Review Sennheiser Profile Wireless 2-Ch All-in-One Mic Sistem, Bikin Konten Pro Tanpa Ribet!

Sennheiser Profile Wireless Review
Sennheiser Profile Wireless 2-Ch All-in-One Mic Sistem

Sebagai seorang kreator konten, audio merupakan salah satu pendukung paling krusial. Maka dari itu, perangkat peredam audio harus memiliki banyak hal yang membantu mempermudah pembuatan konten. Mulai dari desain yang ergonomis, multifungsi, sampai mampu meredam suara bising yang ada di sekitar lokasi saat perekaman terjadi.

Siapa sangka, Sennheiser mendengar kebutuhan para konten kreator dengan memunculkan mic Profile Wireless. Sennheiser Profile Wireless adalah sistem mikrofon wireless 2-channel all-in-one yang dirancang khusus untuk content creator, videografer, dan podcaster. Produk ini menggabungkan dua mic clip-on, receiver kompak, serta charging bar yang bisa jadi handheld mic, semuanya dalam desain portabel.

Sennheiser Profile Wireless review
Sennheiser Profile Wireless 2-Ch All-in-One Mic Sistem

Desain fleksibel yang multifungsi ini menjadikan Sennheiser Profile Wireless sebagai alat yang mampu merekam audio berkualitas tinggi dengan setup minimal, cocok untuk pemakaian sehari-hari di lapangan.

Advertisement

Unboxing dan Isi Paket

Sennheiser Profile Wireless review
Sennheiser Profile Wireless 2-Ch All-in-One Mic Sistem

Saat membuka kotak Sennheiser Profile Wireless, Paradiva langsung disambut kemasan rapi yang mencakup dua transmitter clip-on mic, receiver 2-channel, charging bar multifungsi, dua windscreen fluffy untuk outdoor, kabel TRS coiled 3.5mm, kabel USB-C, serta pouch carry dengan kompartemen net. Semua aksesori ini siap pakai, termasuk adapter Lightning dan USB-C untuk iPhone/Android, membuatnya kompatibel dan bisa digunakan untuk perangkat apa saja, entah itu ponsel Android dengan USB-C maupun iPhone yang hanya bisa digunakan dengan kabel lightning. Inilah yang membuat Sennheiser disebut sebagai alat audio lengkap dan anti-ribet.

Desain charging bar jadi sorotan utama karena bisa langsung dipakai sebagai handheld mic dengan foam windshield—fitur unik yang jarang ada di kompetitor seperti DJI Mic 2. Walau memiliki banyak printilan, berat total dari perangkat ini masih dalam batas wajar. Total berat paket sekitar 290g, super ringan untuk dibawa ke event atau traveling. Transisi dari unboxing ke penggunaan terasa seamless berkat quick start guide yang intuitif.

Sennheiser Profile Wireless 2 Mic 1
Review Sennheiser Profile Wireless 2-Ch All-in-One Mic Sistem, Bikin Konten Pro Tanpa Ribet! 11

Yang paling saya suka dari Sennheiser Profile Wireless ini adalah tidak adanya app tambahan yang diperlukan untuk mengoperasikan perangkat audio ini. Cukup charge via USB-C dan pasang. Semua keterangan ada di dalam layar mono sukuran kotak kecil yang menyatu dengan receiver. Mulai dari kondisi baterai, level suara, sampai menu lainnya. Ini jelas-jelas memudahkan pemula content creator Indonesia yang sering mobile, seperti saat bikin Reels Instagram atau vlog smartphone.

Advertisement

Desain dan Build Quality

Sennheiser Profile Wireless punya desain modular cerdas. Ada dua transmitter ringan yang beratnya masing-masing hanya 27 gram, ada juga receiver hanya seberat 30g. Nah, receiver ini dibekali layar OLED touchscreen kecil yang responsif untuk metering audio. Materialnya kokoh, tahan suhu -10°C hingga 45°C, ideal cuaca tropis Jakarta. Magnet kuat dan ulir tripod memungkinkan pemasangan fleksibel di baju atau rig kamera.

Sennheiser Profile Wireless 2 Mic 2
Review Sennheiser Profile Wireless 2-Ch All-in-One Mic Sistem, Bikin Konten Pro Tanpa Ribet! 12
Sennheiser Profile Wireless review
Sennheiser Profile Wireless 2-Ch All-in-One Mic Sistem
Sennheiser Profile Wireless review
Sennheiser Profile Wireless 2-Ch All-in-One Mic Sistem

Charging bar bukan sekadar kotak isi ulang, tapi mic handheld siap rekam dengan dua receiver terintegrasi di atasnya. Ini bisa dibilang revolusioner untuk interview cepat. Port headphone 3.5mm di receiver beri monitoring real-time, sementara output TRS lockable cegah lepas saat syuting dinamis. Transisi ke mode berbeda terasa natural, dari clip-on ke handheld hanya lepas-pasang.

