Meski hingga kini Apple masih belum memberikan konfirmasi resmi mengenai pengembangan iPhone lipat, hal tersebut rupanya tidak menghentikan langkah perusahaan modifikasi perangkat mewah, Caviar, untuk memperkenalkan koleksi eksklusif terbarunya. Berbekal berbagai rumor dari rantai pasok serta render yang beredar di internet mengenai perangkat yang sementara disebut sebagai iPhone Ultra, Caviar resmi mengumumkan lini terbaru bertajuk Flagship Collection.
Koleksi ini menjadi salah satu konsep paling ambisius yang pernah diperkenalkan Caviar. Pasalnya, seluruh desain dibuat berdasarkan bocoran perangkat yang bahkan belum diumumkan oleh Apple. Meski demikian, perusahaan asal Dubai tersebut tetap percaya diri menghadirkan interpretasi mewah dari smartphone lipat pertama Apple yang diyakini akan hadir dalam beberapa tahun mendatang.
Tidak hanya menawarkan material premium, setiap model dalam koleksi ini juga diproduksi dalam jumlah yang sangat terbatas. Caviar menyebut setiap varian hanya dibuat sebanyak 19 unit di seluruh dunia, sehingga menjadikannya sebagai barang koleksi bagi kalangan tertentu.
Baca Juga
Advertisement
Selain itu, Caviar mengaku ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda dibandingkan pendekatan desain Apple selama ini. Menurut perusahaan tersebut, Apple dikenal lebih sering menggunakan pilihan warna yang sederhana dan elegan pada perangkat kelas atasnya. Karena itu, Caviar mencoba memberikan sentuhan yang lebih berani tanpa menghilangkan identitas khas iPhone.
Salah satu ciri utama dari seluruh model Flagship Collection adalah hadirnya logo Apple tiga dimensi berukuran besar yang terintegrasi pada bagian belakang perangkat. Logo tersebut menjadi elemen visual utama sekaligus penanda bahwa koleksi ini memang ditujukan sebagai produk ultra-premium.
Empat Varian dengan Material Super Premium
Model pertama yang menjadi pintu masuk koleksi ini adalah Titan. Varian tersebut dibanderol mulai 13.840 dolar AS, atau sekitar Rp225 jutaan (kurs Rp16.300 per dolar AS).
Baca Juga
Advertisement
Titan mengusung bodi berbahan titanium dengan lapisan PVD hitam, dipadukan dengan kulit buaya berwarna hitam pada bagian belakang. Kombinasi tersebut memberikan kesan kokoh sekaligus elegan yang menjadi ciri khas produk-produk Caviar.
Selanjutnya terdapat varian Dark Cherry yang dijual dengan harga 14.270 dolar AS atau sekitar Rp232 jutaan.
Model ini tampil lebih mencolok berkat penggunaan kulit buaya berwarna ungu anggur yang dipadukan dengan aksen berlapis emas 24 karat. Menariknya, Caviar mengklaim warna tersebut sengaja dipilih sebagai prediksi terhadap kemungkinan pilihan warna yang akan digunakan Apple pada seri iPhone 18 Pro mendatang.
Baca Juga
Advertisement
Kemudian hadir varian Silver yang dibanderol 15.270 dolar AS, atau sekitar Rp249 jutaan.
Berbeda dari dua model sebelumnya, versi Silver mengganti bagian atas bodi titanium dengan material perak sterling. Sementara itu, bagian pegangan belakang tetap menggunakan kulit buaya hitam agar nyaman digenggam. Tak hanya itu, logo Apple tiga dimensinya juga dibuat menggunakan perak sterling solid, sehingga tampil semakin eksklusif.
Varian Gold Jadi Model Paling Mahal
Puncak dari koleksi ini adalah model Gold, yang menjadi varian termahal dengan harga 15.560 dolar AS atau setara sekitar Rp253 jutaan.
Baca Juga
Advertisement
Alih-alih menggunakan lapisan kulit, bagian belakang perangkat dibuat dari material serat karbon (carbon fiber) yang ditenun menggunakan benang emas. Material tersebut kemudian dipadukan dengan bingkai berlapis emas 24 karat untuk memberikan kesan mewah dari setiap sudut perangkat.
Tidak berhenti di situ, logo Apple tiga dimensi pada model Gold juga dibuat menggunakan emas 18 karat solid, sehingga menjadi salah satu elemen paling mencolok dari keseluruhan desain.
Menurut Caviar, konsep tersebut dibuat sebagai bentuk penghormatan terhadap perayaan 50 tahun Apple yang akan datang. Oleh karena itu, desain Gold disebut memiliki nilai simbolis sekaligus koleksi bagi para penggemar berat produk Apple.
Baca Juga
Advertisement
Masih Berdasarkan Rumor, Belum Ada Konfirmasi dari Apple
Walaupun koleksi ini sudah diperkenalkan secara resmi oleh Caviar, perlu dicatat bahwa perangkat yang menjadi dasar desain tersebut hingga kini belum benar-benar ada.
Apple sendiri masih belum mengumumkan maupun mengonfirmasi keberadaan iPhone lipat. Seluruh konsep yang digunakan Caviar berasal dari berbagai laporan rantai pasok, rumor industri, serta render yang beredar di kalangan pembocor gadget.
Artinya, desain final perangkat yang nantinya dirilis Apple bisa saja berbeda jauh dari konsep yang ditampilkan Caviar saat ini.
Baca Juga
Advertisement
Meski begitu, langkah Caviar menunjukkan besarnya antusiasme pasar terhadap kemungkinan hadirnya smartphone lipat pertama dari Apple. Selama beberapa tahun terakhir, berbagai laporan menyebut perusahaan asal Cupertino itu memang tengah mengeksplorasi perangkat foldable, meskipun belum ada kepastian mengenai jadwal peluncurannya.
Sambil menunggu pengumuman resmi dari Apple, Caviar tampaknya memilih mengambil langkah lebih dulu dengan menawarkan gambaran seperti apa sebuah iPhone lipat ultra-mewah jika benar-benar hadir di masa depan. Bagi kolektor perangkat premium, koleksi Flagship ini tentu menjadi produk eksklusif yang menggabungkan kemewahan, material kelas atas, dan ekspektasi terhadap salah satu produk Apple yang paling dinantikan.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.