Di era digital yang kini berkembang ke arah AI (artificial intelligence) beragam terobosan dihadirkan demi memudahkan hidup kita. Termasuk dalam menjalankan ibadah. Citadel menjawab tantangan tersebut dengan meluncurkan UmHajGo, aplikasi “Super Companion” berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk mendampingi seluruh perjalanan ibadah Haji dan Umrah secara lebih praktis, aman, dan sesuai prinsip syariah.
Lebih jauh, UmHajGo juga mengintegrasikan layanan pemesanan tiket penerbangan dan hotel yang telah dikurasi. Dengan begitu, pengguna tidak perlu berpindah aplikasi ketika merencanakan perjalanan.
Tak hanya untuk jemaah mandiri, aplikasi ini juga mendukung pemimpin rombongan dan agen perjalanan yang ingin memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan layanan jemaah. Citadel turut menggandeng mitra biro perjalanan resmi untuk mendukung ekonomi digital syariah di Indonesia.
Baca Juga
Advertisement
Menjawab Tantangan Jemaah Mandiri
Dalam beberapa tahun terakhir, jemaah mandiri semakin banyak jumlahnya. Apalagi setelah pemerintah menerbitkan UU Nomor 14 Tahun 2025 yang memberikan keleluasaan bagi jamaah untuk mengatur perjalanan sendiri. Meski begitu, dua kendala masih sering ditemui: logistik yang terfragmentasi dan risiko keamanan selama berada di area ibadah.
Pertama, jemaah biasanya harus mengatur berbagai hal melalui banyak aplikasi berbeda—mulai dari tiket, akomodasi, hingga navigasi. Kedua, kekhawatiran tersesat atau terpisah dari rombongan masih menghantui banyak jemaah, terutama bagi keluarga yang mendampingi lansia.
Baca Juga
Advertisement
Dengan platform terpadu, UmHajGo menyelesaikan kedua masalah tersebut sekaligus. Paradiva yang berencana beribadah kini bisa mengatur perjalanan lebih fleksibel tanpa mengabaikan aspek keamanan.
Fitur Keselamatan Jadi Prioritas
Selama di Tanah Suci, jemaah dapat memanfaatkan peta real-time dalam format 3D dan Augmented Reality (AR) untuk memudahkan navigasi di area yang sangat padat. Ada pula fitur AI crowd detection untuk mendeteksi potensi kepadatan massa dan mengarahkan pengguna ke rute lebih aman.
Baca Juga
Advertisement

Selain itu, e–locator membantu pengguna tetap terhubung dengan keluarga atau rombongan. Fitur ini sangat bermanfaat bagi jemaah yang sering terpisah di antara ribuan orang.
Pendekatan ini memperlihatkan bahwa misi UmHajGo bukan hanya membantu pada saat ibadah berlangsung, melainkan menjadi bagian dari ekosistem digital syariah jangka panjang.
Didukung Ulama dan Berbasis Prinsip Syariah
Baca Juga
Advertisement
Untuk memastikan aplikasi ini benar-benar membawa manfaat bagi umat, peluncuran UmHajGo turut didukung oleh ulama terkemuka, Dr. K.H. Marsudi Syuhud, M.M.. Beliau menilai inovasi seperti ini selaras dengan kebutuhan umat Islam di era modern.
“Teknologi seperti UmHajGo membantu jemaah melaksanakan ibadah dengan tenang dan aman berkat panduan yang jelas. Ini bukan untuk menggantikan nilai spiritual, tetapi menguatkannya,” ujar Dr. Marsudi.
Kehadiran dukungan tersebut sekaligus menegaskan bahwa inovasi Citadel tetap berjalan sesuai prinsip syariah.
Baca Juga
Advertisement
Citadel juga meresmikan PT Citadel Group Indonesia sebagai bentuk keseriusan dalam mengembangkan ekosistem digital Tayyib di tanah air. Menurut Dato’ Jeff S. Medina, Chairman dan Group CEO Citadel, peluncuran UmHajGo baru langkah awal dari proyek besar Citadel untuk mendukung umat dalam menjalankan ibadah.
“Tujuan kami sederhana: menyederhanakan aspek teknis perjalanan agar jemaah dan keluarga merasa lebih aman dengan informasi yang jelas,” pungkasnya.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.