Samsung kembali mencuri perhatian di panggung teknologi dunia melalui ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026. Dalam sesi The First Look 2026 yang digelar di Latour Ballroom, Wynn Las Vegas, Senin (5/1/2026) waktu Indonesia, perusahaan teknologi asal Korea Selatan ini memperlihatkan bagaimana kecerdasan buatan atau AI semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Pada kesempatan tersebut, Samsung memperkenalkan visi bertajuk “Your Companion to AI Living”. Melalui konsep ini, AI tidak lagi diposisikan sebagai teknologi abstrak, melainkan sebagai asisten pribadi yang mampu menemani berbagai aktivitas pengguna, termasuk di dapur. Acara pembuka ini dipimpin langsung oleh TM Roh, CEO sekaligus Head of Device eXperience (DX) Samsung Electronics.
Seiring berkembangnya kebutuhan rumah tangga modern, Samsung menilai bahwa dapur menjadi salah satu ruang paling relevan untuk menghadirkan inovasi berbasis AI. Oleh karena itu, dalam sesi demonstrasi, Samsung menampilkan bagaimana AI dapat membantu mulai dari mencari resep, menyusun menu, hingga menciptakan suasana memasak yang lebih menyenangkan.
Baca Juga
Advertisement
AI Membantu Mencari Resep Secara Real-Time
Dalam demonstrasi langsung, Sukhmani Mohta, Chief Marketing and Partnerships Officer VD Business Samsung Electronics America, menunjukkan cara kerja Vision AI Companion saat membantu mencari resep memasak. Ia meminta AI untuk mencarikan resep Pan-seared Branzino, salah satu menu berbahan dasar ikan laut.
Menariknya, AI tidak sekadar menampilkan satu resep. Sebaliknya, sistem langsung menyesuaikan rekomendasi dengan preferensi gaya hidup pescatarian. Selain itu, AI juga menawarkan berbagai opsi tambahan, seperti menu tinggi protein, pilihan rendah lemak, hingga metode memasak praktis dengan konsep one pan recipe.
Tak berhenti di situ, AI juga menyertakan referensi video sebagai panduan visual. Hal ini tentu memudahkan pengguna, terutama bagi mereka yang lebih nyaman belajar memasak melalui tampilan visual dibandingkan teks semata.
Baca Juga
Advertisement
Setelah salah satu resep dipilih, AI menyajikan langkah-langkah memasak secara runtut dan mudah dipahami. Daftar bahan pun ditampilkan secara detail, mulai dari fillet branzino dengan kulit, minyak zaitun, perasan lemon, bawang putih, hingga berbagai herbs seperti thyme, dill, dan parsley.
Pengguna juga diberikan kebebasan untuk menyesuaikan tingkat kesulitan resep. Apakah ingin versi yang lebih sederhana atau justru lebih kompleks, semuanya bisa diatur lewat perintah suara. Ketika perintah “send this recipe to the kitchen” diucapkan, resep tersebut langsung terkirim ke perangkat The Movingstyle, yang menjadi bagian dari ekosistem multi-perangkat Samsung di area dapur.
AI Juga Menentukan Musik untuk Menemani Masak
Selain membantu urusan menu, Samsung juga menyoroti pentingnya suasana saat memasak. Oleh karena itu, Vision AI Companion dirancang mampu merekomendasikan musik yang sesuai dengan aktivitas pengguna.
Baca Juga
Advertisement
Saat Sukhmani meminta rekomendasi lagu, AI secara otomatis menyarankan playlist dengan nuansa upbeat. Tujuannya jelas, yakni menjaga semangat dan ritme selama proses memasak berlangsung. Salah satu lagu yang muncul dalam rekomendasi adalah “Boom Boom Bass” dari Riize, boyband asal Korea Selatan yang dikenal dengan musik enerjiknya.
Pemilihan lagu ini dinilai relevan karena mampu menghadirkan suasana dapur yang lebih hidup dan menyenangkan. Kehadiran unsur hiburan ini menegaskan bahwa AI tidak hanya fokus pada fungsi, tetapi juga pada pengalaman emosional pengguna.
AI Jadi Teman Sehari-hari di Dapur
Melalui demonstrasi tersebut, Samsung ingin menunjukkan bahwa peran AI telah bergeser secara signifikan. Kini, AI tidak lagi hanya menjadi alat bantu pasif, melainkan asisten aktif yang memahami konteks, kebiasaan, dan kebutuhan pengguna.
Baca Juga
Advertisement
AI mampu membaca bahan makanan yang tersedia, memberikan saran menu yang relevan, hingga menentukan metode memasak paling efisien. Semua proses dilakukan melalui interaksi yang natural, tanpa perlu berpindah aplikasi atau mengatur perangkat secara manual.
Mengutip Samsung Newsroom, perusahaan juga memperkenalkan fitur berbasis gamifikasi bernama “What’s for Today?”. Fitur ini dapat merekomendasikan menu berdasarkan isi kulkas atau memberikan pilihan acak bagi pengguna yang kerap bingung menentukan masakan harian.
Resep yang dipilih akan langsung ditampilkan melalui SmartThings Food, lengkap dengan panduan langkah demi langkah. Tak hanya itu, resep juga bisa dikirim ke perangkat memasak yang terhubung. Sementara fitur Video to Recipe memungkinkan AI mengubah video memasak menjadi instruksi ringkas tanpa perlu menghentikan atau mengulang tayangan.
Baca Juga
Advertisement
Masa Depan AI yang Lebih Personal
Lewat sesi The First Look 2026 ini, Samsung menegaskan bahwa masa depan AI terletak pada kemampuannya beradaptasi dengan aktivitas manusia sehari-hari. Mulai dari mencari resep, menyiapkan bahan, hingga membangun suasana lewat musik, AI hadir sebagai pendamping di setiap tahap memasak.
Bagi pengguna yang sering kehabisan ide menu, ragu menentukan masakan, atau sekadar ingin pengalaman memasak yang lebih seru, pendekatan ini menawarkan solusi yang relevan. Dengan demikian, Samsung semakin memperkuat posisinya dalam menghadirkan AI yang tidak hanya canggih, tetapi juga benar-benar berguna dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.