Bocoran Desain Layar Lebar iPhone Ultra Lipat, HP Layar Fleksibel Perdana Apple Dibanderol Rp50 Juta!

Iphoneultrafold

Kabar mengenai keseriusan Apple dalam menggarap lini ponsel layar fleksibel tampaknya bukan lagi sekadar isapan jempol belaka. Belakangan ini, tabir misteri yang menyelimuti perangkat lipat perdana raksasa teknologi asal Cupertino tersebut mulai tersingkap perlahan. Melalui bocoran terbaru mengenai desain pelindung bodi (casing) yang beredar luas di jagat maya, wujud fisik dari gawai premium yang santer dirumorkan mengusung nama “iPhone Ultra Lipat” ini kian mendekati kenyataan.

Informasi krusial ini pertama kali diendus melalui situs teknologi ternama, iFunSmart. Kemunculan aksesori pelindung dari produsen pihak ketiga ini seolah menjadi sinyal kuat bahwa Apple telah mematangkan konsep rancang bangun gawai masa depan mereka. Pada umumnya, ketika pabrikan aksesori sudah mulai mencetak komponen pelindung secara massal, hal itu menandakan bahwa cetak biru desain final suatu ponsel telah dikunci oleh sang produsen utama.

Pendekatan Desain Berbeda: Menyerupai iPad Mini

Namun demikian, ada hal yang sangat menarik dari strategi estetika yang dipilih oleh Apple kali ini. Alih-alih mengekor kompetitor utamanya, seperti Samsung yang setia menggunakan format lipatan buku vertikal dengan layar memanjang pada lini Galaxy Z Fold, Apple justru memilih arah yang berlawanan. Perusahaan besutan Steve Jobs ini dilaporkan lebih tertarik mengadopsi rasio aspek layar yang jauh lebih lebar dan proporsional.

Advertisement

Oleh karena itu, ketika bentangan layar internalnya dibuka secara penuh, penampilan visual iPhone Ultra Lipat ini diklaim bakal lebih menyerupai sebuah tablet ringkas, yakni iPad Mini. Keputusan berani ini tentu bukan tanpa alasan yang matang. Melalui kombinasi unik antara fungsionalitas ponsel pintar dan kepraktisan komputer tablet, perangkat hybrid ini diproyeksikan mampu memanjakan para pengguna setianya secara optimal. Terutama, bagi mereka yang gemar menikmati konten hiburan multimedia kelas berat, seperti menonton serial film berkualitas tinggi maupun bermain game daring dengan visual yang kompleks.

Selain menawarkan dimensi visual yang revolusioner, bocoran pelindung bodi tersebut juga menyingkap sejumlah detail arsitektur fisik yang mengagumkan. Ponsel pintar masa depan ini dirancang dengan ketebalan yang sangat minim alias ekstra tipis. Di samping itu, pada bagian punggung perangkat, terlihat pula potongan modul kamera belakang yang cenderung lebih ramping dibandingkan seri konvensional, lengkap dengan integrasi teknologi magnetik MagSafe khas Apple untuk mendukung ekosistem pengisian daya nirkabel yang cepat.

Spesifikasi Kelas Wahid Tanpa Face ID

Selaras dengan bocoran desain eksteriornya, rincian spesifikasi teknis dari dapur pacu perangkat ini juga ikut terkuak ke permukaan. Berdasarkan rumor yang berembus di kalangan pengamat gawai, iPhone Ultra Lipat akan mengandalkan konfigurasi panel layar OLED ganda yang super jernih. Pada bagian luar, pengguna akan disuguhi layar sekunder berukuran 5,5 inci untuk kebutuhan kasual sehari-hari. Sementara itu, saat perangkat dibentangkan, sebuah layar utama seluas 7,8 inci siap memukau pandangan mata.

Advertisement

Meskipun mengusung dua lapis layar berukuran masif, rekayasa mekanis Apple berhasil mempertahankan bodi ponsel agar tetap ramping secara radikal. Ketika berada dalam posisi terlipat, ketebalannya tercatat hanya berada di angka 9,5 milimeter. Menakjubkannya lagi, profil dimensi tersebut menyusut drastis menjadi hanya setebal 4,5 milimeter saja saat layar bagian dalam dibuka secara utuh.

