ASUS kembali memperkuat posisinya di pasar laptop komersial Indonesia melalui peluncuran ASUS ExpertBook PM3, laptop generasi terbaru laptop bisnis berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk kebutuhan profesional modern. Menggabungkan bobot ringan, bodi ultra-tipis, performa bertenaga, serta fitur keamanan berlapis, ExpertBook PM3 tampil sebagai perangkat yang siap mendukung tuntutan kerja lintas industri.
Masuk dalam jajaran ASUS Expert PM Series, laptop ini hadir untuk menjawab kebutuhan para profesional, UMKM, hingga pekerja kreatif yang membutuhkan platform kerja serbaguna dan aman. ASUS mengemas performa prosesor AMD Ryzen AI 7 350, memori DDR5 hingga 64GB, dan penyimpanan SSD PCIe 4.0 hingga 1TB dalam bodi yang hanya setebal 17,9–18 mm. Kombinasi tersebut membuat perangkat ini menjadi salah satu laptop bisnis paling kompetitif di kelasnya.
Dalam era kerja hybrid, portabilitas menjadi aspek krusial. Karena itu, ASUS mengembangkan ExpertBook PM3 dengan fokus pada desain yang praktis dibawa ke mana saja. Dengan ketebalan tak sampai 18 mm dan bobot sekitar 1,34 kg, laptop ini dapat dimasukkan ke dalam tas kerja tanpa membuat beban berlebih.
Baca Juga
Advertisement
Bodinya dirancang presisi dengan material berkualitas yang memastikan durabilitas jangka panjang. Engsel 180°, salah satu ciri khas lini ExpertBook, membuat layar bisa dibuka rata di meja kerja, memudahkan diskusi kelompok hingga presentasi cepat tanpa perlu perangkat eksternal.

Meski ramping, perangkat ini menawarkan konektivitas yang lengkap. Dua port USB-A, dua port USB-C dengan mendukung DisplayPort dan Power Delivery, HDMI 2.1, Ethernet RJ45, hingga Kensington Nano Lock tersedia untuk kebutuhan bisnis yang masih mengandalkan perangkat kabel. ASUS memastikan setiap port tetap tersusun rapi, tidak mengorbankan estetika, dan mudah dijangkau saat bekerja mobile.
Untuk produktivitas visual, ASUS melengkapi ExpertBook PM3 dengan layar 14 inci beresolusi 2.5K (2560×1600). Panel ini menghadirkan tampilan yang lebih tajam, warna kaya, dan rasio 16:10 yang lebih luas untuk membaca dokumen panjang ataupun mengedit spreadsheet.
Baca Juga
Advertisement
Refresh rate tinggi 144Hz memberikan pengalaman yang lebih halus, terutama saat pengguna membuka aplikasi presentasi atau melakukan scrolling cepat pada dokumen kerja. Bagi kreator, panel ini juga nyaman untuk editing konten ringan, berkat tingkat kecerahan 400 nits dan cakupan warna sRGB 100%.
Bezelnya tipis dengan rasio screen-to-body mencapai 86%, memberikan area tampilan lebih besar tanpa membuat ukuran perangkat membengkak. Layar anti-glare menjadi nilai tambah saat bekerja di kafe atau ruangan dengan cahaya kuat.
Yang membuat ExpertBook PM3 semakin unggul adalah kehadiran prosesor AMD Ryzen AI 7 350, chip generasi terbaru yang dirancang khusus untuk perangkat AI PC. Didukung NPU AMD XDNA yang mampu memberikan performa hingga 50 TOPS, laptop ini memungkinkan berbagai aplikasi berbasis AI berjalan secara lokal, tanpa harus mengirim data ke cloud.
Baca Juga
Advertisement
Bagi lingkungan kerja profesional, ini menjadi keunggulan penting dalam mempertahankan privasi dan keamanan data internal perusahaan.

