Xiaomi Beri Servis Gratis untuk Perangkat Rusak Akibat Banjir di China, Korban Tak Perlu Keluar Biaya Perbaikan

Xiaomiperbaikangratis

Xiaomi mengambil langkah yang cukup berbeda dari kebijakan industri teknologi pada umumnya. Di tengah bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di China dalam beberapa waktu terakhir, perusahaan teknologi asal Negeri Tirai Bambu itu mengumumkan program perbaikan gratis bagi perangkat yang mengalami kerusakan akibat hujan deras dan banjir.

Kebijakan ini menjadi perhatian karena kerusakan akibat air selama ini hampir selalu berada di luar cakupan garansi resmi. Namun, Xiaomi memutuskan untuk memberikan pengecualian khusus bagi masyarakat yang terdampak bencana sebagai bentuk dukungan selama masa pemulihan.

Program bantuan tersebut mulai berlaku pada 22 Mei dan akan berlangsung hingga 20 Juni 2026. Adapun wilayah yang masuk dalam cakupan layanan meliputi Provinsi Jiangxi, Hunan, dan Hubei, yang menjadi daerah dengan dampak banjir paling besar dalam beberapa pekan terakhir.

Advertisement

Xiaomi Hapus Pengecualian Kerusakan Akibat Air

Biasanya, kerusakan yang disebabkan oleh air menjadi salah satu kondisi yang tidak ditanggung oleh garansi produsen. Hampir seluruh merek teknologi besar menerapkan aturan serupa untuk menghindari klaim yang sulit diverifikasi.

Bahkan perangkat yang telah mengantongi sertifikasi tahan air seperti IP68 pun belum tentu mendapatkan perbaikan gratis ketika mengalami kerusakan akibat banjir. Pasalnya, sertifikasi tersebut umumnya dirancang untuk melindungi perangkat dari cipratan air atau perendaman dalam kondisi tertentu, bukan untuk menghadapi paparan air banjir dalam waktu lama.

Karena itu, keputusan Xiaomi untuk menghapus pengecualian tersebut dinilai sebagai langkah yang cukup langka di industri teknologi.

Advertisement

Melalui program ini, pengguna yang perangkatnya mengalami kerusakan akibat banjir dapat memperoleh layanan perbaikan tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan. Kebijakan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang saat ini juga harus menghadapi berbagai kerugian material akibat bencana.

Membantu Mengurangi Beban Finansial Korban Banjir

Banjir tidak hanya menyebabkan kerusakan pada rumah dan infrastruktur, tetapi juga berdampak pada perangkat elektronik yang digunakan sehari-hari. Smartphone, laptop, tablet, hingga peralatan rumah tangga menjadi barang yang paling rentan mengalami kerusakan ketika terendam air.

Dalam kondisi normal, biaya perbaikan smartphone kelas flagship yang terkena air bisa mencapai ratusan yuan. Jika dikonversi, nilainya bisa mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah tergantung tingkat kerusakannya.

Advertisement

Sementara itu, biaya perbaikan laptop umumnya jauh lebih mahal karena melibatkan komponen utama seperti motherboard, penyimpanan data, dan sistem kelistrikan internal.

Bagi keluarga yang sedang berupaya memulihkan kondisi pascabencana, pengeluaran tambahan seperti ini tentu dapat menjadi beban yang cukup berat. Oleh sebab itu, program yang dihadirkan Xiaomi dinilai mampu memberikan bantuan nyata bagi masyarakat terdampak.

Selain membantu pengguna menghemat biaya perbaikan, langkah ini juga menunjukkan komitmen perusahaan dalam memberikan dukungan sosial ketika terjadi keadaan darurat.

Advertisement

Cakupan Perangkat yang Bisa Mendapatkan Servis Gratis

Menariknya, program yang dijalankan Xiaomi tidak hanya berlaku untuk smartphone. Perusahaan memperluas cakupan layanan ke berbagai kategori produk yang berada dalam ekosistemnya.

