Gadget AI Pertama OpenAI Siap Meluncur 2026, Digarap Desainer iPhone Jony Ive

Openaigadged

Gadget AI pertama buatan OpenAI semakin mendekati kenyataan. Setelah rumor kehadirannya mencuat sejak Mei 2025, kini perusahaan induk ChatGPT itu akhirnya memberi sinyal kuat bahwa perangkat pintar tersebut akan diperkenalkan ke publik pada paruh kedua 2026.

Kabar ini disampaikan langsung oleh Chief Policy Officer OpenAI, Chris Lehane, dalam forum Axios House di Davos pada Senin (19/1/2026). Dalam kesempatan itu, Lehane menegaskan bahwa OpenAI berada “on track” atau di jalur yang tepat untuk memperkenalkan gadget AI perdananya pada akhir tahun ini.

Meski begitu, Lehane belum memastikan apakah perangkat tersebut langsung dipasarkan ke publik pada 2026. Ia hanya menyebut OpenAI menargetkan “sesuatu” di penghujung tahun, yang diyakini menjadi debut resmi perangkat AI tersebut.

Advertisement

Pernyataan ini sekaligus memperkuat laporan industri yang menyebut bahwa gadget AI OpenAI kemungkinan baru benar-benar tersedia secara komersial pada 2027. Namun demikian, kemunculan perangkat ini tetap dianggap sebagai langkah besar, karena menandai transformasi OpenAI dari sekadar pengembang software dan model AI menjadi pemain serius di industri hardware.

Kolaborasi Sam Altman dan Jony Ive

Di balik proyek ambisius ini, terdapat kolaborasi besar antara CEO OpenAI Sam Altman dan perancang legendaris iPhone, Jony Ive. Perangkat AI OpenAI dikembangkan oleh tim desain bernama “io” (dibaca: ai-o), yang berada di bawah naungan perusahaan desain LoveFrom milik Ive.

Pada Mei 2025, OpenAI mengakuisisi tim io dengan nilai fantastis, yakni 6,5 miliar dolar AS atau setara Rp 106,2 triliun. Sejak saat itu, rumor tentang gadget AI OpenAI semakin ramai diperbincangkan di industri teknologi global.

Advertisement

Tak hanya itu, tim io kini juga diperkuat oleh sejumlah mantan talenta Apple. Salah satu nama besar yang baru bergabung adalah Janum Trivedi, engineer sekaligus desainer antarmuka yang lama berkarier di Apple.

Trivedi dikenal sebagai sosok di balik berbagai fitur iPadOS, mulai dari Split View, multitasking drag and drop, hingga gesture pointer di iPadOS 15. Masuknya Trivedi semakin menguatkan spekulasi bahwa gadget AI OpenAI akan mengedepankan pengalaman pengguna dan antarmuka yang intuitif, bukan sekadar kecanggihan teknologi di balik layar.

Perangkat AI Berbasis Audio yang Portabel

Meski detail produk masih dirahasiakan, sejumlah bocoran menyebut bahwa gadget AI OpenAI akan berfokus pada interaksi berbasis audio portabel untuk penggunaan harian.

Advertisement

Desain perangkat ini disebut-sebut mirip iPod Shuffle generasi awal, dengan bentuk ringkas yang bisa dikenakan di leher. Perangkat ini nantinya akan terhubung ke smartphone dan PC untuk memanfaatkan daya komputasi serta tampilan dari perangkat utama.

Dengan konsep tersebut, gadget AI OpenAI diposisikan sebagai “third-core device” atau perangkat pelengkap, bukan pengganti ponsel maupun laptop. Artinya, perangkat ini akan menjadi asisten pintar yang selalu siap membantu pengguna dalam aktivitas sehari-hari.

Bocoran Pulpen AI OpenAI

Selain perangkat audio, OpenAI dan Jony Ive juga dikabarkan tengah mengembangkan pulpen AI. Jika benar terealisasi, pulpen ini diprediksi mampu mengubah tulisan tangan menjadi teks digital secara instan dengan bantuan kecerdasan buatan.

Advertisement

Tak hanya mencatat, hasil tulisan tersebut juga bisa langsung diproses oleh ChatGPT untuk diringkas, diedit, hingga dianalisis. Bahkan, pulpen AI ini disebut bakal dibekali fitur always-on listening, sehingga pengguna bisa merekam percakapan, memo, hingga mendapatkan jawaban real-time dari ChatGPT.

Dalam sebuah unggahan di platform X, tipster bernama Smart Pikachu menyebut bahwa perangkat ini memiliki nama internal “Gumdrop”. Ia juga mengungkap bahwa perangkat tersebut berpotensi diproduksi oleh Foxconn, perusahaan manufaktur yang selama ini dikenal sebagai perakit iPhone.

Menuju Era Baru Gadget AI

Kehadiran gadget AI OpenAI menjadi sinyal kuat bahwa era baru perangkat berbasis kecerdasan buatan semakin dekat. Jika selama ini AI hanya hadir dalam bentuk aplikasi dan layanan digital, maka ke depan teknologi tersebut akan hadir dalam bentuk perangkat fisik yang selalu menemani penggunanya.

Advertisement

Meski masih dibalut misteri, proyek ini sudah menarik perhatian besar dari industri teknologi global. Pasalnya, kombinasi kecerdasan buatan OpenAI dan sentuhan desain Jony Ive diyakini mampu melahirkan produk revolusioner.

Namun demikian, Ive sendiri mengakui bahwa pengembangan perangkat keras berbasis AI bukanlah perkara mudah. Menurutnya, proses ini penuh dengan ketidakpastian.

“Terutama di perusahaan besar yang menghargai prediktabilitas, para pemimpin merasa sangat tidak nyaman dengan ambiguitas,” ujar Ive.

Advertisement

Pada November 2025 lalu, Ive memproyeksikan bahwa perangkat keras AI hasil kolaborasinya dengan Sam Altman kemungkinan akan diperkenalkan dalam dua tahun ke depan, atau bahkan lebih cepat.

Kini, dengan sinyal resmi dari OpenAI bahwa gadget AI mereka siap diperkenalkan pada paruh akhir 2026, publik hanya tinggal menunggu waktu untuk menyaksikan lahirnya perangkat pintar yang digadang-gadang bakal mengubah cara manusia berinteraksi dengan teknologi.

Advertisement

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.