Setelah lama menjadi bahan perbincangan lewat berbagai bocoran, Samsung akhirnya resmi memperkenalkan ponsel lipat tiga pertamanya ke pasar global. Perangkat yang diberi nama Galaxy Z TriFold ini menjadi bukti lanjutan keseriusan Samsung dalam mengembangkan teknologi layar lipat ke level yang lebih kompleks dan futuristik.
Berbeda dari generasi sebelumnya yang mengusung konsep lipat dua, Galaxy Z TriFold hadir dengan mekanisme layar lipat tiga atau tri-fold. Pendekatan ini memungkinkan bentang layar yang jauh lebih luas, sekaligus tetap bisa dilipat ringkas saat tidak digunakan. Dengan kata lain, Samsung mencoba menjawab kebutuhan pengguna akan perangkat yang mampu berfungsi layaknya tablet, namun tetap praktis dibawa ke mana saja.
Lebih lanjut, kehadiran Galaxy Z TriFold juga menegaskan arah inovasi Samsung di segmen ultra-premium. Ponsel ini tidak hanya mengandalkan desain unik, tetapi juga dibekali spesifikasi kelas atas untuk menunjang produktivitas, multitasking, hingga konsumsi konten dalam satu perangkat.
Baca Juga
Advertisement
Desain Layar Lipat Tiga untuk Multitasking
Dari sisi desain, Samsung Galaxy Z TriFold mengusung layar utama bergaya tablet dengan panel Dynamic AMOLED 2X dan refresh rate 120 Hz. Layar ini dirancang untuk memberikan pengalaman visual yang luas, tajam, dan responsif, baik saat digunakan untuk bekerja maupun hiburan.
Sementara itu, layar sekundernya juga menggunakan panel Dynamic AMOLED 2X dengan refresh rate serupa. Kombinasi dua layar ini membuat pengguna dapat berpindah mode penggunaan dengan mulus, dari ponsel ke tablet, hanya dengan satu perangkat. Mekanisme lipat gandanya dirancang agar tetap kokoh, sekaligus mempertahankan estetika khas ponsel premium Samsung.
Kamera 200 MP Andalan Kelas Flagship
Beralih ke sektor fotografi, Galaxy Z TriFold membawa konfigurasi kamera yang serupa dengan lini Galaxy Z Fold terbaru. Di bagian belakang, terdapat tiga kamera utama yang disusun secara vertikal dalam modul lonjong.
Baca Juga
Advertisement
Kamera utamanya beresolusi 200 MP (f/1.7), yang dirancang untuk menghasilkan detail tajam dalam berbagai kondisi pencahayaan. Kamera ini didampingi oleh kamera telefoto 10 MP (f/2.4) dengan kemampuan 3x optical zoom, serta kamera ultrawide 12 MP (f/2.2) dengan sudut pandang hingga 120 derajat.
Untuk kebutuhan swafoto dan panggilan video, Samsung menyematkan dua kamera depan masing-masing 10 MP, baik di layar utama maupun layar sekunder. Dengan demikian, pengguna tetap bisa mengambil foto atau melakukan video call dengan nyaman di berbagai mode penggunaan.
Performa Tinggi dengan Snapdragon 8 Elite
Dari sisi performa, Samsung Galaxy Z TriFold ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite for Galaxy. Chipset ini dipadukan dengan RAM 16 GB, serta pilihan penyimpanan internal 512 GB atau 1 TB, sehingga mampu menangani berbagai aktivitas berat tanpa hambatan.
Baca Juga
Advertisement
Selain itu, Samsung juga menyematkan baterai berkapasitas 5.600 mAh dengan dukungan pengisian cepat 45 watt. Kapasitas ini dinilai cukup besar untuk mendukung penggunaan layar luas dan fitur multitasking sepanjang hari.
Fitur AI dan Produktivitas Maksimal
Tidak hanya mengandalkan hardware, Galaxy Z TriFold juga dibekali berbagai fitur berbasis kecerdasan buatan. Samsung menghadirkan Galaxy AI serta Gemini Live, yang dirancang untuk membantu aktivitas harian, mulai dari produktivitas hingga pencarian informasi secara real-time.
Menariknya, perangkat ini juga mendukung Samsung DeX yang dapat dijalankan secara mandiri. Melalui DeX, pengguna bisa mengakses hingga empat desktop sekaligus, dengan masing-masing desktop menjalankan lima aplikasi secara bersamaan. Fitur Extended Screen juga memungkinkan penggunaan monitor eksternal untuk pengalaman kerja yang lebih luas dan fleksibel.
Baca Juga
Advertisement
Ketersediaan dan Perkiraan Harga
Samsung Galaxy Z TriFold dijadwalkan mulai dijual di Korea Selatan pada 12 Desember 2025, sebelum menyusul ke sejumlah pasar lain seperti China, Taiwan, Singapura, Uni Emirat Arab, dan Amerika Serikat. Samsung juga menawarkan berbagai benefit tambahan, termasuk trial Google AI Pro selama enam bulan serta diskon 50 persen untuk perbaikan layar.
Meski sudah resmi diperkenalkan, harga Galaxy Z TriFold hingga kini belum diumumkan secara resmi. Namun, berdasarkan bocoran dari blogger teknologi Korea, Samsung diperkirakan mempertimbangkan harga awal sekitar 3,6 juta won atau setara Rp 40 jutaan. Angka ini sedikit lebih rendah dari spekulasi awal yang sempat menyebut harga mencapai Rp 50 juta.
Meski demikian, harga akhir masih bisa berubah tergantung kebijakan pajak, bea masuk, varian penyimpanan, serta promo peluncuran di masing-masing negara, termasuk Indonesia.
Baca Juga
Advertisement
Tabel Spesifikasi Samsung Galaxy Z TriFold
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Layar Utama | Dynamic AMOLED 2X, tablet-style, 120 Hz |
| Layar Sekunder | Dynamic AMOLED 2X, 120 Hz |
| Kamera Belakang | 200 MP (utama), 10 MP (telefoto 3x), 12 MP (ultrawide) |
| Kamera Depan | 10 MP (layar utama), 10 MP (layar sekunder) |
| Chipset | Snapdragon 8 Elite for Galaxy |
| RAM & Penyimpanan | 16 GB / 512 GB atau 1 TB |
| Baterai | 5.600 mAh, fast charging 45 W |
| Fitur AI | Galaxy AI, Gemini Live |
| Produktivitas | Samsung DeX, Extended Screen |
| Desain | Layar lipat tiga (tri-fold) |
| Ketersediaan | Mulai 12 Desember 2025 |
| Perkiraan Harga | Sekitar Rp 40 jutaan (belum resmi) |
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.