Marketing Manager ASUS Commercial Indonesia, Kevin Wang mengatakan saat peluncuran produk ini di Pullman Hotel, Central Park Jakarta, “ASUS ExpertBook PM3 kami hadirkan untuk menjawab kebutuhan profesional masa kini yang membutuhkan perangkat cepat, aman, dan mampu menjalankan komputasi AI secara lokal. Dengan Ryzen AI dan desain ultra-ringan, kami ingin memastikan setiap pengguna bisa bekerja lebih efisien tanpa mengorbankan mobilitas,”
Dalam pengujian beban penuh Cinebench R23 selama 10 menit, performa multicore laptop ini tetap stabil tanpa mengalami thermal throttling. ASUS mengemas sistem pendingin ExpertCool Thermal dengan TDP 45W yang menjaga suhu optimal tanpa mengorbankan kenyamanan pengguna.
Baca Juga
Advertisement
“Portabilitas dan durability tetap menjadi kunci di segmen komersial. ExpertBook PM3 menggabungkan bobot ringan, baterai tahan lama, dan standar ketahanan militer untuk memastikan perusahaan bisa mengandalkan perangkat ini dalam jangka panjang,” imbuh Kevin.
RAM DDR5 hingga 64GB menjadikannya ideal untuk multitasking berat, menjalankan software manajemen bisnis, aplikasi kolaborasi video, hingga spreadsheet berukuran besar. Penyimpanan SSD NVMe PCIe 4.0 hingga 1TB memberi ruang luas untuk file pekerjaan, dokumen perusahaan, hingga konten multimedia.
AI On-Device: Fitur Produktivitas Tanpa Mengorbankan Privasi
Baca Juga
Advertisement
ASUS membekali laptop ini dengan paket fitur ASUS AI ExpertMeet, yang menjadi asisten AI lokal (on-device) untuk meningkatkan produktivitas kerja.

Beberapa fitur utama di dalamnya meliputi:
1. AI Meeting Minutes
Baca Juga
Advertisement
Secara otomatis mencatat jalannya rapat, menyusun poin-poin penting, dan mengubahnya menjadi ringkasan yang siap dibagikan.
2. AI Translated Subtitles
Menerjemahkan percakapan antar bahasa secara real-time, sangat membantu rapat cross-country.
Baca Juga
Advertisement
3. AI Watermark
Memberikan watermark otomatis pada dokumen atau presentasi untuk keamanan informasi internal.
4. AMUSE (AI untuk Kreator)
Baca Juga
Advertisement
Membuat materi visual berbasis AI tanpa koneksi internet, cocok untuk kreator konten atau tim marketing yang membutuhkan elemen grafis cepat.
Semua fitur ini dipusatkan di AI Expert Panel, antarmuka yang memudahkan pengguna mengatur fungsi AI sesuai kebutuhan kerja mereka.
Keamanan Menyeluruh dan Dibuat untuk Siklus Hidup Panjang
Baca Juga
Advertisement
Dalam segmen laptop komersial, keamanan menjadi fondasi utama. ASUS memperkuat ExpertBook PM3 dengan sistem keamanan berlapis, mulai dari perangkat keras hingga perlindungan berbasis firmware.
Pengguna mendapatkan webcam privacy shutter, memastikan kamera tidak aktif tanpa sepengetahuan. Ada pula Kensington Nano Lock sebagai sistem pengaman fisik di kantor atau ruang publik.

Pada level sistem, hadir TPM 2.0, Secure Boot, serta fitur BIOS yang terlindungi. Fingerprint sensor yang terintegrasi di tombol power memudahkan autentikasi cepat dan aman.
Baca Juga
Advertisement
Port Ethernet RJ45 memastikan koneksi kabel yang lebih stabil, terutama untuk perusahaan yang mengandalkan jaringan intranet atau kerja berbasis server lokal.
Laptop bisnis ideal bukan hanya kuat secara performa, tetapi juga tangguh dalam penggunaan sehari-hari. ExpertBook PM3 telah melewati pengujian internal ASUS berdasarkan standar militer AS MIL-STD-810H. Dari ketahanan terhadap getaran, perubahan suhu ekstrem, hingga daya tahan engsel—semuanya diuji untuk memastikan umur kerja panjang.
Selain kokoh, perangkat ini juga mudah di-upgrade. Pengguna dapat menambah RAM berkat dua slot SODIMM, atau menambah penyimpanan SSD kedua melalui slot M.2 2230. Kombinasi ini membuat perusahaan dapat menyesuaikan konfigurasi sesuai kebutuhan tim mereka.
Baca Juga
Advertisement
Dalam simulasi baterai video playback, baterai 70Wh mampu bertahan lebih dari 14 jam pada tingkat kecerahan 50%. Ini menegaskan kesiapan ExpertBook PM3 sebagai perangkat all-day computing. ASUS ExpertBook PM3 PM3406CKA tersedia dengan harga mulai Rp13.799.000 hingga Rp18.299.000, tergantung konfigurasi prosesor, RAM, dan penyimpanan.
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.