Netflix dituding menyebarkan kampanye terselubung LGBT lewat konten-konten yang ditayangkan, termasuk animasi anak. Hal ini membuat banyak warganet memboikot platform tersebut.
Seruan boikot Netflix ini didukung oleh Elon Musk dalam postingan akun resminya di X yang berisi tentang kritikannya terhadap platform tersebut yang menayangkan animasi transgender. Kemudian, kritikannya tersebut viral dan banyak didukung oleh followers-nya.
Menanggapi hal tersebut, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) membuka suara. Pihaknya menyatakan kalau sejauh ini belum ada aduan yang masuk terkait konten-konten Netflix.
Baca Juga
Advertisement
“Yang sepeti kita lakukan selama ini, kalau ada aduan masuk, kita akan melihat, kita panggil untuk melakukan konfirmasi. Karena layanan OTT (Over The Top) ini atau Video On Demend ini kan agak berbeda dengan PSE (Penyelenggara Sistem Elektronik) yang user-generated content itu, kan?” ungkap Direktur Jenderal Pengawasan Digital Kemkomdigi Alexander Sabar.
Kendati demikian, Alex menegaskan bahwa pihaknya tetap mengawasi Netflix. Apalagi, konten-konten tersebut berpotensi berdampak negatif terhadap anak.
“Ya, pastinya semua PSE kita awasi. Apalagi untuk anak, pelindungan anak kan kita upayakan untuk itu kan, ” imbuhnya.
Baca Juga
Advertisement
Belum diketahui tindakan selanjutnya apa yang akan dilakukan terhadap Netflix. Sebab, pihaknya masih belum dapat membeirkan informasi.
“Ya, nanti kita lihat. Belum ada informasi masuk,” tandasnya.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.