Pasar smartphone foldable semakin kompetitif berkat beragam inovasi yang dihadirkan. Apalagi, kini pasar telah mulai beralih ke model Trifold alias lipat tiga.
Fenomena ini diperkuat dengan laporan dari firma riset International Digital Corporation (IDC) memprediksi pertumbuhan pasar smartphone foldable global hingga 30% year-on-year (YoY) pada tahun 2026. Salah satunya didorong oleh peluncuran Galaxy Z Trifold yang dibesut Samsung.
Di tengah gempuran inovasi smartphone foldable, Lead PR Realme Indonesia Krisva Angnieszca menjelaskan kalau Realme enggan memasuki pasar ponsel lipat. Pasalnya, pihaknya berfokus untuk menghadirkan pengalaman yang diinginkan oleh pengguna.
Baca Juga
Advertisement

“Kita memang di Realme, nggak mengarah ke sana sih. Karena menurut kita, lebih baik kita memfokuskan ke apa yang user inginkan,” jelas Krisva kepada GadgetDiva pada Selasa (17/12).
Salah satu contohnya adalah melakukan kolaborasi bersama Ricoh GR untuk Realme GT 8 Series. Menurut Krisva, alasan Realme berkolaborasi karena ingin menghadirkan pengalaman menggunakan kamera smartphone yang lebih imersif.
Ricoh GR terkenal cocok digunakan untuk street photography yang dilengkapi dengan tone warna khas. Pengalaman inilah yang ingin dibawa Realme ke smartphone besutannya.
Baca Juga
Advertisement
“Kami lebih pengen bawa experience fotografinya. Kalau Ricoh kan semua orang udah tau asal jepret aja pasti hasilnya bisa estetik, karena kan dia udah punya tone warna sendiri,” imbuh Krisva.
Ke depannya, kata Krisva, Realme tentu akan membawa banyak pembaruan pada lensa kameranya. Termasuk membawa inovasi pada fitur-fitur kamera yang dibawanya.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.