Konsep hidup sehat kini bergerak ke arah yang lebih personal, seiring meningkatnya minat terhadap food genomics atau nutrigenomik. Pendekatan ini menawarkan penyesuaian pola makan berdasarkan profil DNA, sebagai solusi atas keterbatasan diet umum yang sering memberikan hasil berbeda pada tiap individu.
Food genomics berfokus pada pemanfaatan informasi genetik untuk menentukan kebutuhan nutrisi seseorang. Perbedaan gen memengaruhi cara tubuh memetabolisme makanan, menyerap zat gizi, hingga potensi munculnya intoleransi, sehingga respons terhadap asupan tertentu tidak bisa disamaratakan.
Pendekatan ini menegaskan bahwa tidak ada satu pola makan yang ideal untuk semua orang. Faktor genetik berperan besar dalam menentukan efektivitas suatu diet, menjadikan rekomendasi nutrisi perlu disesuaikan secara individual agar hasilnya lebih optimal.
Baca Juga
Advertisement
Secara global, riset nutrigenomik terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran akan pencegahan penyakit dan pengelolaan kesehatan jangka panjang. Di Indonesia sendiri, layanan pemeriksaan food genomics masih tergolong terbatas, meski kajian ilmiah mengenai hubungan gen dan nutrisi telah banyak dilakukan.
Proses pemeriksaan food genomics umumnya dilakukan melalui sampel darah atau air liur, dengan waktu analisis sekitar satu hingga dua minggu. Data genetik tersebut kemudian diolah dan dikaji oleh dokter gizi klinik untuk menyusun rekomendasi nutrisi yang lebih spesifik bagi individu.
Hasil analisis dapat mencakup pengaturan makronutrien, kebutuhan vitamin tertentu, asupan lemak esensial seperti omega-3, hingga saran aktivitas fisik. Meski gen bersifat tetap, penerapan rekomendasi tetap perlu mempertimbangkan faktor lingkungan dan gaya hidup, seperti stres dan tingkat aktivitas.
Baca Juga
Advertisement
Selain menentukan kebutuhan nutrisi, nutrigenomik juga dapat memberikan gambaran potensi alergi atau intoleransi makanan. Informasi ini membantu individu menghindari asupan yang berisiko menimbulkan gangguan kesehatan dan mendukung upaya pencegahan sejak dini.
Ke depan, food genomics diperkirakan berkembang sebagai pendekatan pendukung gaya hidup sehat yang lebih presisi, terutama dengan integrasi teknologi seperti AI, big data, dan perangkat wearable. Meski demikian, prinsip dasar pola makan seimbang dan gaya hidup sehat tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga kesehatan.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.