Beberapa perangkat yang termasuk dalam program perbaikan gratis tersebut antara lain:

  • Smartphone Xiaomi
  • Tablet Xiaomi
  • Smartwatch dan perangkat wearable
  • Earphone dan perangkat audio
  • Laptop Xiaomi
  • Produk rumah pintar Mijia
  • Mesin cuci
  • Pendingin ruangan (AC)
  • Peralatan elektronik rumah tangga lainnya yang terdampak banjir

Cakupan yang luas ini memungkinkan lebih banyak pengguna memperoleh manfaat dari program bantuan tersebut.

Advertisement

Terlebih lagi, perangkat rumah tangga seperti mesin cuci dan AC juga berisiko mengalami kerusakan serius ketika air banjir masuk ke dalam sistem elektroniknya.

Tiga Cara Mengakses Layanan Perbaikan

Xiaomi juga menyediakan beberapa metode bagi pengguna untuk mengajukan klaim perbaikan agar prosesnya lebih mudah dan cepat.

Pertama, pengguna dapat langsung mendatangi pusat layanan resmi Xiaomi yang telah ditunjuk untuk menjalankan program bantuan banjir.

Advertisement

Kedua, permohonan perbaikan dapat dilakukan melalui aplikasi Xiaomi Mall pada bagian layanan purna jual. Opsi ini memudahkan pengguna yang masih kesulitan melakukan perjalanan akibat kondisi pascabencana.

Ketiga, pengguna dapat menghubungi hotline layanan pelanggan atau mengakses dukungan melalui akun resmi Xiaomi di WeChat untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai prosedur klaim.

Dengan berbagai pilihan tersebut, Xiaomi berupaya memastikan warga terdampak tetap dapat mengakses bantuan meskipun kondisi di lapangan belum sepenuhnya pulih.

Advertisement

Xiaomi Sediakan Fasilitas Tambahan di Pusat Layanan

Tidak hanya menghadirkan servis gratis, Xiaomi juga menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung di pusat layanan yang berpartisipasi dalam program ini.

Beberapa fasilitas yang disediakan meliputi:

  • Tempat pengisian daya perangkat
  • Akses WiFi gratis
  • Air minum untuk pengunjung

Meski terlihat sederhana, fasilitas tersebut dapat sangat membantu warga yang masih mengalami gangguan listrik atau koneksi internet akibat dampak banjir.

Advertisement

Langkah ini menunjukkan bahwa program yang dijalankan Xiaomi tidak sekadar berfokus pada perbaikan perangkat, tetapi juga memberikan bantuan praktis yang dibutuhkan masyarakat selama masa pemulihan.

Pengguna Diminta Segera Mengajukan Klaim

Program bantuan ini mencakup beberapa wilayah di Ganzhou, Jiangxi, sejumlah kabupaten di Hunan, serta kawasan Jingzhou dan Enshi di Hubei.

Karena diperkirakan jumlah permintaan layanan akan meningkat dalam beberapa minggu ke depan, Xiaomi mengimbau pengguna yang memenuhi syarat untuk segera menghubungi pusat layanan terdekat.

Advertisement

Masa berlaku program akan berakhir pada 20 Juni 2026. Oleh karena itu, masyarakat yang perangkatnya mengalami kerusakan akibat banjir disarankan tidak menunda proses pengajuan perbaikan.

Melalui kebijakan ini, Xiaomi menunjukkan bahwa dukungan terhadap pelanggan tidak hanya dilakukan melalui inovasi produk, tetapi juga melalui tindakan nyata ketika masyarakat menghadapi situasi sulit. Program servis gratis tersebut menjadi salah satu contoh bagaimana perusahaan teknologi dapat berkontribusi membantu pemulihan pascabencana sekaligus memperkuat kepercayaan pengguna terhadap merek.

Advertisement

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.