Kalau kita menengok ke belakang, tahun 2025 sebenarnya bukan tahun yang mudah buat industri smartphone. Ada gangguan tarif, ekonomi yang naik-turun, sampai masalah daya beli masyarakat yang sedang seret. Tapi anehnya, industri ini tetap bisa tumbuh sekitar 1,9% menurut laporan terbaru dari IDC.
Dua raksasa besar, Apple dan Samsung, bahkan tertawa paling lebar karena pengiriman unit mereka tumbuh paling pesat, menguasai hampir 40% pasar global. Tapi, apakah tren positif ini bakal berlanjut di tahun 2026? Nah, di sinilah ceritanya mulai jadi sedikit “mendung”.
Badai Krisis RAM Mulai Mengintai
Masalahnya bukan lagi soal minat pembeli, tapi soal komponen di balik layar. Pernah dengar soal kelangkaan RAM? Ternyata, krisis memori yang sempat bikin pusing pasar PC kini mulai merembet ke dunia smartphone.
Baca Juga
Advertisement
Ryan Reith dari IDC menyebutkan kalau gangguan rantai pasok ini benar-benar di luar prediksi. Dampaknya sudah jelas: harga smartphone kemungkinan besar bakal melonjak tahun ini. Jadi, buat kamu yang sudah niat mau upgrade gadget, mungkin harus menyiapkan dana lebih karena “ongkos” produksi yang juga membengkak.
Strategi “Halus” Para Brand Agar Harga Terlihat Murah
Menariknya, para produsen smartphone nggak akan langsung menaikkan harga secara terang-terangan karena takut pembeli kabur. Analis dari Techsponential, Avi Greengart, memprediksi ada beberapa cara “halus” yang bakal mereka lakukan:
- Pangkas Kapasitas Penyimpanan: Model standar mungkin nggak akan punya memori sebesar dulu. Kalau mau yang besar? Kamu harus bayar jauh lebih mahal.
- Pakai Teknologi Lama: Alih-alih pakai panel layar tercanggih tahun ini, mereka mungkin bertahan di teknologi layar tahun lalu yang masih bagus tapi lebih murah ongkosnya.
- Fokus ke Kelas Premium: smartphone foldable atau flagship seharga Rp20-an juta ke atas mungkin lebih gampang naik harga karena pasarnya memang loyal. Tapi, buat kita yang mengincar kelas menengah (mid-tier), kenaikan harga sedikit saja bakal sangat terasa.
Bagaimana Nasib Apple dan Samsung?
Meski keadaan lagi sulit, para raksasa teknologi seperti Apple dan Samsung diprediksi bakal lebih aman. Kenapa? Karena mereka punya “kuasa” untuk mengamankan stok komponen dengan harga yang lebih bersaing dibandingkan brand kecil.
Baca Juga
Advertisement
Apa yang harus kita lakukan?
Sekarang kita masih di awal tahun, dan belum banyak ponsel baru yang rilis dengan harga “selangit”. Namun, mata dunia sekarang sedang tertuju pada ajang Mobile World Congress (MWC) 2026 akhir Februari nanti. Di sanalah kita bakal melihat seberapa jauh harga HP impian kita bakal merangkak naik.
Jadi, buat kamu yang lagi nahan diri buat nggak belanja, mungkin ini saatnya mulai menabung lebih ekstra. Karena di tahun 2026, teknologi keren nggak cuma butuh minat, tapi juga kantong yang lebih tebal!
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.