Tech Editors Choice: Infinix Hot 60 Pro+, Ponsel Mid-Range Desain Tipis & Ringan

Ponsel ramping dengan bodi elegan ini layak mendapatkan gelar Best Design Tech Editors Choice untuk ponsel di segmen kelas menengah di Agustus 2025 ini.

Infinix Hot 60 Pro+
Tech Editors Choice: Infinix Hot 60 Pro+

Lima tahun lalu, ketipisan menjadi hal yang paling dicari, lalu ponsel dibuat lebih tebal demi kapasitas baterai. Kini kita kembali menemukan bahwa profil ramping menawarkan kenyamanan, portabilitas, dan rasa premium secara bersamaan. Padahal, zaman sekarang, orang menghabiskan berjam-jam setiap hari untuk menggenggam, menggeser, dan men-scroll layar ponsel merek, baik saat panggilan video panjang, dalam perjalanan yang padat, maupun di sela-sela waktu singkat antara rapat. 

Karena layar sudah menjadi perpanjangan dari kehidupan kita, portabilitas dan kenyamanan kini menjadi kebutuhan yang tak bisa ditawar lagi. Tidak heran jika ponsel rmaping membantu mengurangi rasa lelah pada pergelangan tangan, memudahkan penggunaan dengan satu tangan, serta lebih mudah diselipkan ke dalam saku sempit maupun tas tangan.

Infinix Hot 60 Pro+
Infinix Hot 60 Pro+ (foto: Sarie)

Ponsel ramping atau slim menarik bagi konsumen karena portabilitasnya, membuatnya lebih mudah dipegang, dibawa dalam saku, dan digunakan dengan satu tangan, sekaligus menawarkan estetika premium dan pengalaman pengguna yang lebih nyaman untuk jangka waktu lama. Namun, tren ponsel slim harus dibayar dengan perubahan yang signifikan, misalnya daya tahan baterai sampai keterbatasan ruang untuk komponen lain. Namun tidak demikian dengan Infinix Hot 60 Pro+.

Advertisement

Infinix Hot 60 Pro+ Beauty and Beast Jadi Satu

Sejak diluncurkan bulan Agustus lalu, Infinix Hot 60 Pro+ langsung mencuri perhatian pengguna karena desainnya yang tipis dengan daya baterai yang cukup besar. Yep! ponsel ini memiliki ketipisan sampai 5,95 milimeter dan baterai 5.160 mAh. Ini merupakan perpaduan yang langka karena ketipisan bodi dan baterai besar bersatu dalam sebuah smartphone dengan harga Rp2 jutaan, yang notabene masuk segmen kelas menengah.

Namun yang menarik perhatian redaksi Gadgetdiva sejatinya adalah desain smartphone yang cukup menawan sekaligus elegan. Bayangkan memiliki smartphone dengan warna yang adem, seperti ketika kita melihat laut, begitu tenang sekaligus indah. Gradasi warna yang diusungnya benar-benar membuat smartphone ini layak untuk dipamerkan dalam genggaman. Mulai dari gradasi coral dengan kilau samudra, warna biru laut hingga merah karang. Gradasi warna ini memadukan keindahan samudra dengan teknologi dekorasi kaca serat pertama di industri.

Infinix Hot 60 Pro+
Infinix Hot 60 Pro+ (Foto: Sarie)

Setidaknya ada 5 varian warna yang disediakan Infinix Hot 60 Pro+. Mulai dari Coral Tides (pink), Misty Violet (ungu), Titanium Silver (abu-abu), dan Sleek Black (hitam).

Advertisement

Trend smartphone super-tipis semakin kuat di tahun 2025. Teknologi baru seperti baterai silicon-carbon memungkinkan wujud tipis tanpa kelemahan berarti. Namun, penting diingat bahwa tipis yang memesona harus tetap seimbang dengan daya tahan, performa, dan kenyamanan pengguna modern. Di sinilah Infinix Hot 60 Pro+ hadir. Desain tipis dan ringan, lengkap dengan desain layar AMOLED melengkung atau 3D Curved. Tidak tanggung-tanggung, tingkat kecerahannya mencapai 4500 nits.

Hot 60 Pro+ juga ada pada desainnya yang tipis dengan dimensi 164 x 75.8 x 6 mm sementara bobotnya 155 gram. Hal ini menjadikan smartphone tersebut masuk dalam salah satu yang paling tipis dan ringan di pasaran. Hot 60 Pro+ selisih tipis dari Samsung Galaxy S25 Edge yang setipis 5,8mm.

Ketipisan ini pula yang membuat Infinix Hot 60 Pro+ diganjar rekor dunia. Infinix bekerja sama dengan laboratorium berstandar ILAC untuk memvalidasi rekor dunia Guinness. Hot 60 Pro+ menjalani pengukuran ketat menggunakan laser di 10 titik berbeda. Hasilnya, laboratorium mengonfirmasi bahwa smartphone ini memiliki ketebalan 5,95 mm di bagian paling tipis.

Advertisement

Fitur lain dari Infinix Hot 60 Pro+ mencakup prosesor Helio G200 SoC, layar AMOLED lengkung 6,78 inci dengan resolusi 1.224p dan refresh rate 144Hz, kamera utama 50MP dengan sensor Sony IMX882 50MP f/1.79, serta sertifikasi tahan debu dan percikan air IP65. Smartphone ini juga sudah dilengkapi pemindai sidik jari dalam layar, mendukung pengisian cepat kabel 45W, pengisian balik kabel 10W, serta fitur bypass charging.

MediaTek Helio G200 juga menjadi alasan utama smartphone dengan desain tipis ini terlihat tangguh. Bisa dibilang, Infinix Hot 60 Pro+ menjadi yang pertama di Indonesia menggunakan chip ini. Chip generasi terbaru ini menghadirkan kekuatan setara desktop dalam desain super ramping. Gaming terasa lebih nyata, AI bekerja lebih cepat — semua dengan efisiensi maksimal. Memiliki prosesor 6nm dengan skor Antutu sampai 450.031.

Paradiva pasti akan setuju jika ponsel ramping dengan bodi elegan ini layak mendapatkan gelar Best Design untuk ponsel di segmen kelas menengah di Agustus 2025 ini.

Advertisement

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.

Jurnalis teknologi dan gadget sejak 2005. Mulai dari Majalah Digicom, pernah di Tabloid Ponselku, pendiri techno.okezone.com, 5 tahun di Viva.co.id, 2 tahun di Uzone.id. Pernah bikin majalah digital Klik Magazine, sempat di perusahaan VAS Celltick Technologies. Sekarang jadi founder Gadgetdiva.id, bantuin Indotelko.com dan Gizmologi.id. Supermom dengan 2 orang superkids.