Kerja sama pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) antara perusahaan Indonesia dan China kini semakin meluas. Terbaru, PT Dian Swastatika Sentosa menjalin kemitraan strategis dengan iFlytek untuk mengembangkan solusi AI di sektor pendidikan dan kesehatan nasional. Kolaborasi ini menandai langkah baru transformasi digital lintas negara yang menargetkan peningkatan kualitas layanan publik di Indonesia.
Sebagaimana dilansir dari antara, Penandatanganan kerja sama dilakukan di Hefei, ibu kota Anhui, beberapa waktu lalu. Melalui kemitraan tersebut, DSSA lewat anak usahanya, PT DSST Mas Gemilang, bersama iFlytek sepakat membentuk perusahaan patungan bernama PT Brilian Teknologi Sejahtera. Entitas baru ini akan menjadi motor utama pengembangan dan implementasi teknologi AI yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal.
Langkah ini dinilai strategis karena solusi yang dikembangkan tidak hanya mengadopsi teknologi global, tetapi juga dirancang agar relevan dengan bahasa, budaya, serta kondisi operasional di Indonesia. Dengan pendekatan lokalisasi tersebut, teknologi diharapkan lebih mudah diterapkan dan memberikan manfaat nyata bagi pengguna.
Baca Juga
Advertisement
Di sektor pendidikan, perusahaan patungan ini berencana menghadirkan papan tulis digital berbasis AI. Teknologi ini dirancang untuk membuat proses belajar lebih interaktif, adaptif, dan personal. Misalnya, sistem dapat menyesuaikan materi dengan kemampuan siswa, membantu guru memantau perkembangan belajar, serta memberikan rekomendasi metode pengajaran yang lebih efektif. Dengan demikian, proses pembelajaran tidak lagi bersifat satu arah, melainkan menjadi pengalaman yang dinamis.
Selain pendidikan, kolaborasi ini juga menargetkan sektor kesehatan yang selama ini menghadapi tantangan pemerataan layanan. iFlytek diketahui telah mengembangkan model AI medis bernama Spark Medical Large Model. Sistem tersebut diklaim mampu lulus ujian lisensi medis dan bahkan melampaui sekitar 96 persen peserta manusia. Teknologi ini dirancang untuk membantu tenaga kesehatan melalui fitur pendukung keputusan klinis, pengelolaan pasien pascadiagnosis, hingga rekomendasi resep berbasis bukti ilmiah.
Perwakilan iFlytek menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung kesetaraan akses layanan kesehatan. Dengan dukungan AI, fasilitas medis di daerah dengan keterbatasan tenaga dokter tetap dapat memperoleh bantuan analisis berbasis data. Oleh karena itu, teknologi ini berpotensi mengurangi kesenjangan kualitas layanan antara wilayah perkotaan dan daerah terpencil.
Baca Juga
Advertisement
Di sisi lain, DSSA melihat kolaborasi ini sebagai peluang untuk mempercepat adopsi teknologi canggih di dalam negeri. CEO DSST, Marlo Budiman, menyebut kemitraan tersebut sebagai langkah strategis membawa teknologi AI kelas dunia ke ekosistem pendidikan Indonesia. Ia menilai pemanfaatan AI dapat memperluas akses pembelajaran berkualitas sekaligus meningkatkan efisiensi sistem pendidikan nasional.
Lebih jauh lagi, implementasi AI diyakini mampu menjawab sejumlah persoalan klasik pembangunan, seperti keterbatasan jumlah guru dan dokter. Dengan sistem berbasis kecerdasan buatan, proses analisis data dan rekomendasi dapat dilakukan lebih cepat dan akurat. Hal ini memungkinkan tenaga profesional fokus pada tugas yang membutuhkan sentuhan manusia, seperti interaksi langsung dengan siswa atau pasien.
Namun demikian, keberhasilan penerapan teknologi ini tetap bergantung pada kesiapan infrastruktur digital serta regulasi pendukung. Pemerintah dan pelaku industri perlu memastikan keamanan data, standar etika AI, serta pelatihan sumber daya manusia agar pemanfaatan teknologi berjalan optimal. Tanpa dukungan ekosistem yang matang, inovasi canggih sekalipun berisiko tidak memberikan dampak maksimal.
Baca Juga
Advertisement
Menariknya, kerja sama DSSA dan iFlytek tidak berhenti di dua sektor tersebut. Kedua pihak membuka peluang ekspansi kolaborasi ke bidang lain, mulai dari telekomunikasi, keuangan, hingga energi. Jika rencana ini terealisasi, maka kemitraan tersebut berpotensi menjadi salah satu proyek transformasi digital lintas sektor terbesar antara Indonesia dan China.
Secara keseluruhan, kolaborasi ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi global dengan kebutuhan lokal dapat menjadi kunci percepatan inovasi nasional. Dengan memanfaatkan AI secara strategis, Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga dapat berkembang menjadi ekosistem digital yang kompetitif di tingkat regional.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.