iPhone Bakal Punya Fitur Anti Maling Baru? Teknologi Mirip Android Ini Bisa Bikin Pencuri Frustrasi

Iphoneantimaling

Kasus pencurian ponsel kini semakin mengkhawatirkan, terutama di kota-kota besar seperti London. Berdasarkan data pemerintah Inggris terbaru, satu ponsel dilaporkan dicuri setiap delapan menit di ibu kota Inggris tersebut. Situasi ini pun membuat perusahaan teknologi mulai berlomba menghadirkan sistem keamanan yang lebih canggih untuk melindungi data pengguna.

Sebelumnya, pada 2024 lalu, Google lebih dulu menghadirkan fitur Theft Detection Lock di Android. Fitur tersebut dirancang untuk mendeteksi gerakan mencurigakan saat ponsel dirampas, lalu otomatis mengunci perangkat agar data pengguna tetap aman.

Kini, Apple disebut-sebut tengah menyiapkan teknologi serupa untuk iPhone.

Advertisement

Laporan dari media teknologi 9to5Mac mengungkap bahwa mereka menemukan kode iOS yang belum dirilis dan mengarah pada fitur keamanan anti pencurian baru. Jika benar diluncurkan, fitur ini berpotensi menjadi lapisan perlindungan tambahan bagi pengguna iPhone saat menghadapi aksi jambret atau pencurian mendadak.

Menariknya, sistem yang tengah diuji Apple ini disebut bekerja cukup pintar.

iPhone nantinya akan memanfaatkan berbagai sensor internal untuk mendeteksi situasi ketika perangkat tiba-tiba dirampas dari tangan pengguna. Beberapa indikator yang digunakan antara lain sensor accelerometer hingga jarak perangkat dengan Apple Watch yang terhubung.

Advertisement

Dengan kombinasi data tersebut, sistem akan mencoba mengenali pola gerakan yang dianggap tidak normal atau mencurigakan. Ketika kondisi itu terdeteksi, iPhone langsung mengunci dirinya secara otomatis agar pencuri tidak bisa mengakses isi perangkat.

Langkah ini dinilai sangat penting karena sebagian besar kasus pencurian ponsel terjadi ketika perangkat sedang dalam keadaan terbuka atau tidak terkunci.

Artinya, pencuri biasanya masih bisa melihat berbagai data sensitif milik korban sebelum perangkat berhasil diamankan dari jarak jauh.

Advertisement

Apple tampaknya ingin menutup celah tersebut.

Setelah iPhone terkunci otomatis, sistem keamanan tambahan akan langsung aktif. iOS kemudian akan memeriksa apakah perangkat berada di lokasi yang familiar atau tersambung dengan jaringan Wi-Fi yang biasa digunakan pemiliknya.

Jika ternyata perangkat berada di lokasi asing, maka proteksi tambahan akan diterapkan.

Advertisement

Pengguna nantinya diwajibkan menggunakan Face ID atau Touch ID untuk mengakses data penting seperti kartu kredit tersimpan, password, hingga informasi akun sensitif lainnya. Tidak hanya itu, Apple juga disebut akan menambahkan jeda waktu ketika seseorang mencoba mengganti password Apple Account.

Fitur tersebut sebenarnya mirip dengan sistem Stolen Device Protection yang sudah hadir di iPhone sebelumnya. Namun, teknologi baru ini disebut akan bekerja lebih agresif dan responsif terhadap aksi pencurian secara langsung.

Selama ini, Apple memang sudah memiliki beberapa fitur keamanan seperti Find My, Activation Lock, dan Stolen Device Protection. Meski cukup membantu, perlindungan tersebut dinilai masih belum sepenuhnya efektif dalam situasi tertentu.

Advertisement

Salah satu masalah terbesar muncul ketika iPhone dicuri dalam kondisi layar masih terbuka.

Dalam kondisi tersebut, pencuri masih dapat mengakses berbagai informasi pribadi pengguna, mulai dari daftar kontak, email, pesan terbaru, hingga data penting lainnya sebelum perangkat dikunci manual oleh pemiliknya.

Karena itu, fitur deteksi pencurian otomatis ini dianggap bisa menjadi solusi baru yang jauh lebih aman.

Advertisement

Dengan perangkat yang langsung terkunci sesaat setelah dirampas, pencuri akan dipaksa melewati autentikasi biometrik atau kode sandi sebelum bisa masuk ke sistem iPhone.

Hal tersebut tentu membuat akses terhadap data pribadi menjadi jauh lebih sulit.

Di sisi lain, kehadiran fitur ini juga menunjukkan bahwa Apple mulai lebih serius menghadapi maraknya kasus pencurian smartphone yang semakin meningkat di berbagai negara.

Advertisement

Apalagi, iPhone dikenal sebagai salah satu perangkat premium yang memiliki nilai jual tinggi di pasar gelap. Tidak heran jika perangkat ini sering menjadi target utama pelaku pencurian.

Meski begitu, hingga saat ini Apple masih belum memberikan pengumuman resmi terkait fitur tersebut.

Informasi yang beredar baru sebatas temuan kode dalam versi iOS yang belum dipublikasikan secara umum. Artinya, masih ada kemungkinan fitur ini hanya sebatas uji coba internal dan belum tentu dirilis dalam waktu dekat.

Advertisement

Namun banyak pihak memprediksi Apple berpotensi memperkenalkan teknologi ini dalam ajang Worldwide Developers Conference atau WWDC yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Juni mendatang.

Acara tahunan tersebut memang kerap dimanfaatkan Apple untuk memperkenalkan inovasi terbaru di sistem operasi iPhone, iPad, hingga perangkat lainnya.

Jika benar diumumkan tahun ini, fitur anti pencurian otomatis tersebut bisa menjadi salah satu pembaruan keamanan paling menarik di iOS terbaru.

Advertisement

Selain membantu melindungi data pribadi pengguna, teknologi ini juga dapat memberikan rasa aman lebih saat menggunakan iPhone di tempat umum.

Terlebih lagi, tren pencurian smartphone saat ini semakin cepat dan sulit diprediksi. Karena itu, sistem keamanan yang mampu merespons secara otomatis dinilai akan menjadi kebutuhan penting bagi pengguna perangkat modern.

Advertisement

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.