Rahasia Galaxy Buds4 Pro Tetap Jernih Saat Telepon di Tempat Ramai

Thumbnail - Tetap Terdengar Jelas Di Mana Saja Teknologi Di Balik Panggilan Jernih Galaxy Buds4 Pro

Bagi Anda yang sering beraktivitas menggunakan earbuds nirkabel alias TWS (True Wireless Stereo), masalah klasik yang paling sering muncul adalah suara yang mendadak tenggelam saat menelepon di area publik. Apakah itu suara klakson di jalan raya, obrolan bising di kafe, hingga deru angin, semuanya sering kali membuat lawan bicara Anda berulang kali melontarkan kalimat, “Halo, apa? Suaramu kurang jelas!”

Memahami keresahan tersebut, Samsung melakukan perombakan besar-besaran saat merancang Galaxy Buds4 Pro. Pabrikan asal Korea Selatan ini tidak ingin produknya sekadar menjadi alat pendengar musik biasa. Oleh karena itu, mereka menyematkan teknologi bertajuk Sensor Fusion generasi terbaru. Sistem ini dirancang khusus agar suara Anda bisa memotong segala jenis kebisingan di sekitar dengan sangat tajam.

Mengapa Earbuds Biasa Sering Gagal Saat Telepon?

Secara teknis, posisi mikrofon pada sebuah TWS berada cukup jauh dari mulut jika dibandingkan dengan mikrofon bawaan ponsel pintar. Hambatan fisik inilah yang membuat suara pengguna gampang terdistorsi dan kalah dominan dari suara latar lingkungan. Akibatnya, earbuds konvensional yang hanya mengandalkan satu sensor sering kali gagal menyaring suara dengan bersih.

Advertisement

Untuk mengatasi masalah struktural tersebut, Samsung menyuntikkan sistem Sensor Fusion yang pintar dan peka terhadap kondisi sekitar (environment-aware). Teknologi ini tidak bekerja sendirian. Alih-alih cuma mengandalkan satu input, sistem ini secara cerdas menggabungkan data dari beberapa sensor sekaligus agar bisa langsung beradaptasi dengan perubahan kondisi di lapangan.

Di dalam cangkang mungil Galaxy Buds4 Pro, tertanam tiga buah mikrofon berkinerja tinggi. Dua mikrofon di bagian luar bertugas menangkap arah suara Anda secara langsung, sementara satu mikrofon di bagian dalam akan mendeteksi suara yang merambat lewat rongga telinga. Tidak hanya itu, Samsung juga menambahkan komponen Voice Pickup Unit (VPU) berbasis bone conduction yang mampu membaca getaran fisik pada tulang kepala saat Anda berbicara. Segala data getaran dan suara ini kemudian disatukan untuk merekonstruksi vokal Anda secara utuh.

Kecerdasan Buatan yang Diperkecil Tanpa Sunat Performa

Jantung utama dari kemampuan peredam bising Galaxy Buds4 Pro ini bertumpu pada algoritma AI canggih bernama Deep Neural Network (DNN). Cara kerjanya sendiri meniru jaringan saraf otak manusia untuk memisahkan suara bising dengan suara asli pengguna.

Advertisement

Meskipun demikian, program sekompleks ini biasanya menuntut daya komputasi yang sangat masif, sehingga hampir mustahil dimasukkan ke dalam bodi TWS yang super mini. Namun, tim insinyur Samsung berhasil memecahkan tantangan tersebut lewat metode on-device processing. Mereka mengoptimalkan algoritma tersebut hingga mampu memangkas beban kerja perangkat sampai 10% dan memperkecil ukuran model datanya hingga tersisa 30% saja dari ukuran awal.

Menariknya lagi, fokus Samsung bukan cuma sekadar mematikan suara bising di sekitar, melainkan juga menjaga agar karakter suara Anda tidak terdengar cemplang atau seperti robot. Galaxy Buds4 Pro mampu menganalisis data suara secara real-time dan menangkap detail audio hingga 16 kali lebih kaya dibanding generasi pendahulunya. Dengan kata lain, setiap penekanan konsonan yang tegas atau nada tinggi dalam ucapan Anda akan tetap terdengar natural oleh lawan bicara.

Pintar Mengatasi Kebocoran Suara akibat Gerakan Tubuh

Selanjutnya, tantangan lain dalam penggunaan TWS di dunia nyata adalah pergeseran posisi perangkat akibat gerakan tubuh kita sendiri, seperti saat berjalan atau mengunyah. Pergeseran kecil ini biasanya memicu celah udara (fit leakage) yang membuat suara bising dari luar kembali bocor masuk.

Advertisement

Guna meredam masalah ini, Galaxy Buds4 Pro secara berkala memantau perbandingan sinyal antara mikrofon dalam dan luar secara otomatis. Begitu mendeteksi adanya celah udara, sistem akan langsung mengubah pemrosesan audio secara dinamis dalam hitungan milidetik agar kualitas panggilan Anda tidak drop.

Bagi Anda yang menggunakan ekosistem perangkat Samsung, fitur ini bisa ditingkatkan lagi kinerjanya. Sebab, saat dikoneksikan dengan HP Galaxy, gawai ini akan mengaktifkan fitur Super Wideband (SWB) hingga frekuensi 16 kHz, yang menghasilkan output suara yang jauh lebih tebal dan jernih layaknya berbicara langsung.

Diuji Ekstrem di Laboratorium dan Jalanan Kota

Samsung tampaknya sangat serius dalam menguji klaim teknologi ini. Sebelum dilepas ke pasaran, mereka bahkan membawa kondisi ekstrem dunia nyata ke dalam laboratorium khusus menggunakan mesin generator angin raksasa.

Advertisement

Selain uji klinis di laboratorium, pengujian lapangan secara masif juga dilakukan di berbagai titik keramaian yang menantang, seperti:

  • Pusat perbelanjaan yang bising dan bergema.
  • Stasiun kereta api beratap tinggi.
  • Area luar ruangan di malam hari dengan embusan angin kencang.
  • Di dalam kabin mobil dengan jendela yang sengaja dibuka lebar.

lewat kehadiran Galaxy Buds4 Pro, Samsung berhasil membuktikan bahwa keterbatasan dimensi fisik pada perangkat true wireless bisa diakali dengan kombinasi teknologi komputasi yang tepat. Melalui duet maut teknologi Sensor Fusion dan AI DNN yang matang, gawai audio ini siap memastikan pesan Anda tetap tersampaikan dengan sempurna, di mana pun Anda berada.

Advertisement

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.