Kendati demikian, demi mengejar ketebalan bodi yang sangat tipis tersebut, Apple dikabarkan harus merelakan salah satu fitur ikoniknya. Kabarnya, ponsel lipat premium ini tidak akan dilengkapi dengan sistem pemindaian wajah biologis atau Face ID. Sebagai jalan keluarnya, Apple memilih langkah pragmatis dengan menyematkan sensor pemindai sidik jari Touch ID konvensional yang diletakkan secara ergonomis pada tombol daya di bagian samping bodi perangkat.

Beralih ke sektor fotografi, iPhone Ultra Lipat agaknya tidak akan tampil terlalu ambisius dengan sensor multi-lensa. Gawai ini dilaporkan hanya membawa sistem kamera ganda di bagian belakang, tanpa kehadiran lensa telefoto khusus. Sistem tersebut terdiri atas kamera utama berkekuatan 48 MP serta sebuah lensa sudut lebar (ultrawide) yang juga beresolusi 48 MP. Selanjutnya, untuk keperluan swafoto, Apple menempatkan satu kamera pada layar eksternal, sedangkan untuk layar bagian dalam, mereka mengadopsi teknologi mutakhir kamera tersembunyi di bawah permukaan layar (under-display camera) agar tidak mengganggu keutuhan visual konten.

Advertisement

Dapur Pacu Monster dan Baterai Raksasa

Meskipun sektor kamera terkesan minimalis, urusan performa komputasi justru menjadi keunggulan mutlak gawai ini. Apple membenamkan chipset generasi terbaru yang sangat bertenaga, yakni chip A20 Pro. Komponen pemrosesan super cepat ini nantinya akan disandingkan dengan kapasitas memori RAM yang sangat longgar, mencapai 12 GB. Tidak hanya itu, untuk memastikan manajemen daya tetap berjalan optimal, Apple juga menyisipkan sebuah chip sekunder khusus berkode C2 yang bertugas mengelola efisiensi energi secara real-time.

Langkah efisiensi tersebut kian disempurnakan dengan penanaman baterai berkapasitas monster, yakni sebesar 5.800 mAh. Kapasitas ini secara otomatis memecahkan rekor sebagai daya tampung baterai terbesar sepanjang sejarah berdirinya lini produk iPhone. Di sisi lain, fitur konektivitas masa depan seperti jaringan seluler ultra-cepat 5G serta komunikasi darurat berbasis satelit dipastikan tetap hadir. Guna menyatukan kedua layarnya, Apple mengimplementasikan mekanisme engsel (hinge) mutakhir yang mampu meminimalkan kedalaman bekas lipatan hingga hanya 0,5 milimeter, sehingga lipatan layar tengah akan terlihat nyaris tak kasat mata saat digunakan.

Harga Fantastis untuk Segmen Sultan

Setelah sempat mengalami penundaan jadwal rilis akibat tingkat kerumitan rantai pasok dan perakitan komponen mekanis yang sangat tinggi, kini proses manufaktur massal dikabarkan telah berjalan di bawah pengawasan ketat. Oleh sebab itu, bagi para pencinta ekosistem iOS yang sudah tidak sabar untuk mengadopsi teknologi mutakhir ini, tampaknya harus mulai menyiapkan anggaran belanja yang tidak sedikit.

Advertisement

Meningkat posisinya sebagai pionir teknologi baru di internal perusahaan, iPhone Ultra Lipat ini diproyeksikan bakal menyasar segmen pasar super premium dengan harga yang cukup mencengangkan. Berdasarkan estimasi para analis industri, perangkat ini diprediksi akan dilepas ke pasaran global dengan label harga berkisar antara 2.000 hingga 2.500 Euro. Jika dikonversikan ke dalam mata uang Rupiah, angka tersebut setara dengan kisaran fantastis Rp41 juta hingga Rp50 juta per unitnya. Sebuah nominal yang luar biasa, namun dinilai sepadan bagi sebuah mahakarya teknologi yang memadukan gengsi dan inovasi tanpa batas.

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.