Meta menyatakan bahwa mereka akan segera menggunalan obrolan AI untuk mempersonalisasi iklan yang ditampilkan. Informasi ini disampaikan langsung oleh Head of Instagram Adam Mosseri.
Dalam video yang diunggahnya, Adam Mosseri berupaya untuk melurusksn rumor yang terus beredar terkait Meta. Perusahaan diduga menguping obrolan para penggunanya di Instagram.
“Saya bersumpah, kami tidak mendengarkan mikrofon anda,” ungkapnya dikutip dari The Verge pada Selasa (8/10).
Baca Juga
Advertisement
Menurutnya, mendengarkan pengguna melalui mikforon ponsel akan menjadi pelanggaran privasi yang berat. Selain itu, akan menguras baterai ponsel mereka.
Mosseri juga memberi analisa beberapa kemungkinan penjelasan mengapa mereka mungkin melihat iklan untuk sesuatu yang baru-baru ini dibicarakan pengguna. misalnya, mungkin pengguna benar-benar mengetuk sesuatu yang terkait atau bahkan mencari prouk tersebut secara online di situs web.
“Kami sebenarnya bekerja sama dengan pengiklan yang membagikan informasi kepada kami tentang siapa saja yang ada di situs web mereka untuk mencoba menargetkan orang-orang tersebut dengan iklan. Jadi, jika Anda melihat suatu produk di situs web, pengiklan tersebut mungkin telah membayar kami untuk menghubungi Anda melalui iklan,” jelasnya.
Baca Juga
Advertisement
Kedua, kemungkinan Instagram menunjukkan iklan yang menurutnya menarik bagi orang-orang atau produk yang menurut mereka menarik bagi pengguna. Sebagian, berdasarkan minat teman-teman mereka dan minat orang-orang yang serupa dengan pengguna.
“Jadi, bisa jadi Anda sedang berbicara dengan seseorang tentang suatu produk, dan sebelumnya mereka harus benar-benar mencari produk tersebut, atau secara umum, orang-orang dengan minat serupa melakukan hal yang persis sama,” katanya.
Ketiga, pengguna mungkin sudah melihat iklan itu sebelum mengobrol dan tidak menyadarinya. Pengguna menggulir platform dengan cepat, platform menggulir iklan dengan cepat, sehingga terkadang Instagram menyerap sebagian dari aktivitas penggunanya. Hal ini memengaruhi apa yang kita bicarakan nanti.
Baca Juga
Advertisement
“Empat, kesempatan acak, kebetulan, itu terjadi,” pungkas Adam.
Diketahui sistem penargetan iklan Meta dapat sangat presisi, terkadang menampilkan hal-hal yang kamu rasa hanya dibahas dalam percakapan lisan dan hanya mungkin diketahui Meta jika mendengarkan melalui mikrofon. Persepsi ini telah coba dibantah Meta selama bertahun-tahun.
Misalnya, pada tahun 2016, perusahaan yang saat itu dikenal sebagai Facebook, menyatakam bahwa mereka tidak menggunakan mikfrofon ponsel untuk menginformasikan iklan atau mengubah apa yang dilihat pengguna pada “News Feed”.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.