Galaxy S26 dan Galaxy S26 Plus Naik Kelas, Apa Peningkatannya?

Galaxy S26 Dan Galaxy S26 Plus
Galaxy S26 dan Galaxy S26 Plus. [Foto: Nadhira/GadgetDiva].

Galaxy S26 dan Galaxy S26 Plus turut diluncurkan dalam Galaxy Unpacked di San Fransisco, Ameirka Serikat pada pekan lalu. Kedua perangkat ini membawa beragam peningkatan di berbagai aspek. 

MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia Ilham Indrawan menjelaskan segmentasi pengguna Galaxy S26 dan Galaxy S26 Plus. Jika Galaxy S26 diperuntukkan bagi pengguna yang membutuhkan desain perangkat yang kecil dan compact. 

Sedangkan, target pengguna Galaxy S26 Plus ialah pengguna Galaxy FE yang ingin upgrade ke perangkat dengan perfoma yang lebih tinggi. Namun, tidak menginginkan smartphone dengan ukuran lebih kecil. 

Advertisement

“Galaxy S Plus itu salah satu produk yag bisa menjadi penerus atau sekarang penggunanya SFE. Baik itu Galaxy S24 FE, Galaxy S23 FE, Galaxy S21 FE, Galaxy S20 FE. Kita sebutnya source of growth. Pengguna Plus itu rata-rata adalah pengguna FE sebelumnya,” ungkap Ilham dalam acara The Next Galaxy First Hands On pada Senin (2/3). 

Galaxy S26 dan Galaxy S26 Plus
Galaxy S26. [Foto: Nadhira/GadgetDiva].

Salah satu peningkatan yang dibawa terletak pada dapur pacunya. Kini, Galaxy S26 dan Galaxy S26 Plus telah menggunakan chipset Exynos 2600. Chipset ini diklaim menjadi prosesor pertama di dunia menggunakan fabrikasi 2nm. 

Menurut penjelasan Ilham, Exynos 2600 ini dapat membuat proses generating AI menjadi lebih kencang dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Khususnya, digunakan untuk fitur-fitur Galaxy AI terbaru seperti No Nudge, Photo Assist dan Creative Studio. 

Advertisement

“Exynos 2600 ini sangat mengandalkan performance dan juga efisiensi karena Galaxy S26 dan Galaxy S26 Plus itu menggunakan chipset pertama di dunia yang menggunakan 2nm fabcrication. Ini sangat fokus terhadap power efisiensi tapi juga tidak mengalahkan pefromanya,” imbuh Ilham. 

Lebih lanjut, Galaxy S26 membawa ukuran layar yang lebih besar dari pendahulunya, yakni sebesar 6,3 inci. Meskipun begitu, bodi dan bobotnya tetap terjaga. 

Galaxy S26 dan Galaxy S26 Plus
Galaxy S26 Plus. [Foto: Nadhira/GadgetDiva].

Peningkatan selanjutnya terletak pada bagian baterai, Galaxy S26 membawa kapasitas sebesar 4300mAh. Sedangkan, varian Plus dilengkapi dengan peningkatan pada wireless charging sebesar 20 Watt dari pendahulunya. 

Advertisement

Seperti yang disebutkan di atas, kedua perangkat ini membawa fitur-fitur Galaxy AI terbaru. Di antaranya adalah Now Nudge, Autonomous Call Screening, Photo Assist dan Creative Studio. 

Now Nudge merupakan fitur yang secara otomatis dapat mengenali konteks percakapan atau situasi yang sedang berlangsung. Sehingga, pengguna tidak perlu mencari atau berpindah aplikasi. 

Kemudian, ada fitur Autonomous Call Screening yang dapat membantu pengguna mendeteksi panggilan tak dikenal. Sistem ini dapat mengidentifikasi penelepon sekaligus merangkum tujuan panggilan sebelum pengguna memutuskan untuk menjawab. 

Advertisement

Selanjutnya, AI ISP yang ditingkatkan untuk mengoptimalkan pemrosesan gambar pada kamera depan. Hasilnya, warna kulit terlihat lebih natural dan detail tetap halus meski pencahayaan berubah-ubah. 

Sedangkan, Photo Assist pada smartphone memudahkan proses editing cukup dengan menuliskan atau suara terkait apa yang ingin diubah melalui prompt. Creative Studio memungkinkan pengguna membuat sticker, undangan hingga wallpaper pribadi melalui prompt. 

Galaxy S26 dan Galaxy S26 Plus sudah dapat dipesan melalui pre-order mulai tanggal 26 Februari 2026. Galaxy S26 dibanderol mulai Rp. 16.499.000 untuk varian 12GB/256GB dan Galaxy S26 Plus dijual mulai Rp. 19.499.000 untuk varian 12GB/256GB. 

Advertisement

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.