Galaxy S25 Series resmi meluncur pekan lalu dengan varian tertingginya, Galaxy S25 Ultra. Varian tersebut membawa beberapa peningkatan dari generasi sebelumnya.
Beberapa di antara peningkatannya yang paling mencolok dari Galaxy S25 Ultra ialah desain yang dibawanya kini sedikit lebih melengkung, tipis dan ramping. Kemudian, fitur-fitur AI yang dibawanya pun lebih beragam dari generasi sebelumnya.
Tim GadgetDiva berkesempatan untuk menyicipi ponsel Galaxy S25 Ultra secara singkat. Berikut pengalaman dan kesan kami selama menggunakannya.
Baca Juga
Advertisement

Desain
Membahas seputar desain, Galaxy S25 Ultra masih menggunakan material titanium pada bingkainya. Keseluruhan bodi ponsel dirancang berbentuk kotak, namun sudut-sudutnya dibuat lebih melengkung dibandingkan dengan pendahulunya.
Ponsel ini juga membawa tepian yang datar dan sedikit lebih tajam dari Galaxy S24 Ultra. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa Samsung melakukan perombakan ulang pada desain Galaxy S25 Ultra.
Galaxy S25 Ultra juga didesain lebih ramping dan ringan dari satu hingga dua generasi sebelumnya, yakni Galaxy S24 Ultra dan Galaxy S23 Ultra. Kini, perangkat tersebut dapat digenggam dengan satu tangan secara nyaman tanpa pengguna merasa terlalu berat ataupun terlalu tebal.
Baca Juga
Advertisement
Pada bodinya sendiri, ponsel ini dirancang dengan bezel lebih tipis 15 persen dari pendahulunya. Sedangkan, dimensinya sebesar 162.8 x 77.6 x 7.2mm serta bobot sebesar 218 gram.

Pilihan warna yang dibawanya pun lebih beragam. Mulai dari Titanium Silverblue, Titanium Black, Titanium Gray, Titanium Whitesilver, Titanium Jetblack, Titanium Jadegreen dan Titanium Pinkgold.
Beralih ke layar, Galaxy S25 Ultra tentunya disertai dengan layar yang lebih lega dari generasi sebelumnya. Layarnya kini dirancang lebih melengkung dengan panel Dynamic AMOLED 2x berukuran 6,9 inci.
Baca Juga
Advertisement
Layar ponsel ini dilindungi oleh Corning Gorilla Armor 2 yang menampilkan lapisan anti-reflektif. Sehingga, mampu menghilangkan lebih banyak silau daripada generasi sebelumnya.
Sayangnya, S Pen yang dibawanya kini sedikit mengalami penurunan kualitas karena tak dilengkapi dengan konektivitas Bluetooth Low Energy. Hal ini mungkin nampak tak sedikit mengganggu, sebab pengguna masih dapat menggunakannya untuk mencatat hal-hal penting saat meeting.

Kamera
Pada sistem kameranya, ponsel kini dilengkapi dengan sensor ultra-wide 50MP yang ditemani dengan tiga sensor kamera lainnya. Yakni, kamera utama 200MP, telefoto 10MP dan telefoto 50MP.
Baca Juga
Advertisement
Kedua sensor kamera tersebut ditemani dengan kemampuan zoom optik 3x dan 5x. Perusahaan menyatakan bahwa seharusnya ada beberapa peningkatan pemrosesan foto dan gambar secara umum berkat chip terbaru dari Galaxy S25 Ultra seperti pengurangan noise yang lebih baik dan filter spasial-temporial yang lebih baik dan akurat.
Tak hanya itu, kamera Galaxy S25 Ultra ini membawa fitur Best Face yang dapat menampilkan wajah terbaik pengguna pada hasil foto dengan memanfaatkan fitur Motion Photo. Fitur ini memungkinkan pengguna mencari pose yang lebih optimal ketika hasil fotonya menunjukkan mata tertutup atau senyuman yang kurang pas secara tidak sengaja.
Ada juga fitur Audio Eraser yang dapat menghilangkan maupun meredam suara pengguna saat merekam video dalam keadaan bising. Sehingga, pengguna tak perlu khawatir akan gangguan suara yang tidak diinginkannya.
Baca Juga
Advertisement
Berikut adalah hasil foto menggunakan Kamera Galaxy S25 Ultra.





Fitur Galaxy AI
Galaxy S25 Ultra kini telah menggunakan sistem operasi One UI 7 yang dilengkapi dengan beragam fitur baru Galaxy AI. Kini, ponsel tersebut membawa fitur Now Brief yang memungkinkan pengguna mencari foto lama lewat Gallery menggunakan bahasa atau mendapatkan panduan harian. Fitur ini dapat diakses melalui Now Bar pada Lock Screen.
Galaxy AI juga telah menyempurnakan fitur Circle to Search. Kini pengguna dapat mengenali nomor telepon, alamat surel dan tautan di layar dengan cepat, sehingga mereka dapat melakukan panggilan telepon, mengirim surel atau mengunjungi situs web hanya dengan sekali tap.
Baca Juga
Advertisement

Kemudian, ada fitur AI Select yang akan menyarankan tindakan berdasarkan apa yang ada di layar ponsel pengguna. Aplikasi galeri foto juga akan mendukung kueri penelusuran percakapan seperti “Temukan botol anggunr dari Prancis,” seperti aplikasi foto pada Apple dan Google.
Lebih lanjut, pengguna kini juga dapat menahan tombol power dalam waktu yang lama untuk mengeluarkan perintah rumit seperti menanyakan restoran yang ramah hewan peliharan terdekat dan dikirmkan melalui pesan teks. Perintah suara ini akan menggunakan kombinasi model Google dan Samsung dengan perbedaan tergantung pada tugas yang dilakukan.
Permintaan tekrait pencarian mungkin menggunakan Google, misalnya. Sementara, menyimpan informasi ke Samsung Notes kemungkinkan akan melibatkan model Samsung.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.