Kabar gembira bagi Anda pengguna ponsel pintar dengan spesifikasi terbatas atau entry-level. Google secara resmi mengumumkan langkah besar dengan menghadirkan dukungan asisten virtual berbasis kecerdasan buatan (AI) andalan mereka, Gemini, ke dalam ekosistem Android (Go Edition). Varian sistem operasi ini memang sengaja dirancang khusus untuk perangkat kelas bawah agar tetap berjalan mulus.
Berdasarkan laporan resmi dari GSM Arena pada Jumat (5/6), raksasa teknologi tersebut memastikan bahwa fitur canggih ini bakal menyambangi ponsel Android (Go Edition) yang memiliki kapasitas RAM minimal 2GB. Demi menyesuaikan dengan keterbatasan perangkat, Google pun meluncurkan aplikasi ini dengan nama resmi Gemini Go.
Mengenal Gemini Go: Ringan tapi Tetap Cerdas
Pada dasarnya, Google merancang Gemini Go sebagai versi yang lebih ramping dan efisien dari aplikasi Gemini standar. Langkah ini diambil agar pengguna ponsel murah tetap bisa menikmati kecanggihan teknologi AI tanpa harus mengorbankan performa ponsel mereka. Melalui Gemini Go, pengguna dapat terus terhubung sekaligus menyelesaikan berbagai pekerjaan harian, meskipun kapasitas penyimpanan internal ponsel mereka tergolong mepet.
Baca Juga
Advertisement
Sebenarnya, syarat kapasitas RAM minimal 2GB bukanlah hal baru bagi ekosistem ini. Pasalnya, batasan tersebut sudah menjadi standar minimum sejak era Android 13 (Go Edition) diluncurkan. Oleh karena itu, saat ini sudah ada banyak sekali perangkat di pasaran yang otomatis memenuhi syarat dan siap mencicipi fitur mutakhir ini.
Selamat Tinggal Google Assistant Go
Kehadiran Gemini Go sekaligus menandai berakhirnya era teknologi lama. Pasalnya, aplikasi baru ini diplot sebagai pengganti resmi dari Google Assistant Go yang selama ini menemani pengguna setia Android versi hemat. Nantinya, asisten AI yang lebih pintar ini bisa diakses dengan mudah melalui aplikasi Google Search bawaan ponsel Anda.
Selain itu, cara mengaktifkannya pun sangat familier dan praktis. Pengguna hanya perlu menekan dan menahan tombol Home selama beberapa detik. Di samping itu, pada beberapa perangkat modern yang mendukung, fitur ini juga bisa dipanggil dengan cara menekan dan menahan tombol daya (power).
Baca Juga
Advertisement
Fitur Melimpah untuk Membantu Aktivitas Harian
Meskipun menyandang status sebagai versi “diet”, kemampuan Gemini Go sama sekali tidak boleh dipandang sebelah mata. Asisten pintar ini siap membantu Anda melakukan berbagai tugas rutin. Mulai dari melakukan panggilan telepon, mengirim pesan teks, hingga memeriksa estimasi waktu perjalanan saat Anda sedang berkendara di jalan.
Tidak hanya itu, Gemini Go juga sangat bisa diandalkan untuk urusan navigasi harian. Contohnya, Anda bisa meminta bantuan AI ini untuk menemukan restoran terdekat atau mencari stasiun pengisian kendaraan listrik (SPKLU). Sementara itu, untuk keperluan produktivitas harian, aplikasi ini tetap andal dalam mengatur alarm, membuat jadwal acara di kalender, hingga memutar konten media favorit Anda.
Menariknya lagi, pengguna tidak cuma bisa berkomunikasi lewat teks biasa. Google juga menyematkan fitur interaktif yang memungkinkan pengguna mengunggah dokumen, foto, serta berkas lainnya. Berkat fitur tersebut, Gemini dapat membaca konteks tambahan dengan lebih akurat sebelum memberikan jawaban atau solusi dalam percakapan.
Baca Juga
Advertisement
Diluncurkan Secara Bertahap
Namun, Anda tampaknya harus sedikit bersabar. Hal ini dikarenakan peluncuran aplikasi Gemini Go dilakukan oleh Google secara bertahap ke berbagai wilayah di dunia. Oleh sebab itu, pemilik perangkat yang sudah memenuhi syarat mungkin baru bisa mengunduh dan memanfaatkan kecanggihan asisten AI ini dalam beberapa minggu ke depan. Jadi, pastikan Anda rajin memeriksa pembaruan sistem di ponsel kesayangan Anda!
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.