Dunia kerja profesional berubah cepat: kantor tidak lagi satu-satunya tempat untuk menyelesaikan pekerjaan. Bekerja bisa berpindah-pindah dari kafe, lokasi syuting, ruang meeting klien, hingga pesawat saat perjalanan bisnis. Pola kerja work from anywhere inilah yang membuat kebutuhan perangkat kerja ikut berevolusi: tidak cukup hanya ringan, tetapi juga harus sanggup menghadirkan pengalaman layaknya PC.
Xiaomi membaca tren ini lewat kehadiran Xiaomi Pad 8 Series sebagai tablet Android pertama dengan Google yang mendukung PC-level WPS Office. Pendekatan ini bukan sekadar menaruh aplikasi perkantoran di tablet, tetapi membawa feel bekerja ala laptop ke perangkat yang jauh lebih ringkas dan fleksibel. Dengan demikian, profesional modern bisa tetap produktif tanpa selalu bergantung pada laptop setiap kali harus mengerjakan dokumen serius.

Marketing Director Xiaomi Indonesia, Andi Renreng, menyebut Xiaomi Pad 8 Series sebagai perangkat yang powerfully produktif untuk profesional fleksibel, karena memadukan PC-level WPS Office, kemampuan AI canggih, dan performa kelas flagship dalam satu paket dengan value kompetitif. Ini menjadi fondasi menarik bagi mereka yang ingin perangkat kerja utama, bukan sekadar pelengkap.
Baca Juga
Advertisement
“Xiaomi Pad 8 Series kami hadirkan sebagai perangkat yang benar-benar powerfully productive untuk profesional modern yang bekerja secara fleksibel. Dengan dukungan PC-level WPS Office, kemampuan AI canggih, serta performa flagship, tablet ini memberikan pengalaman kerja yang lengkap dalam satu perangkat premium dengan value yang sangat kompetitif,” ujar Bung Andi.
Angga Dwimas Sasongko: Produksi Film, Meeting, dan Revisi Naskah di Satu Tablet
Nama Angga Dwimas Sasongko, filmmaker dan CEO Visinema, bukan sosok asing dalam dunia kreatif Indonesia. Aktivitasnya sehari-hari nyaris selalu berpindah lokasi: dari set syuting, ruang meeting, studio, hingga perjalanan luar kota. Di tengah mobilitas tinggi itu, ia tetap harus mengelola dokumen produksi, melakukan meeting, sampai merevisi naskah dalam waktu yang sering kali mepet.
Dalam konteks tersebut, Xiaomi Pad 8 Series menawarkan sesuatu yang krusial: WPS Office versi PC-level di tablet Android. Pengguna bisa membuat dan mengedit dokumen, presentasi, hingga spreadsheet dengan tampilan dan fitur yang terasa familiar seperti di laptop. Dukungan WPS Docs, Slides, Sheets, dan PDF yang kompatibel dengan format Microsoft Office, Google Docs, dan Adobe PDF membuat workflow lintas perangkat tetap mulus.
Baca Juga
Advertisement
Buat kreator seperti Angga, kemampuan ini berarti ia dapat memeriksa dan mengomentari skenario, mengoreksi breakdown produksi, atau meninjau deck presentasi investor hanya dengan membawa tablet. Dipadukan dengan Xiaomi HyperOS 3, ia bisa membuka beberapa aplikasi sekaligus dalam mode split-screen fleksibel—membandingkan dua dokumen, mengedit presentasi sambil membuka referensi, atau mengikuti meeting online sambil mengerjakan catatan, dalam satu layar.
“Teknologi AI dapat membantu mempercepat proses kreatif tanpa mengurangi kualitas ide. “Dalam proses membuat film, kami sering berhadapan dengan dokumen yang sangat panjang, mulai dari riset cerita hingga revisi skenario. Fitur AI yang bisa merangkum dokumen membantu saya memahami inti informasi dengan cepat, sehingga saya bisa langsung fokus pada keputusan kreatif,” ujar Angga.
PC-Level WPS Office: Serasa Laptop, tapi di Tablet Android
PC-level WPS Office di Xiaomi Pad 8 Series bukan sekadar versi mobile yang diperbesar layarnya. Pengalaman yang dihadirkan memang dirancang untuk mendekati rasa bekerja di laptop, baik dari sisi tampilan antarmuka maupun kelengkapan fitur editing dokumen, presentasi, dan spreadsheet. Hal ini penting agar transisi dari PC ke tablet tidak membuat pengguna harus belajar ulang cara kerja.
