Tidak banyak merek teknologi yang mampu membalikkan keraguan publik menjadi kepercayaan hanya dalam satu tahun. Namun, itulah yang terjadi pada HONOR di Indonesia. Setelah bertahun-tahun absen dari panggung kompetisi Tanah Air, brand yang dulu dipandang ‘sekadar melewati’ pasar Indonesia ini kembali dengan energi baru—lebih agresif, lebih matang, dan lebih berani.
Tahun ini menjadi saksi perjalanan comeback yang tidak hanya menghentak, tetapi juga membuktikan pada publik bahwa strategi yang diusung bukan sekadar percobaan, melainkan komitmen jangka panjang. Keraguan pasar—yang sebelumnya mempertanyakan apakah HONOR benar-benar serius—perlahan sirna seiring konsistensi langkah mereka sepanjang 2025.
Dan dari sinilah kisah satu tahun penuh pencapaian yang melampaui ekspektasi itu dimulai.
Baca Juga
Advertisement
Kembalinya Sang Penantang: Strategi Besar 1 Tahun Honor di Indonesia
Kisah comeback HONOR bukan hanya cerita tentang sebuah merek yang kembali, melainkan cerita tentang strategi matang yang disusun dengan sangat terukur. Setelah vakum sejak 2019, HONOR menandai awal 2025 sebagai titik kebangkitan mereka. Indonesia dipilih bukan tanpa alasan—pasar dengan pertumbuhan ekonomi yang terus naik adalah medan yang tepat bagi HONOR untuk mengakselerasi ekspansi globalnya.

Di tengah skeptisisme awal, HONOR di Indonesia justru datang dengan pondasi kuat. Data internal menunjukkan bahwa penjualan global mereka telah melampaui 50% dari total penjualan pada akhir 2024—sebuah sinyal kuat bahwa kebangkitan mereka bukan sekadar retorika, melainkan kenyataan yang sudah dibangun dari pasar internasional lainnya.
Untuk mempercepat penetrasi, HONOR di Indonesia juga merangkul Erajaya Group sebagai mitra strategis. Langkah ini terasa seperti pernyataan tegas: mereka tidak sekadar “tes pasar”, melainkan siap bermain di level kompetisi yang serius, terutama dalam hal distribusi dan pemasaran lokal.
Baca Juga
Advertisement
Gebrakan Produk: Ekosistem Penuh yang Mengubah Permainan
Pada Februari 2025, hanya sebulan setelah mengumumkan comeback, HONOR di Indonesia langsung menghentak industri dengan peluncuran delapan perangkat dalam satu acara megah di Jakarta. Momentum ini bahkan lebih besar dari yang diperkirakan para pengamat industri. Mereka tidak hanya memperkenalkan smartphone, tetapi sebuah ekosistem lengkap: laptop, tablet, TWS, hingga wearables.
Ada dua pesan kuat dari strategi ini. Pertama, HONOR di Indonesia ingin masuk lewat pintu yang besar—bukan bertahap, tapi sekaligus menunjukkan skala keseriusan mereka. Kedua, integrasi AI menjadi pusat dari keseluruhan pengalaman perangkat. Dari seri flagship Magic V3 hingga perangkat pendukung lainnya, semuanya dirancang untuk menciptakan pengalaman lintas skenario yang menyatukan kerja, hiburan, dan gaya hidup modern.
Baca Juga
Advertisement
Tren AI yang merebak sepanjang 2025 juga dimanfaatkan HONOR dengan sangat tepat. Fitur seperti Magic Portal dan integrasi Google ecosystem menjadi diferensiasi kuat yang menempatkan HONOR bukan sekadar sebagai pemain baru, tetapi sebagai inovator yang memahami arah evolusi industri.
Membangun Kepercayaan: Jaringan Servis dan Pengalaman Konsumen
Salah satu ketakutan terbesar konsumen ketika sebuah brand kembali ke pasar adalah kualitas layanan purna jual. HONOR memahami ini betul. Karena itu, perjalanan satu tahun mereka banyak diwarnai strategi membangun kepercayaan.
