Bagi banyak pengguna smartphone OPPO, ColorOS sering disebut sebagai salah satu antarmuka Android yang nyaman digunakan. Alasannya cukup beragam. Ada yang menilai tampilannya sederhana, ada juga yang merasa sistemnya ringan dan stabil.
Selain itu, sebagian pengguna menilai ColorOS jarang mengalami bug, minim gangguan iklan, serta memiliki animasi yang terasa halus saat digunakan. Singkatnya, reputasi ColorOS selama ini cukup positif di kalangan pengguna smartphone OPPO.
Namun muncul satu pertanyaan menarik: apakah ColorOS tetap lancar jika dijalankan di smartphone entry-level?
Baca Juga
Advertisement
Pertanyaan ini cukup penting. Pasalnya, tidak semua pengguna memakai perangkat flagship dengan spesifikasi tinggi. Banyak orang justru memilih ponsel kelas terjangkau untuk kebutuhan sehari-hari.
OPPO Uji ColorOS Hingga ke Kelas Entry Level
Belum lama ini, tim kami berkesempatan mengunjungi R&D Center OPPO di Dongguan, China. Dari kunjungan tersebut, ada satu informasi menarik mengenai pengembangan ColorOS.
Tim pengembang OPPO ternyata tidak hanya menguji ColorOS pada perangkat flagship, tetapi juga memastikan sistem ini berjalan optimal pada smartphone kelas entry-level.
Baca Juga
Advertisement
Pengujian tersebut mencakup berbagai skenario penggunaan. Mulai dari membuka dan menutup aplikasi, berpindah antar aplikasi, hingga multitasking dalam penggunaan sehari-hari.
Tujuannya jelas, yakni memastikan pengalaman pengguna tetap nyaman, meskipun perangkat yang digunakan memiliki spesifikasi yang lebih sederhana.
UI atau OS? Banyak Pengguna Masih Bingung
Ketika membahas ColorOS, sering kali muncul kebingungan antara istilah UI dan OS.
Baca Juga
Advertisement
Secara teknis, ColorOS sebenarnya adalah User Interface (UI) yang berjalan di atas sistem operasi Android. Artinya, ColorOS bukanlah sistem operasi yang berdiri sendiri.
Namun dalam praktiknya, terutama dari sisi pemasaran, batas antara UI dan OS sering kali menjadi samar. Banyak pengguna akhirnya menyebut ColorOS sebagai sistem operasi.
Hal ini sebenarnya bukan kesalahan sepenuhnya. Penyederhanaan istilah tersebut dilakukan agar lebih mudah dipahami oleh pengguna umum.
Baca Juga
Advertisement
OPPO A6s Jadi Contoh Smartphone Entry Level
Untuk melihat bagaimana performa ColorOS pada perangkat kelas terjangkau, kami mencoba mengujinya pada OPPO A6s.
Smartphone ini bisa dikategorikan sebagai perangkat entry-level, namun tetap membawa sejumlah spesifikasi menarik.
Spesifikasi OPPO A6s
- SoC: Snapdragon 685
- RAM: 8GB LPDDR4X dengan fitur Virtual RAM hingga 8GB
- Storage: 128GB UFS (bukan eMMC)
- Varian tambahan: 256GB storage
- Layar: 6,75 inci
- Panel: IPS
- Resolusi: HD+ (1570 x 720 piksel)
- Refresh Rate: 120Hz adaptive
Dengan spesifikasi tersebut, OPPO A6s sebenarnya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar pengguna smartphone saat ini.
Baca Juga
Advertisement
Baterai Besar dengan Pengisian Super Cepat
Salah satu daya tarik utama dari OPPO A6s adalah kapasitas baterainya.
Smartphone ini dibekali baterai 7000mAh, yang tergolong sangat besar untuk kelasnya. Kapasitas ini tentu memberikan ketahanan daya yang cukup panjang untuk aktivitas harian seperti browsing, media sosial, atau menonton video.
Tidak hanya itu, OPPO juga menyematkan teknologi pengisian daya 80W SUPERVOOC.
