Casio kembali memperluas jajaran jam tangan tangguhnya dengan meluncurkan empat model terbaru G-Shock 2100 di pasar Amerika Serikat. Seri anyar yang diberi nama Luxe Black Collection ini sebelumnya telah lebih dulu diperkenalkan di Jepang dan kini resmi tersedia untuk konsumen di Negeri Paman Sam.
Koleksi tersebut mengusung konsep desain yang berbeda dari kebanyakan lini G-Shock. Jika selama ini G-Shock identik dengan tampilan dial yang ramai dan penuh detail, kali ini Casio justru memilih pendekatan yang lebih sederhana melalui balutan warna hitam pekat di hampir seluruh bagian jam.
Empat model yang diperkenalkan terdiri dari dua varian berbahan resin, yakni GA-2100LXB, serta dua model premium GM-2100LXB yang menggunakan bezel berbahan logam.
Baca Juga
Advertisement
Desain Minimalis yang Tetap Berkarakter
Seri G-Shock 2100 dikenal luas berkat bezel segi delapan yang menjadi ciri khasnya. Namun, pada edisi Luxe Black, Casio memberikan sentuhan yang lebih elegan dengan mengurangi elemen visual yang biasanya memenuhi permukaan dial.
Sebagai gantinya, perusahaan menghadirkan tampilan serba hitam dengan finishing matte yang membuat jam terlihat lebih modern sekaligus premium. Selain itu, permukaan dial dibuat memiliki tekstur khusus yang mampu menyerap cahaya sehingga pantulan atau silau dapat diminimalkan saat digunakan di berbagai kondisi pencahayaan.
Meski tampil dominan dalam warna hitam, keterbacaan waktu tetap menjadi perhatian utama. Oleh karena itu, Casio mendesain ulang jarum jam dan menit agar lebih ramping. Sementara itu, indeks penunjuk jam diproses menggunakan teknik vapor deposition sehingga menghasilkan efek metalik yang kontras tanpa menghilangkan kesan minimalis.
Baca Juga
Advertisement
Hasilnya, tampilan jam tetap bersih namun informasi waktu masih mudah dibaca.
Dua Pilihan Material dengan Harga Berbeda
Casio membagi koleksi Luxe Black menjadi dua kategori berdasarkan material bodinya.
Model GA-2100LXB dipasarkan dengan harga 145 dolar AS, atau sekitar Rp2,3 jutaan (kurs Rp16.000 per dolar AS). Jam ini mengandalkan struktur Carbon Core Guard, teknologi khas Casio yang menggabungkan bobot ringan dengan ketahanan tinggi terhadap benturan.
Baca Juga
Advertisement
Bezel dan strap-nya dibuat menggunakan bio-based resin, yaitu material berbasis biomassa yang diklaim lebih ramah lingkungan dibanding resin konvensional.
Berkat penggunaan material tersebut, bobot jam hanya mencapai 51 gram, sehingga tetap nyaman dipakai sepanjang hari.
Casio juga menawarkan dua pilihan warna aksen pada model ini, yaitu:
Baca Juga
Advertisement
- GA-2100LXB-1A dengan marker berwarna perak.
- GA-2100LXB-1A9 dengan aksen emas pada marker jam.
Varian Premium dengan Bezel Stainless Steel
Bagi pengguna yang menginginkan kesan lebih kokoh dan premium, Casio menyediakan seri GM-2100LXB.
Model ini dibanderol 260 dolar AS atau sekitar Rp4,1 jutaan. Perbedaan utamanya terletak pada penggunaan bezel stainless steel yang telah dilapisi black ion plating, sehingga tetap mempertahankan nuansa hitam elegan sekaligus meningkatkan daya tahan terhadap goresan.
Penggunaan bezel logam membuat bobot jam meningkat menjadi 72 gram. Meski demikian, strap-nya masih menggunakan bio-based resin sehingga tetap nyaman saat dikenakan.
Baca Juga
Advertisement
Sama seperti versi resin, Casio juga menghadirkan dua pilihan aksen warna, yakni silver dan gold, sehingga pengguna dapat memilih tampilan yang sesuai dengan selera.
Spesifikasi Tetap Sama di Seluruh Model
Meski berbeda dari sisi material, seluruh anggota keluarga Luxe Black dibekali spesifikasi internal yang identik.
Jam tangan ini masih mengandalkan dua baterai SR726W yang diklaim mampu bertahan hingga tiga tahun dalam pemakaian normal.
Baca Juga
Advertisement
Menariknya, Casio tidak menyematkan berbagai fitur pintar yang kini mulai banyak ditemukan pada jam tangan modern. Tidak ada konektivitas Bluetooth, fitur sinkronisasi dengan smartphone, maupun teknologi Tough Solar untuk pengisian daya menggunakan cahaya.
Sebagai gantinya, perusahaan tetap mempertahankan filosofi G-Shock sebagai jam tangan tangguh yang mengutamakan keandalan dan daya tahan.
Tetap Lengkap untuk Aktivitas Sehari-hari
Walaupun mengusung konsep sederhana, fitur yang tersedia tetap tergolong lengkap untuk penggunaan harian maupun aktivitas luar ruangan.
Baca Juga
Advertisement
Keempat model Luxe Black menawarkan ketahanan air hingga 200 meter, sehingga aman digunakan saat berenang maupun aktivitas air lainnya.
Selain itu, pengguna juga akan mendapatkan berbagai fitur khas G-Shock, seperti:
- Stopwatch.
- Timer hitung mundur hingga 24 jam.
- Lima alarm harian.
- Fitur World Time yang mencakup 31 zona waktu di berbagai negara.
- Ketahanan terhadap benturan (Shock Resistant).
Untuk memudahkan penggunaan di tempat gelap, Casio turut membekali jam ini dengan Double LED Light. Sistem pencahayaan tersebut mampu menerangi jarum analog sekaligus layar digital kecil yang berada di bagian bawah dial.
Baca Juga
Advertisement
Dengan demikian, informasi waktu tetap mudah terlihat meski berada dalam kondisi minim cahaya.
Mengutamakan Desain Dibanding Fitur Pintar
Peluncuran Luxe Black menunjukkan bahwa Casio masih melihat adanya pasar bagi pengguna yang menginginkan jam tangan konvensional dengan desain premium tanpa bergantung pada fitur digital modern.
Alih-alih berlomba menghadirkan smartwatch, perusahaan memilih mempertahankan identitas G-Shock sebagai jam tangan analog-digital yang tangguh, sederhana, dan memiliki daya tahan tinggi.
Baca Juga
Advertisement
Melalui kombinasi desain serba hitam, material premium, serta fitur esensial yang lengkap, Casio G-Shock Luxe Black 2100 menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan tampilan elegan tanpa meninggalkan karakter khas G-Shock yang legendaris.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.