Tim Indonesia Raih Gelar Global Ambassador di Samsung Solve for Tomorrow

Samsung Solve For Tomorrow

Samsung Electronics baru saja menyelenggarakan Solve for Tomorrow Ambassador Exhibition di Smart City Lab, Milan, Italia, pada 9 Februari 2026. Acara bergengsi ini menjadi panggung pengumuman 10 pemenang global yang kini menyandang gelar sebagai Global Solve for Tomorrow Ambassadors. Penyelenggaraan pameran ini mendapatkan dukungan penuh dari Komite Olimpiade Internasional (IOC) serta Fondasi Milano Cortina 2026, yang bertepatan dengan euforia Olimpiade Musim Dingin.

​Pameran ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Mauro Porcini selaku Chief Design Officer Samsung Electronics, serta perwakilan dari pemerintah Italia dan petinggi IOC. Kehadiran mereka memberikan apresiasi tinggi bagi para inovator muda dari berbagai negara yang memamerkan prototipe solusi cerdas mereka. Ajang ini tidak hanya menjadi seremoni penghargaan, tetapi juga ruang interaksi global untuk menunjukkan bagaimana teknologi dapat menjawab tantangan nyata di masyarakat.

Samsung Solve for Tomorrow sendiri merupakan wadah edukasi global yang memberdayakan kreativitas siswa melalui pendekatan STEM dan kecerdasan buatan (AI). Program ini mendorong generasi muda untuk berpikir kritis dan mengembangkan solusi bagi isu-isu lokal maupun global. Tahun ini, Samsung dan IOC memperkuat kolaborasi mereka dengan mengusung tema “Perubahan Sosial Melalui Olahraga dan Teknologi”, yang menggabungkan semangat sportivitas dengan inovasi digital.

Advertisement

​Salah satu daya tarik utama dalam pameran ini adalah penggunaan prinsip design thinking yang mendalam pada setiap proyek. Para duta muda tidak hanya membuat teori, tetapi juga diwajibkan mewujudkan ide mereka ke dalam bentuk aplikatif melalui lokakarya khusus. Melalui bimbingan intensif, mereka belajar untuk mengubah konsep abstrak menjadi teknologi yang benar-benar bisa digunakan untuk mempermudah hidup manusia.

​Dalam kategori olahraga dan teknologi, tim asal Indonesia, Run Sight, berhasil mencuri perhatian melalui perangkat wearable berbasis AI yang dirancang untuk membantu tunanetra berlari dengan aman. Selain Indonesia, tim dari Turki menghadirkan sistem keselamatan berenang bagi penyandang disabilitas, sementara tim Amerika Serikat memperkenalkan pelindung alat bantu dengar bagi atlet. Semua inovasi ini bertujuan menciptakan inklusi dalam aktivitas fisik melalui bantuan sensor cerdas.

​Kategori lingkungan dan aksesibilitas juga menampilkan terobosan luar biasa, seperti perban pintar AKQUA-Gel dari Amerika Serikat yang mampu mendeteksi infeksi luka secara real-time. Tim dari Prancis berkontribusi melalui alat pengolah limbah baterai menjadi power bank, sedangkan tim India mengembangkan solusi AI untuk membantu penyandang gangguan bicara. Inovasi-inovasi ini membuktikan bahwa teknologi ramah lingkungan dan kesehatan kini semakin cerdas di tangan anak muda.

Advertisement

​Pengunjung pameran diajak merasakan pengalaman interaktif langsung di setiap stan, seperti mencoba ikat kepala yang bergetar saat mendeteksi rintangan atau tongkat pintar untuk penyandang disabilitas visual. Interaksi ini memungkinkan publik memahami betapa besarnya peran teknologi sensor dalam meningkatkan kemandirian manusia. Presentasi yang lugas dari para duta muda memberikan inspirasi tentang bagaimana teknologi masa depan harus bersifat inklusif dan humanis.

​Sebagai penutup, acara ini menegaskan komitmen Samsung dalam memupuk talenta digital yang memiliki kepedulian sosial tinggi. Sinergi antara semangat Olimpiade dan inovasi teknologi diharapkan dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi komunitas global. Melalui dukungan infrastruktur dan bimbingan yang tepat, Samsung percaya bahwa ide-ide kreatif dari tangan generasi muda adalah kunci utama dalam membangun dunia yang lebih baik di masa depan.

Advertisement

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.

Jurnalis teknologi dan gadget sejak 2005. Mulai dari Majalah Digicom, pernah di Tabloid Ponselku, pendiri techno.okezone.com, 5 tahun di Viva.co.id, 2 tahun di Uzone.id. Pernah bikin majalah digital Klik Magazine, sempat di perusahaan VAS Celltick Technologies. Sekarang jadi founder Gadgetdiva.id, bantuin Indotelko.com dan Gizmologi.id. Supermom dengan 2 orang superkids.