Baca Juga
Advertisement
Dengan teknologi tersebut, proses pengisian daya dapat berlangsung sangat cepat. Bahkan dalam kondisi tertentu, baterai bisa terisi penuh dalam waktu kurang dari satu jam.
Desain Unik dengan Perlindungan Tahan Air
Dari sisi desain, OPPO A6s hadir dengan konsep kerang mutiara yang memberikan tampilan cukup berbeda dibandingkan smartphone lain di kelasnya.
Selain desain, perangkat ini juga memiliki sertifikasi IP68 dan IP69, yang berarti tahan terhadap debu dan air.
Baca Juga
Advertisement
OPPO bahkan menyematkan fitur underwater mode, yang membuat layar tidak merespons tekanan air saat digunakan di dalam air. Untuk mengambil foto, pengguna dapat memanfaatkan tombol volume sebagai shutter.
Meski begitu, OPPO tetap menyarankan agar pengguna tidak sengaja menenggelamkan perangkat, karena sertifikasi IP pada dasarnya lebih ditujukan sebagai perlindungan tambahan dalam kondisi tertentu.
Diproduksi di Indonesia
Unit OPPO A6s yang kami gunakan merupakan versi retail untuk pasar Indonesia. Perangkat ini juga diproduksi di pabrik OPPO yang berada di Indonesia.
Baca Juga
Advertisement
Hal ini menunjukkan komitmen OPPO dalam berinvestasi di pasar lokal. Selain menghadirkan produk, perusahaan juga membuka peluang kerja bagi tenaga kerja Indonesia di sektor manufaktur teknologi.
Standar produksi yang diterapkan juga tetap mengikuti standar global OPPO, sehingga kualitas perangkat yang sampai ke tangan konsumen tetap terjaga.
Spesifikasi Entry Level yang Masih Relevan
Jika menengok ke beberapa tahun lalu, spesifikasi seperti yang dimiliki OPPO A6s sebenarnya cukup umum ditemukan di smartphone dengan harga Rp1,5 juta hingga Rp2,5 juta.
Baca Juga
Advertisement
Namun memasuki tahun 2026, situasinya sedikit berubah. Industri teknologi saat ini sedang menghadapi tantangan seperti kenaikan harga RAM dan storage.
Akibatnya, spesifikasi yang dulu dianggap standar di kelas tertentu bisa saja mengalami penyesuaian harga.
Meski demikian, pengalaman penggunaan tidak hanya bergantung pada spesifikasi. Optimalisasi software juga memainkan peran penting.
Baca Juga
Advertisement
Jika sistem operasi mampu berjalan efisien, perangkat dengan spesifikasi entry-level pun masih dapat memberikan pengalaman penggunaan yang nyaman.
Dukungan After Sales Jadi Nilai Tambah
Selain dari sisi performa, OPPO juga menekankan aspek layanan purna jual (after sales).
Perusahaan bahkan mengklaim memiliki salah satu layanan purna jual terbaik di industri smartphone.
Baca Juga
Advertisement
Beberapa program yang ditawarkan antara lain:
- Garansi 180 hari penggantian unit baru
- Penggantian layar pecah hingga 1 tahun
Bagi banyak pengguna, layanan seperti ini tentu menjadi nilai tambah karena memberikan rasa aman saat menggunakan perangkat.
Kesimpulan: ColorOS Masih Nyaman di HP Entry Level?
Pengalaman penggunaan smartphone memang bersifat subjektif. Setiap orang bisa merasakan performa yang berbeda meskipun menggunakan perangkat yang sama.
Baca Juga
Advertisement
Namun dari berbagai pengujian yang kami lakukan, ColorOS di perangkat entry-level seperti OPPO A6s masih mampu memberikan pengalaman penggunaan yang cukup nyaman.
Mulai dari membuka aplikasi, berpindah antar aplikasi, hingga penggunaan harian secara umum masih terasa lancar.
Dengan kombinasi optimalisasi software, baterai besar, dan fitur yang cukup lengkap, OPPO A6s menunjukkan bahwa smartphone entry-level tetap bisa menghadirkan pengalaman yang memadai bagi penggunanya.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.