Operator Telekomunikasi China Gunakan Token AI untuk Layanan Internet Seluler

20 Tahun Lagi Dunia Tercover Konektivitas Jaringan 7G
20 Tahun Lagi Dunia Tercover Konektivitas Jaringan 7G

Operator telekomunkasi China mengubah layanan internet seluler yang sebelumya berupa paket kuota gigabyte menjadi token AI. Layanan baru ini dikenalkan pekan ini. 

Token AI menjadi metrik penagihan terbaru di industri telekomunikasi. Hal ini sejalan dengan upaya para operator di China dalam memonetisasi ledakan AI. 

Pada hari Minggu (17/5), China Telecom meluncurkan serangkaian paket uji coba berbasis token yang ditujukan untuk pengembang, usaha kecil, rumah tangga dan pengguna individu. Layanan tersebut berupa paket token berjenjang yang dibundel dengan peningkatan keepatan unggah broadband opsional dan layanan keamanan siber. 

Advertisement

Harganya berkisar dari CNY 39,9 atau sekitar Rp. 103 ribuan per bulan untuk paket dasar hingga CNY 299,9 atau sekitar Rp. 780 ribuan untuk versi unggulan dengan alokasi token bulanan mulai dari 15 juta hingga 250 juta. 

Melansir dari China Daily, China Telecom menyatakan bahwa paket-paket tersebut dirancang untuk menyediakan layanan token dengan latensi rendah untuk aplikasi yang intensif AI. Langkah ini diambil hanya dua hari setelah Shanghai Telecom. 

Shanghai Telecom menjadi salah satu operator pertama di China yang secara resmi meluncurkan operasi berbasis token. Layanan tersebut memberikan pelanggan kuota internet gratis senilai 25 juta token. 

Advertisement

Rencana ini menandai pergeseran dalam cara sektor telekomunikasi China berharap untuk mendapatkan keuntungan dari AI generatif. Sebab, operator berupaya mengubah daya komputasi dan akses model AI menjadi layanan seperti utilitas yang menyerupai paket data seluler tradisional. 

Secara paralel, China Mobile di Shanghai meluncurkan layanan token universal untuk skenario konsumen dan perkantoran. Cara ini memungkinkan pengguna mengakses berbagai platform AI di bawah satu akun dan membayar melaui tagihan telepon. 

Operator ini juga bermitra dengan Tencent Holdings untuk memperkenalkan platform ruang kerja berbasis AI yang menargetkan konsumen dan usaha kecil. Layanan ini menawarkan 400.000 token seharga CNY 1 dengan pengguna dapat beralih antar model AI di bawah stuktur harga yang seragam.

Advertisement

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.