Persaingan tablet kelas menengah sekarang bukan lagi soal “siapa paling murah”. Banyak pengguna—terutama kreator konten dan pekerja produktif—mulai mencari tablet yang benar-benar bisa dipakai kerja, bukan sekadar layar besar untuk nonton. Di tengah kondisi itu, Moto Pad 60 Pro muncul sebagai salah satu opsi paling rasional dan matang.
Buktinya, tablet besutan Motorola ini berhasil menyabet gelar Best Tablet for Creators di ajang Indonesia Gadget Award (IGA) 2025. Penghargaan ini terasa relevan karena menilai pengalaman penggunaan secara menyeluruh, bukan hanya angka spesifikasi. Lalu, apa sebenarnya yang membuat Moto Pad 60 Pro layak dibeli? Berikut lima alasan utamanya.

1. Performa Kencang dan Stabil untuk Multitasking Nyata
Alasan pertama tentu soal performa. Moto Pad 60 Pro ditenagai MediaTek Dimensity 8300 yang dipadukan dengan RAM 8GB dan Android 15. Memang bukan chipset flagship, tapi di penggunaan nyata, performanya terasa konsisten dan bisa diandalkan.
Baca Juga
Advertisement
Untuk aktivitas seperti membuka banyak aplikasi, editing ringan, riset paralel, hingga split-screen, tablet ini jarang menunjukkan tanda kelelahan. Transisi antar aplikasi terasa mulus, dan manajemen memori berjalan rapi. Buat kreator yang sering berpindah konteks kerja, kestabilan seperti ini jauh lebih penting dibanding sekadar skor benchmark tinggi.
2. Layar 12,7 Inci yang Lega dan Nyaman untuk Kerja
Ukuran layar sering jadi faktor penentu dalam memilih tablet, dan Moto Pad 60 Pro unggul di sini. Layar 12,7 inci memberi ruang kerja yang jauh lebih nyaman dibanding tablet 10 atau 11 inci.
Split-screen terasa lega, membaca dokumen panjang tidak melelahkan mata, dan mengedit konten visual jadi lebih presisi. Buat kamu yang sering bekerja berjam-jam di tablet—baik menulis, desain, atau presentasi—layar besar ini benar-benar terasa manfaatnya, bukan sekadar angka di spesifikasi.
Baca Juga
Advertisement
3. Baterai 10.200mAh yang Tahan Seharian
Tablet kerja tanpa baterai awet jelas bikin frustasi. Moto Pad 60 Pro dibekali baterai 10.200mAh yang dirancang untuk menemani aktivitas seharian penuh.
Dalam penggunaan normal—kombinasi browsing, mengetik, meeting online, dan multitasking—tablet ini bisa bertahan dari pagi hingga malam tanpa panik cari colokan. Buat kreator yang sering bekerja mobile, daya tahan seperti ini adalah nilai plus besar karena memberi kebebasan bekerja di mana saja.
4. Desain Minimalis, Warna Unik, dan Port Lengkap
Dari sisi desain, Moto Pad 60 Pro tampil beda. Warna Pantone Bronze Green memberi kesan profesional sekaligus elegan, jauh dari kesan “tablet mainan”. Pendekatan minimalis ini cocok untuk pengguna dewasa yang ingin perangkat kerja terlihat rapi dan berkelas.
Baca Juga
Advertisement
Soal konektivitas, tablet ini juga cukup lengkap. Ada USB-C, slot microSD untuk ekspansi memori, dan pogo pin connector untuk aksesori seperti keyboard. Memang aksesori pihak ketiga belum banyak, tapi pondasinya sudah siap jika ingin menjadikan tablet ini sebagai workstation portabel.
5. Fitur AI Siap Pakai, Bukan Sekadar Tambahan
Alasan terakhir—dan cukup relevan dengan tren saat ini—adalah fitur AI. Moto Pad 60 Pro hadir dengan fitur AI yang sudah terintegrasi di level sistem, salah satunya Circle to Search. Fitur ini memudahkan pengguna mencari informasi cukup dengan melingkari objek di layar.
Untuk riset cepat, cari referensi visual, atau cek informasi tanpa keluar aplikasi, fitur ini terasa sangat praktis. Memang, tidak semua kreator menganggap AI sebagai kebutuhan utama. Namun untuk pengguna yang ingin workflow lebih cepat dan instan, kehadiran AI bawaan ini memberi nilai tambah yang nyata.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.