Asha Sharma, dari Startup Kecil Jadi CEO Microsoft Gaming

Asha Sharma
Foto: Microsoft

Microsoft resmi menunjuk Asha Sharma sebagai CEO sekaligus Executive Vice President Microsoft Gaming. Ia menggantikan posisi Phil Spancer. 

Penunjukkan Asha Sharma sebagai CEO Microsoft Gaming merupakan langkah besar untuk Xbox. Pasalnya, divisi tersebut sedang menghadapi perlamnbatan pendapatan, peningkatan biaya dan persaingan ketat di pasar konsol dan konten global. 

Dalam memonya, Asha Sharma menyebut bahwa dirinya akan berfokus kembali pada audiens inti Xbox. Sekaligus, menavigasi lanskap gim yang berubah dengan cepat dan dibentuk oleh langganan, gim berbasis cloud dan akusisi skala besar. 

Advertisement

Lantas, siapakah Asha Sharma? Simak profil lengkapnya ya, Paradiva!

Asha Sharma Bukan Orang Baru di Dunia Teknologi 

Asha Sharma mengemban pendidikan perguruan tinggi di Amerika Serikat. Ia mendapat gelar bisnis dari Carlson School of Management Universitas Minnesota.

Melansir dari laman LinkedIn miliknya, Asha Sharma memulai kariernya di industri teknologi pada tahun 2011 di divisi Marketing Microsoft. Namun, setelah dua tahun ia meninggalkan perusahaan tersebut dan pindah ke Porch Group pada tahun 2013. 

Advertisement

Di Porch Group, perempuan keturunan India ini membantu perusahaan dari nol. Ia bekerja sebagai COO dan akhirnya menjadi CMO. Dirinya juga berhasil membawa perusahaan menuju debut publik senilai USD 1 miliar. 

Asha Sharma
Foto: Microsoft

Setelah itu, Asha bergabung di Meta dari tahun 2017 hingga 2021 sebagai VP Product & Engineering. Ia mengawasi aplikasi Messenger, Instagram Direct Message, Messenger Kids, Remote Presence (panggilan dan video) serta layanan platform di seluruh perusahaan. 

Kemudian, ia bergabung dengan Instacart sebagai Chief Operating Officer di Instacart pada tahun 2021. Saat menjabat sebagai COO Instacart, dirinya mengawasi produk, desain, ilmu data, riset, pemasaran, operasional, dukungan pelanggan serta inisiatif bisnis baru. Termasuk berperan penting dalam IPO perusahaan. 

Advertisement

Pada tahun 2024, Asha bergabung kembali di Microsoft sebagai President CoreAI Product. Tugasnya adalah mengembangkan platform dan produk AI, bekerja sama dengan tim teknik dan komersial saat perusahaan mempercepat integrasi AI di seluruh layanan inti. 

Perannya tersebut menampatkan Asha di pusat strategi AI jangka panjang Microsoft. Termasuk di antaranya adalah infrastruktur cloud, platform developer dan produk perusahaan. 

Meskipun Asha Sharma disebut sebagai keturunan India, namun tak ada informasi yang detail terkait latar belakang kelaurga dan sejarah pribadinya. Kendati demikian, Asha berhasil menempatkan diri dengan kokoh dalam kelompok pemimpin teknologi global yang berkembang, dari beragam pengalaman dan keahliannya di lintas industri.

Advertisement

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.