Berita terbaru mengungkap bahwa Meta berencana untuk memangkas ribuan pekerjaan bulan depan. Hal ini dikarenakan adanya lonjakan pengeluaran untuk proyek AI.
Dalam sebuah memo yang diterbitkan pada Kamis (24/4), Meta mengumumkan bahwa mereka berencana untuk memangkas sekitar 10% atau sekitar 8.000 karyawan dari jumlah tenaga kerjanya. Mereka juga menatakan tidak akan mengisi ribuan lowongan pekerjaan lain yang sebelumnya telah dibuka.
Faktor utama adalah melonjaknya pengeluaran Meta di bidang lain perusahaan, termasuk AI yang tahun ini akan menghabiskan sekitar USD 135 miliar. Angka tersebut kira-kira sama dengan jumlah yang dihabiskan untuk AI dalam kurun waktu tiga tahun sebelumnya secara gabungan.
Baca Juga
Advertisement
Menurut BBC, seorang juru bicara Meta membenarkan rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) tersebut. Akan tetapi, menolak untuk berkomentar lebih lanjut.
Founder dan CEO Meta Mark Zuckerberg juga mengisyarakatkan bahwa perusahaan akan kembali melakukan PHK tahun ini. Pernyataan tersebut disampaikannya dalam sebuah komentar publik pada bulan Januari lalu.
Zuckerberg menyatakan bahwa ia telah melihat betapa jauh lebih produktifnya para pekerja yang sangat bergantung pada alat AI. Ia juga mencatat bahwa satu orang sekarang dapat menyelesaikan proyek yang sebelumnya membutuhkan tim besar.
Baca Juga
Advertisement
“Saya pikir tahun 2026 akan menjadi tahun di mana AI mulai secara dramatis mengubah cara kita bekerja,” ungkap Zuckerberg.
Pekan lalu, Reuters melaporkan bahwa Meta berencana untuk memangkas lebih dari 10.000 karyawan tahun ini. Memo tersebut pertama kali dilaporkan oleh Bloomberg.
Sebelumnya, Meta telah memecat sekitar 2.000 pekerja dalam dua putaran PHK kecil tahun 2026 ini. Para karyawan telah bersiap selama beberapa minggu untuk pemutusan hubungan kerja yang jauh lebih besar.
Baca Juga
Advertisement
Pengeluaran dan fokus internal Meta telah bergeser secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir ke arah mengejar ketertinggalan dalam pengembangan model dan alat AI.
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.