Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melaporkan bahwa pihaknya telah menonaktifkan sebanyak 4,7 juta akun media sosial anak. Upaya ini merupakan bagian dari implementaasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas).
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid merinci masing-masing akun anak yang dinonaktifkan pada beberapa platform media sosial. Pertama, TikTok yang telah menonaktifkan sebanyak 4,1 juta akun anak per Juni 2026.
Diikuti oleh Youtube yang telah menutup kurang lebih 600 ribu akun pada bulan Mei 2026. Meutya berharap platform lain dapat mengikuti langkah TikTok dan Youtube.
Baca Juga
Advertisement
Selain itu, dilaporkan sekitar 200 platform digital telah menyampaikan self assesment kepada pemerintah.
Kini, pemerintah tengah mengevaluasi profil risiko masing-masing platform untuk memastikan ruang digital yang lebih aman bagi anak. Menurut Meutya, pendekatan berbasis risiko ditarapkanuntuk mendorong platform dalam menghadirkan layanan yang semakin aman.
“Kita tidak hanya menunda akses anak saja, tapi kita juga ingin ada perubahan perilaku dari platform. Jadi, kita membuat aturannya itu berdasarkan risio atau risk based,” ungkap Meutya dalam pernyataan resminya dikutip pada Rabu (1/7).
Baca Juga
Advertisement
Proses evaluasi terhadap laporan self assesment yang dilakukan oleh platform masih berlangsung. Nantinya, setelah penilaian selesai, pemerintah akan mengumumkan profil risiko masing-masing platform kepada publik.
Meutya turut menyampaikan bahwa saat ini pihaknya tengah memeriksa berkas dari platform yang melakukan self-assesment. Kemudian, dievaluasi dan dikategorikan resikonya.
“Kita saat ini tengah memeriksa berkas dari seluruh platform yang sudah masuk itu untuk menilai apakah ini resiko tinggi atau tidak,” lanjut Meutya.
Baca Juga
Advertisement
Keberhasian implementasi PP Tunas tidak hanya bergantung pada regulasi pemerintah, kata Meutya. Namun juga, pada dukungan masyarakat, media, orang tua serta komitmen platform digital untuk meningkatkan perlindungan bagi anak.
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.