Pemerintah AS Mau Ambil Alih Saham Intel

Intel

Pemerintah Amerika Serikat dilaporkan tengah dalam diskusi untuk mengambil alih saham Intel. Informasi ini disampaikan oleh Bloomberg.

Kesepakatan ini akan dirancang untuk membantu Intel memperluas upaya manufakturnya di AS. Termasuk pabrik chip di Ohio yang telah lama tertunda.

Laporan ini muncul setelah Presiden AS mendesak CEO Intel Lip Bu Tam untuk mengundurkan diri karena dianggap memiliki koneksi dengan pemerintahan China. Kesepakatan ini muncul setelah Senator AS menulis surat kepada dewan direksi Intel untuk menanyakan dugaan hubuungan Tan dengan China.

Advertisement

Tan bertemu dengan Trump pada 11 Agustus 2025 untuk meredakan kekhawatirannya. Mereka mencari cara agar perusahaan dapat bekerja sama dengan pemerintah.

Pertemuan ini memicu diskusi tentang kemungkinan pemerintah AS untuk mengambil alih kepemilikan langsung perusahaan tersebut. Kendati demikian, Intel menolak berkomentar.

“Intel sangat berkomitmen untuk mendukung upaya Presiden Trump dalam memperkuat kepemimpinan teknologi dan manufaktur AS. Kami berharap dapat melanjutkan kerja sama kami dengan Pemerintahan Trump untuk memajukan prioritas bersama ini, tetapi kami tidak akan mengomentari rumor atau spekulasi,” tulis Intel dalam semua pernyataan yang dikutip dari TechCrunch pada Jumat (15/8).

Advertisement

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.