Astra Angkat UMKM Perempuan dan Kriya Berkelanjutan di Inacraft 2026

Img 4593

Astra bersama Yayasan Astra kembali menunjukkan konsistensinya dalam mendukung ekonomi kreatif nasional melalui partisipasi di Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2026, yang berlangsung pada 4–8 Februari 2026. Tahun ini, kehadiran Astra terasa semakin relevan karena sejalan dengan tema besar Inacraft yang menyoroti peran wirausaha perempuan dalam industri kriya.

Mengusung semangat “Sejahtera Bersama Bangsa”, Astra tidak sekadar memamerkan produk. Lebih jauh, Astra menghadirkan narasi tentang bagaimana UMKM—khususnya yang digerakkan perempuan—mampu tumbuh berkelanjutan, adaptif terhadap tren, dan siap bersaing di pasar global.

Paradiva, Inacraft 2026 menjadi panggung penting untuk melihat transformasi tersebut secara nyata.

Advertisement

UMKM Naik Kelas dengan Sentuhan Modern

Melalui booth berkonsep alam yang dipadukan dengan desain modern, Astra menampilkan delapan UMKM binaan. Empat di antaranya berasal dari Yayasan Astra–Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA), sementara empat lainnya merupakan perwakilan Desa Sejahtera Astradari berbagai daerah.

Booth UMKM binaan Yayasan Astra-Yayasan Dharma Bhakti Astra menjadi salah satu sorotan dalam pameran INACRAFT 2026 dengan hadirnya kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, bersama sang istri, Selvi Ananda, serta didampingi Wakil Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Giring Ganesha. Kunjungan ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen Yayasan Astra-Yayasan Dharma Bhakti Astra dalam membina dan mendorong UMKM lokal agar terus naik kelas, berdaya saing, dan mampu menembus pasar yang lebih luas.

Advertisement

Img 4640 1
Astra Angkat UMKM Perempuan dan Kriya Berkelanjutan di Inacraft 2026 6

Produk-produk yang dihadirkan mencerminkan perpaduan antara nilai tradisi, inovasi desain, dan kepedulian lingkungan—tiga aspek yang kini semakin dicari konsumen, terutama generasi muda.

Dcraft Indonesia, misalnya, mengolah kayu solid menjadi produk fungsional bernilai estetika tinggi. Nampan kayu bertema Kota Tua Jakarta hadir sebagai memorabilia artistik, sementara diffuser kayu berlogo korporasi menawarkan alternatif suvenir yang elegan dan berkelanjutan.

Di sisi lain, Ipatchu membawa isu fast fashion ke ruang diskusi yang lebih solutif. UMKM ini mengolah limbah denim perkotaan menjadi jaket, tas, dan aksesori fesyen yang unik. Melalui teknik upcycling, Ipatchu membuktikan bahwa fesyen ramah lingkungan juga bisa tampil trendi dan bernilai seni.

Advertisement

Kecintaan pada material alami tercermin dari karya Kawung Asli yang mengusung anyaman bambu dengan desain modern. Konsistensi menggunakan bahan baku berkelanjutan serta kualitas pengerjaan yang rapi membuat produk mereka mendapat pengakuan luas, termasuk di ajang Inacraft sebelumnya.

Sementara itu, Tri Angsa Mandiri menghadirkan boneka karakter dan hewan dengan detail ekspresi yang halus. Menggunakan material lembut dan aman, produk ini tak hanya cocok sebagai mainan anak, tetapi juga sebagai koleksi handmade berkualitas.

Dari Bali, Pagi Motley menampilkan tekstil dengan pewarna alami yang diolah dari kekayaan hayati lokal. Warna-warna bumi yang hangat memberi karakter eksklusif, sekaligus mencerminkan proses produksi yang ramah lingkungan.

Advertisement

Tak kalah menarik, Batik Giriloyo dari Yogyakarta tetap setia pada batik tulis tradisional. Setiap motif digoreskan dengan canting, menghadirkan wastra yang sarat filosofi budaya dan nilai seni tinggi.

Keunikan lain hadir dari Craft Batik Kayu Krebet, yang memindahkan teknik membatik ke media kayu. Hasilnya berupa topeng, wayang, hingga dekorasi interior yang memadukan motif batik klasik dengan tekstur kayu alami.

Melengkapi deretan UMKM tersebut, Gerai Maheswari dari Sumedang menawarkan busana muslimah yang modern dan fungsional. Desainnya ditujukan bagi perempuan aktif yang ingin tampil syar’i tanpa mengorbankan kenyamanan dan gaya.

Advertisement

Edukasi Lingkungan Lewat Lokakarya Kriya

Selain pameran produk, Astra juga menggelar lokakarya bertajuk “Urban Denim Waste: From City Waste to Wearable Art” pada 6 Februari 2026 di Plenary Hall JICC. Menggandeng Ipatchu, kegiatan ini mengajak publik memahami proses kreatif pengolahan limbah denim menjadi produk fesyen bernilai guna.

Img 4639
Astra Angkat UMKM Perempuan dan Kriya Berkelanjutan di Inacraft 2026 7

Melalui partisipasi di Inacraft 2026, Astra tidak hanya membuka akses pasar bagi UMKM lokal, tetapi juga mengajak masyarakat—terutama perempuan—untuk lebih sadar memilih produk yang berdampak positif bagi lingkungan dan sosial.

Advertisement

Rahmat Samulo, selaku Ketua Pengurus Yayasan Astra —YDBA saat sambutan workshop ini mengatakan kehadiran YDBA di Inacraft bertujuan untuk mendorong perajin UMKM naik kelas, meningkatkan kualitas, dan menembus pasar global. “Kami juga membawa edukasi bisnis yang berkelanjutan dan peduli lingkungan,” imbuhnya. Setelah kegiatan ini, Rahmat bersama pengurus YDBA lain mendampingi kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming di booth UMKM binaan YDBA pada pameran INACRAFT 2026.

Advertisement

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.