Prediksi iPhone Fold Rilis Desember 2026: Mundur dari Jadwal, Ini Alasannya

Iphone Fold

Prediksi kehadiran ponsel lipat pertama dari Apple kembali menjadi sorotan. Kali ini, analis saham dari Barclays, Tim Long, memperkirakan bahwa perangkat yang kerap disebut sebagai iPhone Fold baru akan mulai dipasarkan pada Desember 2026. Perkiraan tersebut sekaligus menandai adanya perubahan dari prediksi sebelumnya yang menyebutkan peluncuran akan terjadi pada September di tahun yang sama.

Mengacu pada laporan CNET, perubahan jadwal ini disampaikan langsung oleh Tim Long melalui catatan risetnya. Dalam analisanya, ia menyoroti adanya potensi kendala pada rantai pasok sebagai faktor utama yang menyebabkan mundurnya jadwal penjualan iPhone Fold. Dengan kata lain, Apple kemungkinan membutuhkan waktu tambahan untuk memastikan kesiapan produksi perangkat tersebut sebelum benar-benar dilepas ke pasar.

Di sisi lain, hingga saat ini Tim Long menjadi satu-satunya analis yang secara terbuka menyampaikan prediksi mundurnya jadwal tersebut. Sebaliknya, mayoritas analis lain justru masih meyakini bahwa Apple akan memperkenalkan iPhone Fold bersamaan dengan lini iPhone 18 series pada September 2026. Artinya, terdapat perbedaan pandangan yang cukup signifikan di kalangan pengamat industri teknologi terkait strategi peluncuran Apple.

Advertisement

Meski demikian, Apple sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait rumor maupun prediksi yang beredar. Seperti biasanya, perusahaan asal Cupertino tersebut cenderung menjaga kerahasiaan produk hingga waktu peluncuran tiba. Oleh karena itu, seluruh informasi yang beredar saat ini masih bersifat spekulatif dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

Namun begitu, apabila prediksi mengenai peluncuran iPhone Fold pada Desember 2026 benar adanya, dampaknya terhadap pasar diperkirakan cukup besar. Kehadiran Apple di segmen ponsel lipat diyakini dapat mengubah peta persaingan industri secara signifikan. Hal ini tidak lepas dari reputasi Apple sebagai salah satu pemain utama yang mampu menciptakan tren baru di pasar global.

Bahkan, lembaga riset Counterpoint sempat mengungkapkan bahwa Apple berpotensi meraih hingga 28 persen pangsa pasar ponsel lipat dalam waktu singkat setelah peluncurannya. Prediksi ini menunjukkan bahwa meskipun Apple terbilang terlambat masuk ke segmen foldable, daya tarik merek dan ekosistemnya tetap menjadi kekuatan utama.

Advertisement

Jika benar dirilis, iPhone Fold nantinya akan bersaing langsung dengan sejumlah perangkat foldable yang lebih dulu hadir di pasar. Beberapa di antaranya termasuk Motorola Razr Fold, Google Pixel 10 Pro Fold, OnePlus Open, Samsung Galaxy Z Fold7, hingga Huawei Mate X7. Persaingan ini tentu akan semakin ketat, mengingat masing-masing produsen telah lebih dulu mengembangkan teknologi layar lipat dalam beberapa generasi.

Di tengah optimisme tersebut, tidak sedikit pihak yang meragukan akurasi prediksi dari Tim Long. Pasalnya, ia tercatat pernah meleset dalam memperkirakan beberapa produk Apple sebelumnya, seperti iPhone X dan iPhone 16. Hal ini membuat sebagian analis memilih untuk tetap berhati-hati dalam menanggapi prediksi terbaru ini.

Selain membahas iPhone Fold, Tim Long juga turut mengemukakan spekulasi lain terkait lini produk Apple berikutnya. Ia memperkirakan bahwa Apple akan menghadirkan kembali varian iPhone Plus dalam seri iPhone 18 yang dijadwalkan rilis pada Maret 2027. Prediksi ini cukup menarik, mengingat varian Plus sempat dihilangkan pada generasi sebelumnya.

Advertisement

Sebagai gantinya, Apple diketahui memperkenalkan varian baru bernama iPhone Air pada seri iPhone 17. Kehadiran model ini dianggap sebagai upaya Apple untuk menawarkan desain yang lebih ringan dan tipis kepada konsumen. Namun demikian, belum jelas apakah strategi tersebut akan berlanjut atau justru digantikan kembali dengan varian Plus di masa mendatang.

Menariknya, sekali lagi Tim Long menjadi satu-satunya analis yang mengemukakan kemungkinan kembalinya iPhone Plus. Sementara itu, analis lain justru memperkirakan bahwa lini iPhone 18 akan terdiri dari iPhone 18, iPhone 18e, serta iPhone Air generasi kedua.

Dengan berbagai perbedaan prediksi yang muncul, arah strategi Apple ke depan masih menjadi tanda tanya besar. Di satu sisi, perusahaan memiliki peluang besar untuk mendominasi pasar foldable. Namun di sisi lain, tantangan teknis seperti rantai pasok dan kesiapan produksi tetap menjadi faktor krusial yang tidak bisa diabaikan.

Advertisement

Sebagai penutup, meskipun informasi terkait iPhone Fold masih sebatas spekulasi, antusiasme pasar terhadap perangkat ini terus meningkat. Oleh karena itu, menarik untuk menantikan bagaimana Apple akan menjawab ekspektasi publik, sekaligus menentukan langkah strategisnya di tengah persaingan industri smartphone yang semakin dinamis.

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.