Dari Kios ke AI: Cara MWX dan Kemenkop UKM Bekali Pelaku UMKM DIY Hadapi Era Digital

MWX dan Kemenkop UKM latih ratusan pengusaha mikro DIY gunakan AI untuk bisnis. Dari buat konten hingga strategi pemasaran jadi lebih mudah.

Trainer Mwx Memberikan Panduan Penggunaan Solusi Ai Dari Mwx Kepada Peserta Pelatihan

Geliat transformasi digital di kalangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendapatkan akselerator baru: kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Namun, bagi banyak pelaku usaha mikro, AI sering kali terasa seperti teknologi rumit dan mahal. Melihat kesenjangan ini, MWX, sebuah marketplace AI lokal, berkolaborasi dengan Kementerian Koperasi dan UKM RI mengadakan pelatihan intensif bagi ratusan pengusaha mikro di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pelatihan bertajuk “Optimalisasi Artificial Intelligence sebagai Katalis Peningkatan Performa Usaha Mikro” ini bukan sekadar seminar teoritis. Acara yang digelar di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini menghadirkan panduan praktis untuk mengatasi masalah bisnis sehari-hari menggunakan teknologi AI.

Ki Ka Asisten Deputi Pemasaran Dan Digitalisasi Usaha Mikro Kementerian Umkm Ari Anindya Hartika Penasihat Dwp Kementerian Umkm Tina Astari Maman Penasihat Dwp Kementerian Umkm Novi Helvi Yose Rizal Ceo Founder Mwx
Dari Kios ke AI: Cara MWX dan Kemenkop UKM Bekali Pelaku UMKM DIY Hadapi Era Digital 6

Pelatihan MWX dihadirkan menjawab tantangan yang muncul dari hasil survei mendalam terkait apa yang menjadi kegelisahan UMKM dengan perkembangan digital belakangan. 

Advertisement

Hasil survi menunjukkan: 80% pengusaha mikro mengaku kesulitan membuat konten promosi untuk media sosial. Sedangkan 30% merasa strategi pemasaran digital mereka belum optimal. Hampir 40% bahkan belum melakukan pencatatan keuangan yang konsisten dan terstruktur.

Berdasarkan temuan ini, paradiva, pelatihan difokuskan pada dua solusi AI andalan MWX yang dirancang untuk menjawab langsung masalah tersebut.

Createwhiz.ai hadir untuk mengatasi kesulitan pembuatan konten. Aplikasi ini memungkinkan pelaku UMKM menghasilkan foto produk, video promosi, hingga caption media sosial secara otomatis dan profesional, tanpa perlu keahlian desain atau menulis yang mendalam.

Advertisement

Sementara itu, Smartwhiz.ai difokuskan pada strategi pemasaran. AI ini mampu menganalisis bisnis dan merekomendasikan strategi pemasaran digital yang komprehensif, membantu pelaku usaha merancang kampanye penjualan yang lebih terarah.

“Visi kami sederhana, yakni menjadikan teknologi AI sebagai alat pemberdayaan yang inklusif,” jelas Yose Rizal, Founder & CEO MWX. “Kami berharap lebih banyak UMKM memanfaatkan AI untuk menghemat waktu dan biaya, meningkatkan efisiensi, dan memperluas pasar,” tambahnya.

AI Bukan Ancaman, Melainkan Mitra Berdayakan Ekonomi Rakyat

Advertisement

Kolaborasi ini mendapat apresiasi penuh dari pemerintah. Tina Astari Maman, Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Koperasi dan UKM RI, menegaskan bahwa AI adalah peluang, bukan ancaman.

“Selama ini, banyak pengusaha mikro menganggap teknologi itu rumit dan mahal. Namun melalui kerja sama seperti ini, kita buktikan bahwa AI bisa menjadi sederhana, terjangkau, dan bermanfaat langsung bagi usaha rakyat,” ujar Tina.

Tina Astari Maman Penasihat Dharma Wanita Persatuan Dwp Kementerian Umkm Memberikan Pengarahan Pentingnya Digitalisasi Bagi Umkm
Dari Kios ke AI: Cara MWX dan Kemenkop UKM Bekali Pelaku UMKM DIY Hadapi Era Digital 7

Lebih lanjut, Tina menyoroti peran penting pengusaha perempuan dalam transformasi digital ini. Menurutnya, perempuan pengusaha sering menghadapi keterbatasan waktu dan sumber daya. “Dengan bantuan teknologi, mereka bisa mengelola usaha secara lebih cerdas. AI bukan sekadar alat, tetapi mitra yang dapat membantu perempuan pengusaha UMKM untuk naik kelas,” jelasnya.

Advertisement

Tina juga melihat pelatihan ini sebagai jembatan antara tradisi dan modernitas. “Yogyakarta adalah kota budaya dan kreatif. AI dapat membantu pengusaha lokal mempromosikan batik, kuliner, dan kerajinan khas dengan cara modern tanpa kehilangan jati diri budaya,” tutupnya.

Ekosistem Lengkap untuk UMKM Naik Kelas

Kedua aplikasi yang dilatihkan tersebut merupakan bagian dari ekosistem MWX Marketplace yang lebih besar. Platform ini menghadirkan lebih dari 20 aplikasi AI buatan Indonesia yang dirancang untuk memecahkan beragam masalah UMKM.

Advertisement

Mulai dari pembuatan strategi pemasaran, konten media sosial, manajemen iklan digital, pencatatan keuangan dan inventori, hingga konsultasi legalitas—semuanya dapat diakses dalam satu platform. Pendekatan ini memudahkan pelaku usaha untuk menemukan solusi yang tepat tanpa harus berpindah-pindah aplikasi.

Dengan biaya yang terjangkau dan antarmuka yang dirancang ramah untuk pemula, MWX berkomitmen untuk mendemokratisasi akses teknologi canggih bagi seluruh lapisan pelaku usaha di Indonesia.

Pada akhirnya, inisiatif ini menunjukkan bahwa transformasi digital UMKM tidak melulu tentang jaringan internet atau memiliki toko online. Langkah selanjutnya adalah memberdayakan mereka dengan alat yang bisa mengoptimalkan operasional dan pemasaran. Melalui AI, usaha mikro tidak hanya sekadar bertahan, tetapi bisa tumbuh lebih cepat dan bersaing di pasar yang semakin digital.

Advertisement

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.