yang mereka lihat. Leitzphone mencoba menjembatani kebutuhan akan kemudahan fotografi mobile dengan tanggung jawab etis di era digital yang serba manipulatif.

Advertisement

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.

Jurnalis teknologi dan gadget sejak 2005. Mulai dari Majalah Digicom, pernah di Tabloid Ponselku, pendiri techno.okezone.com, 5 tahun di Viva.co.id, 2 tahun di Uzone.id. Pernah bikin majalah digital Klik Magazine, sempat di perusahaan VAS Celltick Technologies. Sekarang jadi founder Gadgetdiva.id, bantuin Indotelko.com dan Gizmologi.id. Supermom dengan 2 orang superkids.