Penerimaan masyarakat terhadap ponsel pintar model lipat terus menunjukkan tren positif. Hal ini mendorong Samsung untuk merilis lini ponsel foldable generasi terbaru guna memfasilitasi kebutuhan pasar yang makin bergantung pada kecerdasan buatan.
Angka penjualan lini Galaxy Z generasi ke-7 mencatatkan kenaikan mencolok hingga nyaris 15 persen dibanding generasi terdahulu di wilayah Asia Tenggara dan Oseania. Kenaikan ini menegaskan tingginya minat publik terhadap teknologi layar lipat.
Menanggapi antusiasme tersebut, Samsung menggelar forum diskusi media pascapeluncuran Galaxy Z8 Series di London. Forum ini dihadiri jajaran pimpinan eksekutif perusahaan untuk membahas transformasi kecerdasan buatan dalam aktivitas sehari-hari.
Baca Juga
Advertisement
Dalam kesempatan tersebut, para petinggi Samsung memaparkan pergeseran pola pemanfaatan AI oleh pengguna. AI kini tidak lagi dipandang sebagai fitur coba-coba, melainkan telah menjadi kebutuhan pokok harian masyarakat digital.
Tingkat adopsi fitur Galaxy AI pada pengguna seri Galaxy Z Fold7 dan Flip7 melonjak drastis dari 84 persen pada pertengahan 2025 menjadi 96 persen pada pertengahan 2026. Fitur pencarian visual, pembuat ringkasan, dan penyunting foto menjadi yang paling sering dimanfaatkan.
Pihak manajemen Samsung menyampaikan bahwa fokus pengembangan kecerdasan buatan ke depan bukan lagi sekadar menambah kuantitas fitur, melainkan meningkatkan keandalan yang lebih spesifik dan relevan bagi tiap-tiap individu.
Baca Juga
Advertisement
Guna memperluas aksesibilitas di kawasan Asia Tenggara dan Oseania, teknologi Galaxy AI telah dirancang untuk mendukung puluhan bahasa lokal, termasuk Bahasa Indonesia, Thailand, Filipina, dan Vietnam.
Ponsel pintar kini diposisikan sebagai gerbang utama bagi publik untuk berinteraksi dengan AI. Oleh karena itu, pengoptimalan pengalaman mobile AI menjadi fokus prioritas dalam strategi pengembangan Samsung ke depan.
Samsung menerapkan pendekatan agentic AI pada seri perangkat terbaru yang dipadukan dengan sistem antarmuka One UI 9. Pendekatan ini memungkinkan berbagai asisten AI bekerja secara bersamaan dan terintegrasi langsung di tingkat sistem.
Baca Juga
Advertisement
Pengembangan lini ponsel lipat yang dimulai sejak 2019 ini terus disesuaikan dengan kebutuhan ragam gaya hidup penggunanya. Melalui inovasi berkelanjutan, Samsung berkomitmen menjadikan teknologi foldable dan AI kian praktis untuk mendukung produktivitas harian.
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.