PT ASIX Indonesia Cerdas (ASIX), yang merupakan akselerator kecerdasan buatan sekaligus anak usaha dari PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), resmi berkolaborasi dengan Promethean EDXIS. Kemitraan berskala global dan regional ini diinisiasi untuk mendorong percepatan transformasi digital pada sektor pendidikan di tanah air.
Sinergi strategis yang telah berjalan sejak Juni 2025 ini merefleksikan komitmen mendalam dari ASIX dalam merancang ekosistem pembelajaran modern. Melalui langkah ini, diharapkan institusi pendidikan di Indonesia dapat memperoleh akses terhadap metode belajar yang lebih inklusif dan mutakhir.
Fokus utama dari kolaborasi ini adalah mendistribusikan perangkat papan tulis pintar (educational smartboard) ke berbagai sekolah di penjuru negeri. Upaya tersebut diambil demi menyokong agenda besar pemerintah dalam melakukan digitalisasi sistem pendidikan nasional secara menyeluruh.
Baca Juga
Advertisement
Teknologi mutakhir ini telah mengadopsi kecerdasan buatan (AI) serta mampu terhubung secara fleksibel dengan gawai penunjang siswa, seperti laptop dan tablet. Guna memberikan kenyamanan ekstra, perangkat kerasnya turut dilapisi proteksi fisik yang tangguh berupa ketahanan terhadap air maupun benturan.
Aspek keselamatan digital juga menjadi prioritas lewat penyematan fitur Student Safe Security. Sistem proteksi ini bertugas memantau, menyaring, dan mendeteksi segala bentuk aktivitas tidak wajar pada gawai, sehingga tercipta ruang belajar digital yang terkontrol.
Di samping perangkat keras, Promethean EDXIS menyediakan ekosistem digital yang komprehensif, mulai dari perangkat lunak kolaboratif Explain Everything, manajemen gawai terpusat (MDM), hingga Microcloud Server untuk akses data tanpa koneksi internet. Infrastruktur ini ditopang oleh dasbor pemantauan waktu nyata (real-time) serta program pelatihan terpadu bagi para guru.
Baca Juga
Advertisement
Sistem ini juga dilengkapi benteng siber khusus sekolah yang mampu mengidentifikasi perilaku digital berisiko tinggi. Platform mampu mendeteksi pencarian sensitif terkait perundungan, kekerasan, hingga potensi menyakiti diri sendiri, sehingga pihak sekolah dapat merespons dan melakukan mitigasi sejak dini.
Rekam jejak Promethean EDXIS dalam skala internasional terbukti sangat kuat melalui kerja sama dengan berbagai kementerian pendidikan di dunia, yang kini mencakup 150 juta pengguna di jutaan ruang kelas. CEO ASIX, Andrie Tjioe, menegaskan bahwa pemanfaatan AI ini dirancang untuk memberikan dampak positif yang nyata dan berkelanjutan bagi interaksi antara guru dan murid di masa depan.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.