Ericsson Ungkap Jumlah Langganan 5G Capai Angka 3 Miliar Secara Global

Ericsson
Foto: Nadhira/GadgetDiva.

Perusahaan teknologi jaringan, Ericsson, melaporkan bahawa jumlah langganan 5G global telah mencapai angka 3 milliar pada kuartal pertama 2026. Informasi ini dimuat dalam laporan  Ericsson Mobility Report.  

“Karena langganan 5G itu continu to growing, jadi di globally sekarang ini sudah mulai menjadi sebesar 3,1 miliar,” ungkap Head of Network Solutions Ericsson South East Asia Stanislaus Bawono dalam acara bersama media di Jakarta, Selasa (23/6). 

Laporan ini menunjukkan adanya pertumbuhan angka langganan 5G secara global sebesar 660 juta sepanjang tahun 2025. Jumlah ini mencapai sepertiga dari seluruh langganan seluler pada akhir tahun 2025. 

Advertisement

Ada pun rincian negara-negara dengan tingkat penetrasi 5G tertinggi seperti Amerika Serikat dengan persentase 79 persen, diikuti oleh Asia Timur Laut sebesar 60 persen, Eropa Barat sebesar 54 persen dan negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) sebesar 53 persen. 

Ditemukan sekitar 390 operator sudah meluncurkan layanan 5G secara komersial, dengan lebih dari 90 di antaranya telah meluncurkan jaringan 5G Standalone (5G SAL). Jaringan ini menangani 48 persen dari seluruh trafik data seluler pada akhir 2025 dan diperkirakan meningkat menjadi 85 persen pada tahun 2031. 

Sementara itu, jumlah pelanggan 5G di kawasan Asia Tenggara dan Oseania diproyeksikan bertumbuh pesat hingga mencapai angka sekitar 670 juta pada 2031. 

Advertisement

Di Indonesia sendiri, jumlah pelanggan layanan 5G telah mencapai 22 miliae pada tahun 2025. Namun, cakupan layanan 5G di Indonesia baru mencapai 10 persen.

“Kita lihat dari sisi adopsi di Indonesia, saat ini sudah ada 22 juta pelanggan 5G, which is sekitar 6% dari total pelanggan seluruh Indonesia,” ungkap Head of Government & Industry Relation Ericsson Indonesia Ronni Nurmal dalam kesempatan yang sama. 

Pada akhir 2027, jumlah langganan 5G global diperkirakan meningkat sebesar 1,2 miliar dibandingkan dengan akhir 2025. Sehingga, layanan ini diproyeksi mencapai angka 6,4 miliar di akhir tahun 2031 mendatang.

Advertisement

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.