GadgetDIVA - Platform X yang sebelumnya bernama Twitter dikabarkan tengah membesut fitur komunitas yang berisi konten dewasa. Fitur ini disampaikan langsung oleh insinyur perusahaan.
Dalam fitur ini, nantinya admin komunitas dapat mengizinkan konten dewasa bereadar di dalamnya. Sebelumnya, para engineer telah melihat petunjuk bahwa X berencana untuk mengaktifkan pengaturan konten “adult-sensitive”.
Pada sebuah postingan X, engineer Dong Wook Chung menulis bahwa konten NSFW (Not Safe For Work) akan disaring secara otomatis dalam fitur Komunitas. Admin komunitas dapat mengaktifkan toggle “Adult content” untuk menghindari auto-filtering pada konten.
Baca Juga
Advertisement
Artinya, admin dapat membuat komunitas khusus berisi konten dewasa. Berbeda dari platform media sosial lainnya, X memang mengizinkan pengguna untuk berbagi konten vulgar, namun tak mengizinkannya muncul di bagian tertentu dari aplikasi. Misalnya, foto profil dan gambar sampul untuk Komunitas.
Hello, friends! Check out the latest updates and improvements for X Communities.�
Updates (With the latest version of the app):
– [All] Admins can now add topics to their Communities, and you can see topics linked to Communities on all devices.
– [All] Soon, NSFW content will…Baca Juga
Advertisement
— Dongwook (@DongWookChung2) March 28, 2024
“Admin sekarang dapat mengatur ‘Konten dewasa’ di Pengaturan untuk menghindari pemfilteran konten secara otomatis,” ungkap Chung yang dikutip dari Engadget, Selasa (2/4).
Dalam postingan terpisah, Chung menyatakan bahwa pengaturan pemfilteran baru ini akan membuat Komuntas lebih aman bagi semua orang dengan memfilter secara otomatis konten dewasa. Sehingga, hanya pengguna yang telah menentukan usianya yang dapat mencari Komuntas dengan konten NSFW.
Baca Juga
Advertisement
Fitur Komunitas X telah ada sebelum platform diambil alih oleh Elon Musk. Twitter mulai bereksperimen dengan fitur tersebut pada tahun 2021.
Platform ini menyatakan bahwa fitur ini dapat dijadikan sebagai ruang percakapan yang lebih intim. Meskipun Twitter tak pernah membahas pengaktifkan fitur NSFW untuk Komunitas, namun aplikasi ini mengizinkan konten dewasa beredar dalam ekosistemnya.
Pada tahun 2022 lalu, perusahaan dilaporkan tengah mempertimbangkan untuk menciptakan pesaing OnlyFans dengan produk langganan pembuatnya. Rencana tersebut namun dibatalkan karena kekhawatiran akan memperburuk masalah perusahan dengan konten eksploitasi anak ilegal.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.