4 Cara Menonaktifkan Galaxy AI di Ponsel Samsung

Tak nyaman dengan Galaxy AI di ponsel Samsung Anda? Begini cara mematikannya demi privasi dan kenyamanan.

Galaxy Ai
Galaxy AI Akan Tetap Gratis Sampai Tahun 2025

Galaxy AI hadir menyeluruh di perangkat Samsung Anda—mengintai di balik aplikasi, fitur kamera, hingga sistem prediksi teks. Meski kecanggihan ini memberi kemudahan, tidak semua pengguna merasa nyaman. Beberapa mengkhawatirkan isu privasi, sementara yang lain lebih suka mengendalikan perangkatnya tanpa intervensi kecerdasan buatan.

Kabar baiknya, Samsung menyediakan opsi bagi Anda yang ingin mematikan fitur-fitur Galaxy AI, baik sebagian maupun sepenuhnya. Anda juga bisa memilih pemrosesan data hanya di perangkat agar informasi Anda tidak dikirim ke server Samsung.

Kecanggihan AI memang bisa meningkatkan pengalaman digital, tapi pilihan tetap di tangan pengguna. Samsung memahami pentingnya kontrol dan privasi, dan itulah sebabnya Galaxy AI dapat diatur dengan sangat fleksibel.

Advertisement

Galaxy AI
Samsung galaxy AI

Akses Pengaturan Galaxy AI untuk Melihat Semua Fitur Aktif

Langkah pertama, buka menu Settings (Pengaturan) di ponsel Samsung Anda. Gulir ke bawah dan pilih menu Galaxy AI. Di sini Anda akan melihat daftar lengkap semua fitur AI yang saat ini aktif.

    Anda mungkin akan terkejut melihat betapa banyaknya fitur yang menggunakan AI di perangkat Anda. Menu ini menjadi pusat kontrol utama yang memungkinkan Anda melihat dan mengatur fitur-fitur kecerdasan buatan yang berjalan di latar belakang.

    Selanjutnya, Anda bisa memilih fitur Galaxy AI mana saja yang ingin dinonaktifkan. Ketuk salah satu fitur dalam daftar untuk masuk ke pengaturannya. Di setiap fitur, tersedia tombol toggle yang memungkinkan Anda untuk mematikan fungsi tersebut sepenuhnya.

    Advertisement

      Nonaktifkan Fitur AI Tertentu Sesuai Keinginan

      Contohnya, pada fitur Photo Assist, Anda akan menemukan beberapa subfitur seperti Generative Edit, Sketch to Image, dan Portrait Studio. Anda bisa mematikan semuanya sekaligus lewat satu tombol di bagian atas, atau menonaktifkan hanya subfitur tertentu sesuai kebutuhan.

      Dengan mengatur secara selektif, Anda tetap bisa menggunakan AI untuk fitur yang Anda sukai, tanpa harus menerima semua otomatisasi yang mungkin mengganggu.

      Aktifkan Pemrosesan Data di Perangkat untuk Perlindungan Privasi

      Bagi pengguna Galaxy S25, ada opsi untuk menjaga privasi lebih ketat dengan memroses data hanya di perangkat. Caranya, buka kembali menu Galaxy AI, gulir ke bagian bawah, dan cari opsi Process Data Only on Device (Proses Data Hanya di Perangkat).

      Advertisement

        Aktifkan toggle ini, dan mulai saat itu, data Anda tidak akan dikirim ke server Samsung. Namun perlu diketahui, beberapa fitur AI akan menjadi terbatas atau tidak tersedia sama sekali. Misalnya, alat terjemahan mungkin hanya mendukung beberapa bahasa karena keterbatasan file lokal yang digunakan.

        Samsung akan menampilkan peringatan fitur mana saja yang terdampak sebelum Anda mengonfirmasi perubahan ini. Meski begitu, ini adalah langkah penting bagi pengguna yang mengutamakan kendali dan keamanan data pribadi.

        Matikan Galaxy AI Secara Total di Seluruh Perangkat

        Jika Anda benar-benar ingin mematikan seluruh fitur Galaxy AI, sayangnya belum tersedia satu tombol “disable all”. Namun, Anda tetap bisa menonaktifkannya satu per satu.

        Advertisement

          Kembali ke menu Galaxy AI, buka setiap fitur dalam daftar, lalu matikan toggle utama yang tersedia. Meski proses ini sedikit memakan waktu, hasilnya akan membuat ponsel Anda bebas dari pemrosesan AI—tidak ada lagi analisis data, saran otomatis, atau alat bantu bertenaga AI yang bekerja di latar belakang.

          Dengan semua toggle dimatikan, Galaxy AI berhenti total dari segala aktivitasnya. Ponsel Anda akan berjalan secara manual, memberikan pengalaman yang lebih tenang dan terkendali sesuai keinginan pengguna.

          Apakah Anda ingin mengurangi ketergantungan pada AI, menjaga privasi data, atau hanya ingin ponsel yang tidak terlalu “pintar”—semuanya bisa dilakukan.

          Advertisement

          Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.

          Jurnalis teknologi dan gadget sejak 2005. Mulai dari Majalah Digicom, pernah di Tabloid Ponselku, pendiri techno.okezone.com, 5 tahun di Viva.co.id, 2 tahun di Uzone.id. Pernah bikin majalah digital Klik Magazine, sempat di perusahaan VAS Celltick Technologies. Sekarang jadi founder Gadgetdiva.id, bantuin Indotelko.com dan Gizmologi.id. Supermom dengan 2 orang superkids.