CEO Intel Lip-Bu Tan Dipaksa Mundur dari Jabatannya oleh Trump

Ceo Intel
Foto: The Verge

CEO Intel Lip-Bu Tan dilaporkan dipaksa segera mengundurkan diri dari jabatannya oleh Presiden AS Donald Trump. Hal ini dikarenakan adanya dugaan hubungannya dengan perusahaan teknologi China. 

Tuntutan ini menyusul pertanyaan dari Senator Arkansas Tom Cotton kepada Ketua Deawan Intel terkait dugaan hubungan CEO Intel tersebut dengan China. Sebab, akan bertentangan dengan peraturan keamanan. 

“CEO INTEL sangat KONFLIK dan harus segara mengundurkan diri. Tidak ada solusi lain untuk masalah ini. Terima kasih atas perhatian Anda!” tulis Trump dalam akun Truth Social dikutip dari The Verge, Jumat (8/8). 

Advertisement

Menanggapi dugaan tersebut, Intel buka suara. Dikutip dari Reuters, perusahaan menyatakan bahwa Intel dan Tan sangat berkomitmen terhadap keamanan nasional AS dan integritas perannya dalam ekosistem pertahanan AS. 

Lip Bu-Tan resmi diangkat menjadi CEO Intel pada bulan Maret. Pengangkatannya ini dilakukan untuk merombak bisnis produsen chip yang sedang kesulitan. 

Ia diangkat setelah dewan direksi memecat pendahulunya Pat Gelsinger yang menjabat selama tiga setengah tahun. Sebelumnya, Gelsinger diberikan jabatan selama empat tahun. 

Advertisement

Pada bulan April lalu, Reuters melaporkan bahwa Tan sebelumnya telah berinvestasi di lebih dari 600 perusahaan teknologi milik China. Beberapa di antaranya terhubung dengan militer China, tetapi telah melepas sejumlah posisi yang belum dikonfirmasi dengan entitas China pada saat pelaporan

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.