Presiden Donald Trump telah menandatangani perintah eksekutif untuk menyetujui penjualan operasional TikTok di Amerika Serikat. Tujuannya supaya aplikasi media sosial tersebut tetap beroperasi di negara tersebut.
VP JD Vance menyatakan bahwa kesepakatan tersebut akan menilai TikTok AS sekitar USD 14 miliar. TikTok diharuskan mendivestasi bisnisnya fi AS atau akan dilarang melalui undang-undang keamanan nasional yang awalnya ditandatangani oleh mantan presiden Joe Biden.
Perintah eksekutif Trump pada dasarnya melarang jaksa agung atau Departemen Kehakiman untuk menegakkan undang-undamg tersebut selama 120 hari. Sedangkan, rencana divestasi yang diajukan kepada presiden dijalankan.
Baca Juga
Advertisement
ByteDance belum secara terbuka mengakui kesepakatan atau perintah eksekutif tersebut. Akan tetapi, pada 19 September mengeluarkan pernyataan bahwa mereka akan bekerja dengan hukum yang berlaku untuk memastikan TikTok tetap tersedia bagi pengguna AS.
Trump menyatakan Presiden China Xi Jinping berbicara kepadanya dan memberinya persetujuan.
“Saya berbicara dengan Presiden Xi; kami berdiskusi dengan baik. Saya memberi tahu beliau apa yang sedang kami lakulan dan beliau berkata, ‘Lanjutkan saja.'” ungkap Trump yang dikutip dari TechCrunch pada Jumat (26/9).
Baca Juga
Advertisement
Perintah ini menyatakan bahwa operasional TikTok di Amerika Serikat akan membentuk dewan direksi baru dan algoritma rekomendasi, kode sumber serta sistem moderasi konten aplikasi di AS akan dialihkan ke kendali pemilik barunya.
Berdasarkan ketentuan kesepakatan, Oracle akan mengawasi operasi keamanan aplikasi dan menyediakan layanan komputasi untuk TikTok AS.
“Ini dimiliki orang Amerika, dan orang Amerika yang sangat canggih. Ini akan dioperasikan sepenuhnya oleh Amerika,” ungkap Trump.
Baca Juga
Advertisement
Trump menyatakan bahwa Oracle akan menjadi salah satu investor AS di TikTok, tetapi tidak mengungkapkam daftar lengkap pemilik baru. CNBC melaporkan bahwa Oracle, Silver Lake, dan MGX yang berbasis di Abu Dhabi akan mendapatkan 45% saham di perusahaan TikTok AS tersebut.
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.