UNIQLO × JW ANDERSON: Gaya Inggris yang Hidup dan Serbaguna

Img 1724

Dunia mode kembali dibuat penasaran lewat kolaborasi antara UNIQLO dan desainer Inggris Jonathan Anderson. Untuk musim Fall/Winter 2025, keduanya menghadirkan gaya Inggris klasik yang ringan, hangat, dan mudah dikenakan setiap hari.

Koleksi bertajuk Field Notes ini menjadi lanjutan kisah kemitraan panjang antara UNIQLO dan JW ANDERSON sejak 2017. Tema utamanya adalah British field wear dengan pakaian luar ruang khas Inggris yang dihadirkan dengan teknologi dan kenyamanan khas LifeWear.

koleksi UNIQLO × JW Anderson Fall/Winter 2025 bawa kehangatan gaya Inggris klasik yang ringan dan serbaguna.

Advertisement

Jika biasanya gaya Inggris identik dengan tampilan berat dan formal, kali ini Anderson memberi sentuhan yang lebih ringan dan fungsional.

Img 1730
UNIQLO × JW ANDERSON: Gaya Inggris yang Hidup dan Serbaguna 7

Untuk koleksi pria, ada Pufftech Jaket Utilitas yang terinspirasi jaket berburu Inggris klasik, kini tampil lebih sederhana dan ringan berkat teknologi Pufftech. Sementara celana kerja corduroy berpotongan wide tapered menjadi pilihan santai namun tetap rapi.

Bagi koleksi wanita, sorotan tertuju pada ponco multifungsi yang bisa dipakai sebagai outer maupun selimut — pilihan praktis bagi paradiva yang menyukai gaya effortless namun tetap stylish.

Advertisement

Meski di Indonesia tidak ada musim dingin, koleksi rancangan JW Anderson ini serbaguna. Untuk di Indonesia banyak digunakan para profesional muda yang bekerja karena ruang kerja yang dingin. 

Img 1723
UNIQLO × JW ANDERSON: Gaya Inggris yang Hidup dan Serbaguna 8

Menariknya dari koleksi terbaru UNIQLO ini menghadirkan warna yang berbeda, mengingat musim dingin identik dengan warna gelap. JW Anderson justru menghadirkan palet yang hangat dan berani. Ada semburat tomato red, turquoise blue, hingga warna tanah yang lembut.

Semua berpadu lewat tekstur lembut seperti souffle yarn, lambswool, dan cotton knit, menghadirkan keseimbangan antara gaya klasik dan sentuhan muda.

Advertisement

Setiap potongan pakaian dalam koleksi ini tetap berpijak pada filosofi UNIQLO: keindahan yang lahir dari fungsi.

Misalnya, PUFFTECH Jaket Pendek wanita yang hangat tapi ringan, atau Sweater Herringbone bertekstur dua warna yang bisa dipakai siapa saja.

Bahkan detail kecil seperti HEATTECH kaus kaki anti bau menegaskan bahwa inovasi bisa muncul dari hal sederhana, yang memadukan kenyamanan dan gaya dalam satu langkah.

Advertisement

Jonathan Anderson dan Filosofi di Baliknya

Sebagai desainer yang kerap bermain di wilayah antara klasik dan kontemporer, Jonathan Anderson dikenal lewat gaya yang berani namun tetap personal.

Img 1726
UNIQLO × JW ANDERSON: Gaya Inggris yang Hidup dan Serbaguna 9

Lewat kolaborasi dengan UNIQLO, ia membawa semangat “pakaian untuk semua orang” — sederhana, nyaman, tapi tetap punya karakter.

Advertisement

“Koleksi ini adalah cara saya menghidupkan kembali gaya Inggris musim dingin, tapi dengan nuansa yang lebih ceria dan universal,” ujar Anderson.

Koleksi UNIQLO × JW ANDERSON Fall/Winter 2025 bukan hanya tentang pakaian. Ia adalah interpretasi tentang bagaimana gaya hidup modern bisa tetap bersandar pada nilai-nilai klasik.

Ia mengajak paradiva untuk menikmati kehangatan tanpa kehilangan gaya, tampil modern tanpa meninggalkan kenyamanan.

Advertisement

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.