Baca Juga
Advertisement
Dengan aspect ratio layar 3:2 yang mirip banyak laptop produktivitas, area kerja dokumen terasa lebih lega untuk membaca teks panjang atau memantau lebih banyak baris dalam spreadsheet. Pengguna bisa mengatur layout split-screen vertikal atau horizontal sesuai kebutuhan, sehingga misalnya draft naskah bisa dibuka di sisi kiri, sementara catatan revisi dan aplikasi komunikasi berada di sisi kanan. Ini menjadikan tablet lebih dari sekadar alat baca, tetapi benar-benar perangkat kerja utama.
Bagi profesional WFA, kemampuan membuka beberapa aplikasi sekaligus dan mengelola dokumen besar tanpa terasa berat mengurangi ketergantungan pada laptop. Kamu bisa menyelesaikan revisi deck presentasi, mengirimkan laporan, dan menjawab email penting hanya dengan tablet dan koneksi internet. Hasil akhirnya, tas kerja bisa lebih ringan, sementara produktivitas tetap terjaga di level yang sama dengan ketika memakai PC.
HyperAI: AI Writing, Transkrip Meeting, dan Rangkuman Dokumen Panjang
Keunggulan Xiaomi Pad 8 Series tidak berhenti di software perkantoran. Tablet ini juga dibekali Xiaomi HyperAI, platform AI generatif yang menggabungkan teknologi AI Xiaomi dan Gemini dari Google untuk membantu pekerjaan sehari-hari. AI ini dirancang sebagai asisten kerja di balik layar, bukan sekadar fitur tambahan yang jarang terpakai.
Baca Juga
Advertisement
Ada beberapa fitur kunci: AI Writing dapat membantu menulis dokumen, merangkum artikel, hingga memperbaiki tata bahasa email secara otomatis. AI Speech Recognition membantu menghasilkan transkrip meeting yang akurat, sehingga kamu tidak perlu lagi mengetik ulang hasil diskusi panjang secara manual. Sementara AI Interpreter mendukung terjemahan real-time untuk berbagai situasi komunikasi lintas bahasa.
Bagi Angga dan tim kreatifnya, kemampuan AI untuk merangkum dokumen panjang menjadi game changer. Dalam proses pembuatan film, mereka berhadapan dengan riset cerita, draft skenario, dan dokumen panjang lain. Dengan HyperAI yang bisa menyajikan inti informasi lebih cepat, Angga bisa langsung fokus pada keputusan kreatif—memilih arah cerita, menentukan perombakan adegan, atau menyusun prioritas produksi—tanpa tenggelam dalam tumpukan halaman teks.
Performa Flagship, Baterai Besar, dan Layar 3.2K untuk Kerja + Kreativitas
Semua kemampuan produktivitas tadi tentu membutuhkan hardware yang mumpuni. Xiaomi Pad 8 Series dibekali performa yang dirancang untuk multitasking intensif: mengedit dokumen besar, membuka banyak tab browser, hingga mengolah konten visual dapat dilakukan dengan respons yang tetap cepat dan stabil.
Baca Juga
Advertisement
Baterai 9.200mAh membuat tablet ini sanggup menemani seharian kerja di luar kantor tanpa cemas terus mencari colokan. Ketebalan hanya 5,75 mm dan bobot sekitar 485 gram menjadikannya nyaman dibawa di tas, bahkan untuk mobilitas tinggi seperti jadwal syuting dan meeting back-to-back. Bagi pekerja WFA, kombinasi tipis, ringan, tapi bertenaga ini adalah kunci.
Untuk sisi visual, Xiaomi Pad 8 Series menggunakan layar 11,2 inci beresolusi 3.2K dengan aspect ratio 3:2 dan refresh rate hingga 144Hz. Ini membuat membaca dokumen, menggulir presentasi panjang, hingga mengedit desain terasa lebih nyaman dan halus. Dukungan Focus Pen Pro dengan latency sangat rendah menghadirkan pengalaman menulis dan menggambar yang natural, sementara kecerahan hingga 800 nits dan sertifikasi TÜV Rheinland membantu menjaga kenyamanan mata meskipun digunakan dalam jam kerja yang panjang.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.