Untuk pertama kalinya, Amazon mengungkap angka air yang dihabiskan untuk operasional pusat data miliknya. Tercatat sekitar 2,5 miliar galon air digunakan sepanjang tahun 2025.
Angka tersebut mencakup penggunaan air selama setahun penuh di setiap jaringan pusat data Amazon seluruh dunia. Kendati demikian, perusahaan juga melaporkan bahwa mereka berhasil mengurangi penggunaan air sebesar 2% pada fasilitas yang dimiliki dan dioperasikan sendiri dibandingkan dengan tahun 2024.
Perhitungan ini berdasarkan liter yang digunakan per kilowatt-jam listrik, di mana efisiensi perusahaan mencapai 0,12 pada tahun 2025. Angka ini merupakan peningkatan dari 0,15 pada tahun sebelumnya.
Baca Juga
Advertisement
Amazon menyatakan angka ini lebih dari tujuh kali lebih efisien daripada rata-rata industri yang dihitungnya sebesar 0,84 liter per kilowatt-jam.
Sebagai perbandingan, Amazon mencatat bahwa warga Amerika menggunakan sekitar 3,3 triliun galon air setiap tahunnya untuk menyirami halaman dan kebun. Angka ini lebih dari 1.300 kali jumlah yang digunakan pusat datanya tahun lalu.

“Jika anda melihat pemberitaan saat ini, industri pusat data tampaknya mengonsumsi semua air di dunia. Namun, jika anda benar-benar melihat data dan detailnya kenyataannya jauh berbeda,” ungkap VP Amazon Web Services Kerry Person yang dikutip dari QZ pada Kamis (18/6).
Baca Juga
Advertisement
Kurang lebih sembilan dari sepuluh jam operasinya, pusat data Amazon dilaporkan mendinginkan server-nya hanya menggunakan udara luar ruangan. Begitu suhu luar ruangan naik melewati sekitar 85 derajat, sistem akan beralih ke pendinginan evaporatif.
Melalui proses ini, udara akan ditarik melalui filter jenuh, melepaskan panas dan kelembapan sebelum masuk ke ruang server. Perusahaan tersebut mengatakan telah menaikkan ambang batas suhu di mana pendinginan air diaktifkan, mengurangi penggunaan air di fasilitas yang sebanding sekitar 50%.
Pada tahun 2030, Amazon berencana untuk mengisi kembali lebih banyak air daripada yang digunakan oleh operasionalnya. Target ini telah tercapai 75% melalui portofolio lebih dari 50 proyek yang telah diumumkan.
Baca Juga
Advertisement
Setelah beroperasi penuh, proyek-proyek ini diharapkan dapat mengembalikan lebih dari 5,8 miliar galon air per tahun. Air limbah yang telah diolah sudah dialirkan langsung ke 26 fasilitasnya dan pekerjaan sedang dilakukan pada lebih dari 100 upaya reklamasi lainnya.
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.