Baca Juga
Advertisement
Pada April, HONOR menerbangkan para jurnalis dan tech reviewer Indonesia ke Shenzhen untuk menyaksikan langsung laboratorium R&D mereka. Transparansi semacam ini jarang dilakukan brand baru yang masuk pasar. Dan langkah ini efektif: publik mulai melihat HONOR sebagai pemain global dengan standar kualitas kelas dunia, bukan sekadar penantang baru.
Pada bulan-bulan berikutnya, HONOR memperluas layanan secara agresif: delapan service center dibuka sekaligus pada Juni, disusul pembukaan HONOR Experience Store pertama di Gandaria City pada Juli, kemudian merambah ke Bintaro, Cibinong, dan Emporium Pluit Mall. Semuanya dirancang sebagai tempat di mana konsumen bisa mencoba, bertanya, dan mendapatkan layanan ahli secara langsung.
Kini, HONOR memiliki 12 titik layanan resmi di seluruh Indonesia—sebuah pencapaian besar hanya dalam waktu kurang dari setahun.
Baca Juga
Advertisement
Tahun AI Milik HONOR: Dari Penciptaan Cerita hingga Ekosistem Terhubung
Jika 2025 disebut sebagai tahun AI, maka HONOR adalah salah satu brand yang menjadikan momen ini sebagai batu loncatan paling strategis. Pada Juli, HONOR meluncurkan HONOR 400 Series yang membawa fitur berbasis AI yang benar-benar relevan dengan kebutuhan pengguna muda. Salah satu fitur paling mencuri perhatian adalah AI Image to Video yang ditenagai Google Veo 2, memungkinkan foto statis berubah menjadi video dinamis—sebuah terobosan dalam dunia mobile storytelling.
Sementara itu, HONOR 400 Lite hadir dengan AI Button yang memberikan akses instan ke kamera dan Google Lens. Kehadiran fitur-fitur ini bukan hanya memperlihatkan kemampuan teknis, tetapi juga pemahaman mendalam tentang bagaimana generasi baru menggunakan smartphone untuk mengekspresikan diri.
Baca Juga
Advertisement
Lalu, pada September, HONOR memperluas ekosistem AI mereka dengan strategi All-Scenario. Perangkat seperti HONOR Pad 10, Pad X9a, hingga Watch Fit terbaru menjadi bagian dari jejaring yang saling terhubung lewat HONOR Connect—menegaskan visi jangka panjang mereka pada integrasi perangkat yang seamless.
Menghadapi Realitas Industri: Tantangan, Peluang, dan Jalan ke Depan
Meskipun laju HONOR di Indonesia terlihat impresif, perjalanan belum selesai. Data Counterpoint Research Q3 2025 menunjukkan bahwa pasar Indonesia masih didominasi pemain lama dengan distribusi hingga akar rumput. Namun, HONOR tetap menunjukkan pertumbuhan double digit secara global, mencapai 33% YoY—sebuah performa yang tidak bisa diabaikan.
Baca Juga
Advertisement
Di tingkat Asia Tenggara, data Omdia Q2 2025 menunjukkan lonjakan pengiriman hingga 121% YoY, menempatkan HONOR dalam jajaran top 8 dengan market share 5% dan lebih dari 1 juta unit terkirim dalam satu kuartal. Lonjakan ini didorong oleh keberhasilan mereka bermain di segmen mid-premium—segmen yang terbukti meningkatkan margin dan mendukung kelangsungan bisnis jangka panjang.
HONOR mungkin belum masuk lima besar di Indonesia, tetapi fondasinya sudah mulai terbentuk: distribusi kuat, ekosistem lengkap, inovasi AI yang konkret, dan layanan purna jual yang meyakinkan.
Satu tahun comeback HONOR di Indonesia adalah sebuah perjalanan yang tidak hanya penuh kejutan, tetapi juga menunjukkan bagaimana strategi yang tepat, keberanian inovasi, dan eksekusi cepat dapat mengubah peta persaingan.
Baca Juga
Advertisement
HONOR di Indonesia bukan lagi brand yang setengah hati bermain—melainkan salah satu pemain yang patut diperhitungkan. Dengan ekosistem yang matang, gebrakan AI yang relevan, dan keberanian membangun kepercayaan dari nol, HONOR telah melampaui ekspektasi di tahun pertama mereka.
Dan melihat pola langkah mereka sejauh ini, satu hal menjadi jelas: perjalanan besar HONOR di Indonesia baru saja dimulai.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.