Tren Olahraga Global 2025 Versi Garmin: Padel Melejit, Latihan Kekuatan Dominan, Data Kesehatan Jadi Andalan 2026

Garmin

Gaya hidup aktif terus menunjukkan tren positif secara global. Hal ini tercermin dalam Garmin Connect Data Report 2025 yang dirilis oleh Garmin. Berdasarkan data jutaan pengguna di berbagai negara, tercatat peningkatan aktivitas fisik sebesar 8 persen dibandingkan tahun 2024. Angka ini sekaligus menegaskan bahwa kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan kebugaran semakin menguat dari tahun ke tahun.

Menariknya, laporan ini tidak hanya menampilkan angka aktivitas semata. Lebih dari itu, Garmin memotret perubahan perilaku olahraga di berbagai wilayah dunia. Mulai dari meningkatnya tren latihan hybrid, keseimbangan antara kardio dan latihan kekuatan, hingga munculnya olahraga baru yang kian digemari, seperti pickleball dan padel.

Lari Masih Unggul, Strength Training Terus Menanjak

Jika dilihat dari jenis aktivitas, lari masih menjadi olahraga paling populer secara global dengan total 10.622.601 aktivitas. Selanjutnya, jalan kaki berada di posisi kedua dengan 4.755.561 aktivitas, disusul latihan kekuatan sebanyak 2.367.843 aktivitas.

Advertisement

Namun demikian, tren yang paling mencuri perhatian justru datang dari strength training. Secara global, latihan kekuatan tumbuh 29 persen dan menandai tahun keempat berturut-turut dengan pertumbuhan di atas 20 persen. Di kawasan Asia, peningkatannya mencapai 27 persen dan untuk pertama kalinya menyalip bersepeda sebagai tiga besar olahraga terfavorit.

Di Indonesia sendiri, pertumbuhan latihan kekuatan bahkan mencapai 65 persen. Angka ini menjadikan strength training sebagai salah satu olahraga paling diminati sepanjang 2025. Fakta tersebut menunjukkan bahwa masyarakat semakin memahami pentingnya membangun fondasi kekuatan demi performa jangka panjang dan pencegahan cedera.

Langkah Harian Naik, Indonesia Ikut Bertumbuh

Selain jenis olahraga, laporan ini juga menyoroti kebiasaan langkah harian. Lebih dari setengah pengguna Garmin di dunia mencatat rata-rata di atas 8.000 langkah per hari. Bahkan, sekitar 28 persen di antaranya berhasil melampaui angka 10.000 langkah setiap hari.

Advertisement

Hong Kong kembali menempati posisi teratas sebagai negara dengan rata-rata langkah harian tertinggi, yakni 10.663 langkah. Posisi tersebut diikuti Korea Selatan dan Spanyol. Sementara itu, Indonesia mencatat rata-rata 5.818 langkah per hari. Meski masih di bawah rata-rata global, angka ini meningkat 8,24 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Chandrawidhi Desideriani, Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia, menyebut bahwa peningkatan ini mencerminkan kesadaran masyarakat terhadap pemantauan kesehatan berbasis data.

“Kami melihat semakin banyak pengguna Indonesia memanfaatkan Garmin Connect untuk memahami pola kesehatan mereka secara lebih mendalam. Data kini menjadi alat penting dalam membangun rutinitas kebugaran yang lebih cerdas dan berkelanjutan,” ujarnya.

Advertisement

Padel Meledak, Stres Jadi Tantangan

Salah satu temuan paling menarik dalam laporan ini adalah melonjaknya popularitas padel. Di Indonesia, aktivitas padel pengguna Garmin tumbuh hingga 1.684 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini menjadikannya salah satu olahraga dengan pertumbuhan tercepat, disusul track running (124 persen) dan tenis (113 persen).

Di sisi lain, Garmin juga mengungkap insight terkait kesehatan mental. Secara global, perempuan tercatat memiliki tingkat stres 3 persen lebih rendah dibandingkan laki-laki. Belanda menjadi negara dengan skor stres terendah, sementara Indonesia justru mencatat tingkat stres tertinggi.

Untuk indikator energi harian, pengguna Indonesia mencatat peak Body Battery rata-rata sebesar 68 pada 2025, sedikit menurun dari 70 di tahun sebelumnya. Meski demikian, Indonesia masih masuk dalam 20 besar secara global.

Advertisement

Prediksi 2026: Data Kesehatan Semakin Diandalkan

Memasuki 2026, ketergantungan terhadap data kesehatan diperkirakan semakin kuat. Berdasarkan laporan dari American College of Sports Medicine (ACSM), wearable technology kembali menempati peringkat teratas dalam tren kebugaran global.

HRV, kualitas tidur, hingga VO₂ max kini menjadi bagian penting dalam rutinitas latihan banyak orang. Fitness apps juga berada di posisi empat besar, mempertegas peran teknologi digital dalam membentuk kebiasaan olahraga jangka panjang.

Selain itu, latihan fungsional, yoga, pilates, dan latihan berfokus pada core diprediksi terus meningkat. Para pelatih dan profesional kebugaran pun semakin mengandalkan analitik fisiologis untuk menyusun program latihan berbasis sains, sekaligus mendukung kesehatan mental.

Advertisement

Garmin Connect Rundown dan Layanan Premium

Untuk membantu pengguna memahami progres kebugaran secara menyeluruh, Garmin menghadirkan Garmin Connect Rundown sebagai bagian dari layanan Garmin Connect+. Fitur ini menyajikan rangkuman aktivitas tahunan, langkah harian, skor tidur, olahraga teratas, hingga tren kebiasaan sepanjang tahun.

Tak hanya itu, layanan premium Connect+ juga dibekali Active Intelligence yang memberikan rekomendasi personal berbasis data jangka panjang, serta Live Activity untuk pemantauan real-time langsung dari smartphone.

Seluruh fitur ini terintegrasi dengan lini smartwatch terbaru Garmin, menghadirkan pengalaman kebugaran yang konsisten, intuitif, dan berbasis data. Dengan pendekatan tersebut, Garmin menegaskan komitmennya untuk membantu setiap orang memahami tubuhnya dengan lebih baik dan menjalani hidup yang lebih sehat.

Advertisement

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.