Perusahaan teknologi Meta Platforms kembali memperkuat posisinya di pasar wearable dengan meluncurkan kacamata pintar terbaru hasil kolaborasi bersama EssilorLuxottica. Produk anyar tersebut diberi nama Ray-Ban Meta Optics Styles dan resmi diperkenalkan pada Selasa (31/3/2026) waktu Amerika Serikat.
Kehadiran perangkat ini sekaligus menjadi langkah lanjutan dari pengembangan lini kacamata pintar sebelumnya. Namun kali ini, Meta membawa peningkatan yang cukup signifikan, baik dari sisi desain, kenyamanan, hingga dukungan fitur berbasis kecerdasan buatan (AI).
Dua Desain Frame, Lebih Fleksibel untuk Pengguna
Ray-Ban Meta Optics Styles hadir dalam dua pilihan frame yang dirancang untuk menjangkau preferensi pengguna yang lebih luas. Model pertama adalah Ray-Ban Meta Blayzer Optics dengan bentuk kotak yang mengingatkan pada desain klasik Wayfarer. Sementara itu, model kedua adalah Ray-Ban Meta Scriber Optics yang mengusung frame lebih bulat, mirip dengan gaya Headliner.
Baca Juga
Advertisement
Dengan dua varian ini, pengguna tidak hanya mendapatkan perangkat teknologi, tetapi juga tetap bisa menyesuaikan gaya personal dalam keseharian.
Lebih lanjut, Meta juga memperluas dukungan jenis lensa. Jika sebelumnya hanya terbatas pada lensa minus, plus, dan silinder, kini kacamata ini mendukung lensa progresif. Artinya, pengguna dapat melihat objek jarak dekat dan jauh dalam satu lensa tanpa perlu berganti kacamata.
Tak hanya itu, dukungan lensa transisi atau photochromic juga menjadi nilai tambah. Lensa jenis ini mampu menyesuaikan tingkat kegelapan secara otomatis saat terkena sinar ultraviolet (UV), sehingga lebih nyaman digunakan di berbagai kondisi pencahayaan.
Baca Juga
Advertisement
Desain Lebih Nyaman dan Ergonomis
Selain peningkatan fungsi, Meta juga fokus pada kenyamanan penggunaan. Ray-Ban Meta Optics Styles diklaim sebagai salah satu kacamata pintar paling nyaman yang pernah mereka rancang.
Hal ini terlihat dari desainnya yang kini lebih ringan dan ramping dibanding generasi sebelumnya. Dengan begitu, perangkat ini tetap nyaman dipakai dalam jangka waktu lama, bahkan oleh pengguna yang tidak membutuhkan lensa resep sekalipun.
Untuk menunjang kenyamanan tersebut, Meta menyematkan beberapa fitur fisik tambahan. Di antaranya adalah engsel fleksibel, bantalan hidung yang bisa diganti, serta tangkai kacamata yang dapat disesuaikan oleh optisi agar lebih pas dengan bentuk wajah pengguna.
Baca Juga
Advertisement
Dengan pendekatan ini, Meta tampaknya ingin menjadikan perangkat wearable tidak hanya canggih, tetapi juga benar-benar praktis untuk penggunaan sehari-hari.
Harga Lebih Tinggi, Fitur Lebih Lengkap
Dari sisi harga, Ray-Ban Meta Optics Styles dibanderol mulai dari 499 dollar AS atau sekitar Rp 8,4 juta. Harga ini memang lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya yang dijual mulai 379 dollar AS.
Namun demikian, harga tersebut belum termasuk lensa resep. Jika pengguna membutuhkan lensa khusus, biaya tambahan sekitar 200 hingga 300 dollar AS (sekitar Rp 3 juta hingga Rp 5 juta) perlu disiapkan, tergantung jenis lensa yang dipilih.
Baca Juga
Advertisement
Kenaikan harga ini sejalan dengan peningkatan fitur dan teknologi yang dibawa oleh perangkat terbaru ini.
Fitur AI Jadi Daya Tarik Utama
Salah satu pembaruan paling menonjol pada Ray-Ban Meta Optics Styles adalah integrasi fitur berbasis kecerdasan buatan. Meta tidak hanya menjual perangkat keras, tetapi juga menghadirkan pengalaman digital yang lebih cerdas dan interaktif.
Salah satu fitur baru yang diperkenalkan adalah pencatatan nutrisi berbasis AI. Melalui fitur ini, pengguna dapat mencatat makanan hanya dengan perintah suara atau mengambil foto. Selanjutnya, sistem akan menganalisis kandungan nutrisi dari makanan tersebut dan menyimpannya sebagai catatan harian.
Baca Juga
Advertisement
Selain itu, Meta juga menghadirkan fitur ringkasan pesan suara untuk aplikasi WhatsApp. Dengan fitur ini, pengguna bisa mengetahui isi percakapan tanpa harus membuka ponsel, sehingga lebih praktis saat sedang beraktivitas.
Tak berhenti di situ, fitur Neural Handwriting juga menjadi inovasi menarik. Fitur ini memungkinkan pengguna membalas pesan di WhatsApp maupun Messenger dengan menulis menggunakan jari di permukaan apa pun secara diam-diam. Teknologi ini memberikan pengalaman baru dalam berinteraksi tanpa harus mengandalkan layar.
Dukungan Terjemahan Real-Time
Sebagai pelengkap, kacamata pintar ini juga dibekali kemampuan terjemahan bahasa secara real-time. Beberapa bahasa baru yang didukung antara lain Jepang, Mandarin, dan Arab.
Baca Juga
Advertisement
Fitur ini memungkinkan pengguna memahami percakapan lintas bahasa secara langsung, sehingga sangat berguna dalam situasi perjalanan, bisnis, maupun komunikasi global.
Langkah Meta di Pasar Wearable
Dengan berbagai peningkatan tersebut, Meta menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan ekosistem wearable berbasis AI. Ray-Ban Meta Optics Styles bukan hanya sekadar kacamata pintar, tetapi juga perangkat yang menggabungkan gaya hidup, kesehatan, dan produktivitas dalam satu produk.
Ke depan, perangkat seperti ini diprediksi akan semakin relevan seiring meningkatnya kebutuhan akan teknologi yang praktis, personal, dan terintegrasi dengan kehidupan sehari-hari.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.