Keputusan Apple untuk menggelar pembaruan sistem operasi biasanya selalu disambut gembira oleh para pengguna setianya. Namun, kali ini raksasa teknologi asal Amerika Serikat tersebut membawa kabar kurang menyenangkan bagi sebagian pemilik jam tangan pintar mereka. Apple secara resmi mengonfirmasi bahwa ada lima model Apple Watch populer yang dipastikan akan absen dan tidak kebagian pembaruan sistem operasi teranyar, watchOS 27.
Melansir laporan dari MacRumors pada Minggu (21/6/2026), kelima model yang terpaksa gigit jari tersebut meliputi:
- Apple Watch Series 6
- Apple Watch Series 7
- Apple Watch Series 8
- Apple Watch SE Generasi Kedua
- Apple Watch Ultra Generasi Pertama
Dengan demikian, kelima arloji pintar di atas kini telah resmi masuk ke dalam kategori perangkat lawas. Ke depannya, Apple hanya akan mengguyur jam tangan tersebut dengan pembaruan sistem keamanan berkala, tanpa adanya tambahan fitur-fitur baru yang menarik.
Baca Juga
Advertisement
Biang Keroknya: Fitur Siri AI Butuh Jeroan Kelas Berat
Menanggapi kekecewaan para pengguna, Manajer Pemasaran Produk Apple Watch dan Health Apple, Cait Dooley, akhirnya angkat bicara memberikan penjelasan. Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil bukan tanpa alasan yang matang. Faktor utama pembatasan ini murni karena kendala spesifikasi perangkat keras (hardware).
Menurut Cait, jajaran fitur mutakhir yang disuntikkan ke dalam sistem watchOS 27 membutuhkan kemampuan pemrosesan komputasi yang sangat tinggi agar dapat berjalan dengan mulus dan optimal.
“Fitur-fitur baru di dalam sistem operasi watchOS, termasuk kemampuan kecerdasan buatan (Siri AI) tingkat lanjut serta gestur ketuk baru yang super responsif, bekerja paling baik dengan kemampuan pemrosesan canggih. Komponen tersebut hanya ada pada Apple Watch Series 9 ke atas, Ultra 2 ke atas, serta SE generasi ketiga,” ujar Cait secara gamblang.
Baca Juga
Advertisement
Meskipun demikian, para pemilik kelima arloji pintar tersebut tidak perlu berkecil hati atau buru-buru membuang perangkat mereka. Sebab, Cait memastikan bahwa jam tangan pintar yang tidak kompatibel ini tetap bisa beroperasi secara normal untuk aktivitas sehari-hari, asalkan tetap dipasangkan (pairing) dengan iPhone yang sudah menjalankan sistem operasi iOS 27 atau yang lebih baru.
Menjadikan Jam Tangan sebagai Pusat Apple Intelligence
Selanjutnya, Senior Director of watchOS Software Engineering Apple, David Clark, menambahkan bahwa watchOS 27 sejatinya dirancang secara khusus untuk memperkuat ekosistem kecerdasan buatan terpadu milik perusahaan, yaitu Apple Intelligence. Melalui pembaruan ini, Apple Watch diproyeksikan untuk mengambil peran yang lebih besar sebagai pendamping utama pengguna di dalam ekosistem Apple.
Menurut David, Apple Watch adalah gawai yang paling praktis dan intim bagi manusia untuk berinteraksi langsung dengan asisten virtual Siri. Hal ini terjadi karena perangkat tersebut selalu menempel di pergelangan tangan, sehingga memudahkan pengguna untuk mengakses berbagai informasi digital secara kilat, bahkan ketika kedua tangan sedang sibuk beraktivitas.
Baca Juga
Advertisement
Oleh karena itu, Apple berambisi untuk menghadirkan pengalaman interaksi Siri yang konsisten dan tanpa hambatan, baik saat pengguna mengakses asisten virtual tersebut lewat layar kecil Apple Watch maupun melalui layar iPhone.
Transisi Antarperangkat yang Super Mulus
Sebagai contoh nyata dari integrasi cerdas ini, Anda bisa meminta Siri di Apple Watch untuk menampilkan daftar bahan resep makanan saat sedang sibuk berbelanja di swalayan. Kemudian, daftar belanjaan yang sama tersebut dapat langsung diteruskan dan ditampilkan secara otomatis dalam format visual yang lebih besar dan nyaman dibaca di layar iPhone Anda.
David menyebut kemampuan berpindah tugas antarperangkat secara instan dan tanpa jeda ini sebagai salah satu nilai jual utama dari pembaruan integrasi Siri AI terbaru yang sedang mereka kembangkan.
Baca Juga
Advertisement
Sebagai informasi tambahan, sistem operasi watchOS 27 saat ini baru tersedia dalam versi beta khusus untuk para pengembang aplikasi (developer). Kendati demikian, Apple berencana untuk segera melepas versi beta publik pada bulan depan, sebelum akhirnya meluncurkan versi finalnya secara resmi untuk seluruh pengguna global pada musim gugur tahun 2026 ini.
kebijakan Apple ini menjadi penanda jelas bahwa era kecerdasan buatan di perangkat siap pakai memerlukan pengorbanan dari sisi pembaruan perangkat keras yang lebih modern.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.