Bukan Xiaomi 18! HyperOS 4 Justru Siap Debut Perdana di HP Lipat Terbaru Ini

Hyperos

Strategi peluncuran teknologi terbaru dari raksasa teknologi Xiaomi tampaknya bakal membawa kejutan besar bagi para pencinta gadget. Berdasarkan bocoran valid yang beredar baru-baru ini, sistem operasi teranyar mereka, HyperOS 4, kemungkinan besar tidak akan diperkenalkan pertama kali lewat lini flagship Xiaomi 18 Series seperti dugaan banyak pihak. Sebaliknya, sistem antarmuka berbasis kecerdasan buatan (AI) tersebut justru siap memulai debut perdananya melalui perangkat ponsel lipat (foldable) generasi terbaru buatan sang raksasa Tiongkok.

Kabar ini mencuat setelah sebuah perangkat misterius milik Xiaomi terdeteksi dalam basis data sertifikasi jaringan otoritas setempat. Perangkat tersebut muncul dengan nomor model 2608BPX34C. Berdasarkan catatan historis dan laporan dari para pemerhati industri, nomor model ini merujuk kuat pada lini ponsel lipat masa depan Xiaomi. Kehadiran dokumen sertifikasi ini menjadi indikasi kuat bahwa perangkat tersebut sudah berada dalam tahap final sebelum dilepas ke pasaran.

Dalam dokumen sertifikasi tersebut, ponsel lipat ini dipastikan akan mengusung teknologi konektivitas mutakhir. Selain tentu saja mendukung jaringan 5G berkecepatan tinggi, perangkat ini juga telah dibekali dengan teknologi Ultra-Wideband (UWB). Teknologi UWB ini berfungsi untuk meningkatkan akurasi pelacakan lokasi serta mempermudah ekosistem konektivitas antarperangkat pintar. Kendati demikian, dokumen resmi tersebut masih merahasiakan nama komersial yang akan disandang oleh sang ponsel. Walaupun begitu, rumor yang berkembang di kalangan pengamat meyakini perangkat ini akan dinamai antara Xiaomi Mix Fold 5 atau Xiaomi 17 Fold.

Advertisement

Bocoran Spesifikasi dan Otak Pemrosesan Mandiri

Di samping membawa pembaruan dari sisi konektivitas, aspek dapur pacu dari ponsel lipat ini juga sangat menarik untuk dikulik. Ponsel lipat premium ini kabarnya tidak lagi mengandalkan chipset pihak ketiga secara penuh, melainkan akan ditenagai oleh chipset buatan mandiri terbaru dari Xiaomi yang diberi kode XRING O3. Langkah berani ini menunjukkan komitmen serius Xiaomi dalam mengurangi ketergantungan komponen eksternal sekaligus mengoptimalkan integrasi antara perangkat keras dan perangkat lunak.

Lebih lanjut, pembocor teknologi kenamaan, Digital Chat Station, memperkuat dugaan bahwa perangkat lipat inilah yang akan menjadi garda terdepan dalam mencicipi ekosistem HyperOS 4. Menariknya, sang tipster juga mengisyaratkan bahwa ponsel lipat ini bakal meluncur jauh lebih awal ke pasaran dibandingkan dengan Xiaomi 18 Series.

Alasan logis di balik klaim tersebut adalah hingga saat ini, tanda-tanda kehadiran Xiaomi 18 Series sama sekali belum menampakkan diri dalam daftar sertifikasi resmi mana pun. Oleh karena itu, sangat tidak mungkin bagi Xiaomi untuk mendahulukan peluncuran Xiaomi 18 Series sebelum merilis perangkat berkode nomor 2608BPX34C ini.

Advertisement

Sentuhan AI yang Lebih Pintar di HyperOS 4

Terkait dengan kemampuan HyperOS 4 itu sendiri, Xiaomi dilaporkan sedang melakukan perombakan besar-besaran dengan menyuntikkan teknologi kecerdasan buatan (AI) secara mendalam langsung ke dalam aplikasi sistem bawaan mereka. Melalui pembaruan masif ini, pengalaman pengguna dipastikan akan menjadi jauh lebih intuitif dan adaptif. Keunggulan lain yang sangat dinantikan dari OS terbaru ini adalah dukungannya terhadap miclaw AI agent, sebuah asisten virtual pintar berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk membantu produktivitas harian pengguna dengan lebih presisi.

Mundur sedikit ke awal Juni lalu, beberapa laporan awal memang sempat menyebutkan bahwa Xiaomi tengah sibuk menggarap proyek Xiaomi Mix Fold 5. Selain mengemas chip mandiri O3 yang bertenaga, sektor fotografi ponsel ini juga tidak main-main karena dirumorkan bakal membawa sensor kamera utama beresolusi fantastis mencapai 200 megapiksel.

Layar Lebih Luas dengan Harga yang Lebih Premium

Tidak hanya unggul di sektor performa dan kamera, aspek desain fisik pun turut mendapatkan peningkatan yang signifikan. Laporan terdahulu mengindikasikan bahwa perangkat lipat baru ini akan mengadopsi layar utama bagian dalam yang jauh lebih lebar dan proporsional jika dibandingkan dengan pendahulunya, Mix Fold 4. Peningkatan ukuran layar ini tentu saja bertujuan untuk memberikan pengalaman visual dan produktivitas multitasking yang jauh lebih memuaskan bagi pengguna setianya.

Advertisement

Namun, dengan segala peningkatan spesifikasi mutakhir, teknologi AI yang mendalam, serta desain layar yang lebih superior, konsumen tampaknya harus merogoh kocek lebih dalam. Perangkat masa depan ini diprediksi akan dipasarkan dengan harga yang lebih mahal dari generasi sebelumnya.

Berdasarkan estimasi yang beredar, HP lipat terbaru Xiaomi ini kemungkinan besar akan dibanderol dengan harga kisaran 10.000 yuan atau jika dikonversikan setara dengan kurang lebih Rp22,6 juta ($1.380). Angka ini merepresentasikan kenaikan harga sekitar 10 persen dibandingkan dengan harga peluncuran awal Mix Fold 4 yang saat itu dijual senilai 8,999 yuan atau berkisar Rp14,7 juta ($1.240).

Mengingat proses sertifikasi jaringan saat ini sudah berjalan lancar dan resmi terdaftar, maka momentum peluncuran resmi dari HP lipat premium penantang baru ini tampaknya sudah tidak lama lagi. Para pencinta teknologi global kini tinggal menunggu undangan resmi dari pihak Xiaomi untuk melihat langsung pembuktian dari kehebatan HyperOS 4 dan chipset mandiri terbaru mereka.

Advertisement

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.