Di industri smartphone Android, nama Snapdragon dari Qualcomm dan MediaTek memang masih menjadi pemain utama dalam pasar chipset mobile. Kedua produsen tersebut dikenal menghadirkan prosesor dengan performa tinggi, baik untuk gaming, pemrosesan kamera, hingga multitasking berat.
Namun demikian, ada satu nama lain yang tidak bisa diabaikan, yakni Exynos. Chipset ini dikembangkan langsung oleh Samsung dan digunakan pada berbagai perangkat Galaxy. Meski sempat mendapat kritik karena isu panas berlebih dan performa yang dinilai kalah dari pesaingnya, Exynos terus mengalami perkembangan dari generasi ke generasi.
Menariknya, chipset Exynos hadir dalam berbagai seri yang menyasar kelas perangkat berbeda, mulai dari entry level hingga flagship. Berikut ini lima seri chipset Exynos yang perlu kamu kenal.
Baca Juga
Advertisement
1. Exynos 800 Series, Chipset untuk HP Entry LevelPertama, ada Exynos 800 series yang dirancang untuk smartphone kelas entry level atau perangkat dengan harga terjangkau.
Dalam seri ini, terdapat dua chipset utama yaitu Exynos 850 dan Exynos 880. Keduanya banyak digunakan pada perangkat Samsung kelas pemula seperti Galaxy A13, Galaxy A14, Galaxy A21s, hingga Galaxy A04s.
Secara spesifikasi, Exynos 850 mengandalkan delapan inti prosesor (octa-core) dengan kecepatan hingga 2.0 GHz serta GPU Mali-G52. Chipset ini masih terbatas pada dukungan jaringan 4G LTE dan menggunakan penyimpanan eMMC 5.1.
Baca Juga
Advertisement
Sementara itu, Exynos 880 hadir dengan kemampuan yang sedikit lebih tinggi. Chipset ini sudah mendukung jaringan 5G, GPU yang lebih kuat yaitu Mali-G76 MP5, serta kemampuan perekaman video hingga 4K. Dengan peningkatan tersebut, Exynos 880 menjadi opsi menarik untuk smartphone murah yang ingin tetap menawarkan konektivitas modern.
2. Exynos 900 Series, Mulai Masuk Kelas FlagshipSelanjutnya, ada Exynos 900 series yang mulai digunakan pada perangkat kelas flagship Samsung.
Seri ini memiliki dua produk utama yaitu Exynos 980 dan Exynos 990. Kedua chipset tersebut diperkenalkan pada akhir 2019 dan menjadi salah satu langkah awal Samsung menghadirkan prosesor dengan konektivitas 5G terintegrasi.
Baca Juga
Advertisement
Dari sisi performa, chipset ini menawarkan kecepatan clock hingga sekitar 2.7 GHz serta dukungan penyimpanan UFS 3.0 yang lebih cepat. Selain itu, kemampuan multimedia juga cukup impresif karena sudah mampu merekam video hingga 8K pada 30 FPS.
Tidak hanya itu, Samsung juga membekali seri ini dengan NPU (Neural Processing Unit) yang berfungsi untuk mempercepat pemrosesan kecerdasan buatan. Fitur ini membantu berbagai teknologi seperti pemrosesan kamera, pengenalan objek, hingga peningkatan kualitas foto secara real-time.
Beberapa perangkat Samsung yang menggunakan chipset ini antara lain Galaxy S20 Ultra, Galaxy S20 FE, hingga Galaxy Note 20.
Baca Juga
Advertisement
3. Exynos 1000 Series, Andalan Smartphone Mid-RangeBerikutnya adalah Exynos 1000 series yang dirancang untuk smartphone kelas menengah atau mid-range.Seri ini memiliki cukup banyak varian, di antaranya Exynos 1280, Exynos 1380, Exynos 1480, dan Exynos 1580. Chipset-chipset tersebut banyak digunakan pada perangkat populer seperti Galaxy A35, Galaxy A54, Galaxy A26, hingga Galaxy A56.
Secara umum, seluruh chipset dalam seri ini sudah mendukung jaringan 5G, perekaman video 4K, serta memiliki kecepatan prosesor di atas 2 GHz.
Menariknya lagi, performa Exynos 1000 series juga cukup kompetitif di kelasnya. Berdasarkan berbagai pengujian benchmark, chipset ini mampu meraih skor sekitar 900 ribu pada AnTuTu, dengan skor Geekbench single-core di atas 1300 dan multi-core sekitar 3800.
Baca Juga
Advertisement
Selain performa yang solid, seri ini juga menggunakan proses fabrikasi yang lebih modern, yakni 4nm hingga 5nm. Teknologi tersebut membuat chipset lebih efisien dalam konsumsi daya sekaligus mampu menghasilkan performa yang stabil.
4. Exynos 2000 Series, Chipset Paling Kencang dari SamsungDi puncak jajaran chipset Samsung, terdapat Exynos 2000 series yang dirancang khusus untuk perangkat flagship.
Seri ini membawa berbagai teknologi paling mutakhir dari Samsung. Misalnya saja Exynos 2500 yang memiliki kecepatan clock hingga 3.3 GHz, serta Exynos 2600 yang diproduksi dengan proses fabrikasi 2nm.
Baca Juga
Advertisement
Selain itu, chipset ini juga menggunakan GPU terbaru Samsung yaitu Xclipse 960 yang dikembangkan dengan teknologi grafis modern. GPU ini dirancang untuk meningkatkan performa grafis, terutama saat menjalankan game berat atau aplikasi visual kompleks.
Dari sisi benchmark, performa Exynos 2000 series juga sangat tinggi. Chipset ini mampu mencatatkan skor sekitar 2 juta pada AnTuTu serta lebih dari 900 poin pada Geekbench single-core.
Tidak heran jika chipset ini digunakan pada berbagai perangkat flagship Samsung seperti Galaxy S21, Galaxy S22 Ultra, hingga Galaxy S23 Plus.
Baca Juga
Advertisement
5. Seri Exynos Lama yang Sudah Tidak DigunakanSelain seri yang masih aktif digunakan saat ini, Samsung juga memiliki sejumlah chipset Exynos generasi lama yang sudah tidak lagi dipakai pada perangkat terbaru.
Beberapa di antaranya adalah Exynos 3110, Exynos 7904, Exynos 8895, hingga Exynos 9825. Chipset-chipset tersebut umumnya dirilis sebelum tahun 2020 dan digunakan pada perangkat seperti Galaxy S8, Galaxy Note 10, dan Galaxy A30.
Seiring berkembangnya teknologi semikonduktor, Samsung kemudian menggantikan chipset tersebut dengan generasi yang lebih baru dan lebih efisien.
Baca Juga
Advertisement
Perjalanan chipset Exynos menunjukkan komitmen Samsung untuk bersaing di industri prosesor mobile. Meskipun sempat mendapatkan kritik terkait performa dan efisiensi, Samsung terus melakukan pengembangan melalui berbagai generasi baru.
Mulai dari Exynos 800 series untuk HP entry level, Exynos 1000 series untuk kelas menengah, hingga Exynos 2000 series untuk flagship, semuanya dirancang untuk memenuhi kebutuhan perangkat yang berbeda.
Ke depan, perkembangan teknologi fabrikasi yang semakin kecil serta integrasi AI yang lebih canggih bisa membuat chipset Exynos semakin kompetitif melawan Snapdragon maupun MediaTek.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.