Konektivitas yang dimiliki pun cukup lengkap, yakni USB-C digital (24-bit/48kHz), Lightning untuk iOS, dan TRS analog untuk mirrorless seperti Sony A7 atau Fujifilm X-T5. Build premium Sennheiser pastikan daya tahan lama, meski banyak part kecil butuh perawatan ekstra.

Advertisement

Fitur Unggulan

Fitur backup recording otomatis jadi bintang karena saat daya satu transmitter mati, yang lainnya akan tetap bisa merekam. Apalagi transmitter rekam internal 24-bit/48kHz hingga 30 jam (16GB storage) juga bisa diandalkan dan terus aktif saat sinyal lemah. Hal ini akan berguna untuk menyelamatkan footage dari dropout wireless. Belum lagi Latency <8ms dan range 245m line-of-sight (150m dengan body block) stabil pakai 2.4GHz.

Sennheiser Profile Wireless review
Sennheiser Profile Wireless 2-Ch All-in-One Mic Sistem

Sistem Dua channel yang diusung ternyata mampu mendukung rekam dua orang secara simultan, dengan safety track dan low-cut filter (110Hz-20kHz). Mode reporter pada charging bar ubah jadi handheld pro, lengkap dengan windscreen. Tidak ada noise cancellation AI, tapi SNR 78.5dB dan max SPL 113dB tangkap suara jernih tanpa distorsi.

Battery hingga 7 jam per transmitter (15+ jam dengan bar) juga dilengkapi charge penuh via USB-C. Layar metering akurat, tombol rekam fisik, dan kompatibilitas luas bikin transisi workflow mulus dari kamera ke edit.

Advertisement

Kualitas Suara dan Performa

Audio Sennheiser Profile Wireless memang unggul. Mereka memiliki respons frekuensi 60Hz-20kHz yang mampu memberi vokal natural, jernih, minim rumble low-end di outdoor. Tes indoor kurangi room tone, outdoor tekan traffic noise—lebih baik dari mic bawaan smartphone. Omnidirectional condenser capture bikin suara merata, meski treble sedikit drop jika bicara miring. Backup recording WAV mudah sync di post-production, superior dari kompetitor tanpa 32-bit float sempurna. Latency rendah cocok lip-sync video Reels.

Saat digunakan, bisa dibilang kualitas suaranya “superb” dengan tonal quality Sennheiser khas—pro untuk podcast atau interview. Stabil di 2.4GHz jarang interferensi WiFi, meski line-of-sight krusial.

Kelebihan dan Kekurangan

Jadi menurut Gadgetdiva, kelebihan utama Sennheiser Profile Wireless ini yang paling-paling menarik adalah all-in-one versatil (clip-on, handheld, smartphone), backup auto, battery panjang, sampai suara pro Sennheiser. Ini sangat bagus untuk perangkat audio di rentang harga Rp4-5 juta, jadi cukup worth-it.

Advertisement

Namun saking banyaknnya aksesori kecil, jadi rawan hilang. Kamu harus lebih hati-hati memperhatikan setiap komponen yang ada setelah selesai menggunakan. Itulah mengapa Sennheiser memberikan tas khusus untuk me-wrap semua asesoris dan perangkat dalam satu tempat. Selain itu, tidak adanya noise cancelation juga satu hal yang disayangkan, tapi itu semua bisa diatasi langsung saat kamu mengedit audio dan video dalam aplikasi.

Jadi Gadgetdiva yakin, Sennheiser Profile Wireless ini masih tergolong layak untuk jadi ‘teman baik’ kreator konten.

Advertisement

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.

Jurnalis teknologi dan gadget sejak 2005. Mulai dari Majalah Digicom, pernah di Tabloid Ponselku, pendiri techno.okezone.com, 5 tahun di Viva.co.id, 2 tahun di Uzone.id. Pernah bikin majalah digital Klik Magazine, sempat di perusahaan VAS Celltick Technologies. Sekarang jadi founder Gadgetdiva.id, bantuin Indotelko.com dan Gizmologi.id. Supermom dengan 2 orang superkids.